TANTANGAN GURU DALAM MENERAPKAN KURIKULUM MERDEKA PADA TAHUN PERTAMA DI MIS HUMAIRA KOTA BENGKULU

  • Audri Aisa Juliastuti Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah Dan Tadris, Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
  • Ahmad Deka Fachrozi Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah Dan Tadris, Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
  • Febriana Eka Putri Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah Dan Tadris, Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
  • Ririn Inda Anggun Sari Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah Dan Tadris, Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
  • Nova Asvio Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah Dan Tadris, Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
Keywords: Pendidikan, Kurikulum Baru, Mengatasi Permasalahan

Abstract

Sebagai era yang mengalami perkembangan yang semakin pesat berdampak pada semua aspek dalam kehidupan, terutama pada dunia pendidikan. Pendidikan akan terus mengalami perkembangan terutama akan perubahan kurikulum yang diterapkan. Guru menjadi aspek penting untuk proses pembelajaran dan kesuksesan dalam tujuan pendidikan nasional, untuk itu pentingnya skill pada guru. Tujuan penelitian yang dilakukan ini supaya dapat memberikan wawasan mengenai tantangan yang di hadapi para guru dalam penerpan kurikulum baru, yaitu kurikulum merdeka. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif serta agar menjamin keabsahan yang diperoleh maka menggunakan triangulasi. Teknik dalam analisis penulisan  dari hasil wawancara,dan implementasi pada pokok utama penelitian. Berdasarkan hasil penelitian maka pada penerpan kurikulum merdeka memiliki tantangan tersendirinya, pada MIS Humaira sendiri tantangan tersebut dapat diatasi dengan pengambilan langkah-langkah yang tepat untuk perubahan yang terjadi. Selain itu dengan dukungan semua pihak terkait baik dari guru, sekolah, kepala sekolah dan orang tua akan membantu dalam kesuksesan pembelajaran serta kualitas pendidikan itu sendiri.

References

Adlini, M. N., Dinda, A. H., Yulinda, S., Chotimah, O., & Merliyana, S. J. (2022). Metode Penelitian Kualitatif Studi Pustaka. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 6(1), 974–980.
Albab, U., Nurkhamidi, A., Tarifin, A., & dkk. (2023). Kemampuan Professional Kepemimpinan Guru Pendidikan Islam Progressif. Research Journal, 1(2), 121–134.
Aprilia, Erin., Nurhayati, Cut., & Pandiangan, A. P. B. (2023). Perubahan Kurikulum pada Proses Pembelajaran. Jurnal Ilmu Pendiidikan Dan Sosial, 01 no 4.
Bungawati, B. (2022). Peluang dan Tantangan Kurikulum Merdeka Belajar Menuju Era Society 5.0. Jurnal Pendidikan, 31(3), 381.
Dillah, A. U., Asbari, M., & Faris, M. (2023). Educations Guidelines : Merajut Sistem Pendidikan di Negara Berkembang. 02(05), 93–95.
Fitriyah, C. Z., & Wardani, R. P. (2022). Paradigma Kurikulum Merdeka Bagi Guru Sekolah Dasar. Scholaria: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 12(3), 236–243.
Haryono, E. (2023). Metodologi Penelitian Kualitatif Di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam. An-Nuur, 13 (2).
Hayya, A., & Dharin, A. (2023). Peran Kognitif Taksonomi Bloom Dalam Pengembangan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar. 6(1).
Jusuf, H., & Sobari, A. (2022). Pembelajaran Paradigma Baru Kurikulum Merdeka Pada Sekolah Dasar. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat UBJ, 5(2), 185–194.
Maulana Jamaludin, G., & Marini, A. (2023). Implementasi Kebijakan Kurikulum Merdeka Di Sekolah Dasar: Tantangan Dan Peluang. Jurnal Elementaria Edukasia, 6(1), 187–194.
Monalisa, & Irfan, A. (2023). Tantangan Guru Dalam Menerapkan Kurikulum Merdeka. Jurnal Basicedu, 7 No.5(5), 3(2), 524–532.
Muna, I., & Fathurrahman, M. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka pada Mata Pelajaran Matematika di SD Nasima Kota Semarang. Jurnal Profesi Keguruan, 9(1), 99–107.
Nasution, S. W. (2021). Assesment Kurikulum Merdeka Belajar Di Sekolah Dasar. Prosding Seminar Nasional Pendidikan Dasar, 1(1), 135–142.
Pramerta, I. G. P. A., Arsana, A. A. P., Mantra, I. B. N., Puspadewi, adek R., & Wedasuwari, I. A. M. (2022). Persepsi Guru Terhadap Pentingnya Pelatihan Pengembangan Dan Pelaksanaan Kurikulum Merdeka. Jurnal Ilmiah Mahasiswa: Elementary Education Research, 3(5), 6313–6318.
Qomariyah, N., & Maghfiroh, M. (2022). Transisi Kurikulum 2013 Menjadi Kurikulum Merdeka: Peran dan Tantangan dalam Lembaga Pendidikan. Gunung Djati Conference Series, 10, 105–115.
Rahmawati, R., Hazirah, A., Rahmawati, D., Jatiningtyas, R., Larassati, E., Restiana Sukardi, R., & Yuniarti, Y. (2023). Persepsi Guru terkait Perubahan Kurikulum terhadap Pembelajaran Sekolah Dasar (Teacher Perceptions Regarding Curriculum Changes to Elementary School Learning). Teaching, Learning and Development, 1(1), 43–53.
Ramadhan, I. (2023). Dinamika Implementasi Kurikulum Merdeka Di Sekolah Pada Aspek Perangkat Dan Proses Pembelajaran. Academy of Education Journal, 14(2), 622–634.
Siti Rukhani. (2021). Peran Guru Dalam Pengelolaan Kelas Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Kelas Vii. Al-Athfal, Volume 1 N, 8.
Suryani, N., Muspawi, M., & Aprillitzavivayarti, A. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Penggerak. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 23(1), 773.
Vhalery, R., Setyastanto, A. M., & Leksono, A. W. (2022). Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka: Sebuah Kajian Literatur. Research and Development Journal of Education, 8(1), 185.
W, S. (2022). Pengembangan Kurikulum: (Sebagai Peran Guru Profesional). Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(3), 3752–3760.
Wibama, Kadek Adi., Legawa, I Made., Wena, I Made., Seloka, Ida Bagus., Laksmi, A. A. R. (2022). Meningkatkan Pemahaman Guru Tentang Kurikulum Merdeka Belajar Melalui Direct Interactive Workshop. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 2 No 2(8.5.2017), 2003–2005.
Published
2024-01-14
How to Cite
Audri Aisa Juliastuti, Ahmad Deka Fachrozi, Febriana Eka Putri, Ririn Inda Anggun Sari, & Nova Asvio. (2024). TANTANGAN GURU DALAM MENERAPKAN KURIKULUM MERDEKA PADA TAHUN PERTAMA DI MIS HUMAIRA KOTA BENGKULU. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 10(1), 21 - 34. https://doi.org/10.36989/didaktik.v10i1.2451