PENGEMBANGAN E-MODUL TERINTEGRASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN FIQIH DI MTS MIFTAHUL ULUM PANGKALAN BALAI
Abstract
This research is motivated by the low learning independence of seventh-grade students at MTs Miftahul Ulum Pangkalan Balai in Fiqh subjects, as well as the limited use of innovative learning media in schools. This study aims to develop a valid, feasible, and practical interactive e-module integrated with the Problem Based Learning (PBL) model based on a digital flipbook using Canva and Heyzine platforms to improve students' learning independence in wudhu materials. The research method used is Research and Development (R&D) adopting the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Data collection instruments included observations, interviews, and Likert scale questionnaires assessed by material experts, media experts, Fiqh teachers, and seventh-grade students. The results showed that the developed e-module met the highly valid criteria with a feasibility percentage of 90% from material experts and 88.3% from media experts. In the implementation and evaluation phases, the e-module received a highly practical response, scoring 91.6% from the teacher and 87.5% from the students. Based on these findings, it can be concluded that the interactive e-module integrated with the PBL model is highly feasible and practical for use, and is effective in significantly increasing students' learning independence in Fiqh learning.
References
Adawiah, E. R. (2023). Implementasi thaharah dalam mengelola hidup bersih dan berbudaya. Jurnal Pendidikan Berkarakter, 1(4), 210–218.
Arends, R. I. (2012). Learning to Teach (9th ed.). New York: McGraw-Hill.
Azhar Arsyad. (2014). Media Pembelajaran. Jakarta: Rajawali Pers.
Hidayati, N. I. (2014). Pola asuh otoriter orang tua, kecerdasan emosi, dan kemandirian anak SD. Jurnal Psikologi Indonesia, 1(1), 1–10.
Idayanti, Z., dkk. (2024). E-Modul sebagai bahan ajar mandiri. JPPP, 8(1), 127–133.
Jannah, R., dkk. (2022). Modul fiqih dan kemandirian. At-Thulab, 5(2), 1–10.
Jayanti, M. A., dkk. (2023). Sintaks PBL dalam pembelajaran. JINoP, 9(1), 112–127.
Lestari, D., & Kurniawan, A. (2024). Pengaruh penggunaan mobile learning terhadap kemandirian belajar siswa pada pembelajaran digital. Jurnal Teknologi Pendidikan, 26(1), 45–56.
Majid, A. (2014). Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Najuah, Lukitoyo, P. S., & Wirianti, W. (2020). Modul Elektronik: Prosedur Penyusunan dan Aplikasinya. Medan: Yayasan Kita Menulis.
Nurhayati, S., dkk. (2021). Transformasi pembelajaran abad 21. Jurnal Pendidikan, 6(2), 120–130.
Prasetya, I. G. A. S. (2017). Pengembangan e-modul pada mata pelajaran pemodelan perangkat lunak kelas XI dengan model Problem Based Learning di SMK N 2 Tabanan. Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, 14(1), 45-56.
Priyanthi, K. A., dkk. (2017). Pengembangan e-modul berbantuan simulasi berorientasi pemecahan masalah pada mata pelajaran komunikasi data. Jurnal KARMAPATI, 6(1), 12-23.
Rahman, A., & Hidayat, M. (2022). Implementation of Problem Based Learning to improve students’ critical thinking and learning independence. International Journal of Instruction, 15(3), 125–138.
Rahmawati, D., dkk. (2023). Pemanfaatan Canva dalam pembelajaran. Jurnal Teknologi Pendidikan, 6(2), 150–160.
Ramansyah, M. (2022). Pentingnya penggunaan media pembelajaran e-modul interaktif di era digital. Jurnal Teknologi Pendidikan, 12(2), 45-53.
Riduwan. (2015). Skala Pengukuran Variabel-Variabel Penelitian. Bandung: Alfabeta.
Sardiman. (2012). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Pers.
Sari, R., dkk. (2021). Indikator kemandirian belajar. Jurnal Basicedu, 5(4), 3000–3008.
Sarwat, A. (2010). Fiqh Thaharah. Jakarta: DU Center Press.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian dan Pengembangan (Research and Development). Bandung: Alfabeta.
Sumarmo, U. (2004). Kemandirian Belajar: Apa, Mengapa, dan Bagaimana Dikembangkan pada Peserta Didik. Bandung: UPI.
Wahyuni, L., dkk. (2022). Keterbatasan sumber belajar. Jurnal Inovasi Pendidikan, 7(1), 45–55.
Wahyuni, S. (2021). Pengembangan Bahan Ajar Digital Berbasis Flipbook. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Zimmerman, B. J., dkk. (2019). Self-Regulated Learning. Educational Psychologist, 54(1), 1–15.











