PENGARUH EDUKASI KESEHATAN GIGI MENGGUNAKAN BROSUR TERHADAP PENGETAHUAN MELAKUKAN PENAMBALAN GIGI BERLUBANG PADA SISWA SMPN 10 PAYAKUMBUH
Abstract
Dental caries is one of the most common oral health problems among school-aged children. Lack of knowledge about the importance of filling decayed teeth may lead to delayed treatment and increase the risk of further dental damage. This study aimed to determine the effect of health education using brochure media on students’ knowledge regarding dental fillings for decayed teeth at SMP Negeri 10 Payakumbuh. This study used a quantitative method with a quasi-experimental design using a non-equivalent control group design. The population consisted of 120 students, with a sample of 92 students selected using purposive sampling. The samples were divided into two groups: an intervention group consisting of 46 students who received health education using brochure media and a control group consisting of 46 students who received health education using poster media. Data were collected using a knowledge questionnaire through pretest and posttest measurements. Data analysis was performed using the Wilcoxon Signed Rank Test with a significance level of α = 0.05. The results showed that the mean knowledge score in the intervention group increased from 8.96 to 9.72, with an increase of 0.76, while the control group increased from 8.83 to 9.26, with an increase of 0.43. The Wilcoxon test showed a p-value of 0.000 in the intervention group and 0.006 in the control group (p < 0.05). It can be concluded that health education using brochure and poster media improved students’ knowledge about dental fillings for decayed teeth. Brochure media showed a greater increase in knowledge and can be used as an alternative medium for dental and oral health education in schools.
References
Ekasari, M. F. (2022). Latihan keterampilan hidup bagi remaja. Jakarta: Wineka Media.
Hidayati, S., Subandi, L. Y., & Soesilaningtyas. (2021). Gambaran pengetahuan remaja mengenai karies gigi di Desa Petiken, Driyorejo, Gresik tahun 2020. Indonesian Journal of Health and Medical, 1(3).
Imasari, D. A. F., & Hadi, S. P. S. (2022). Pengetahuan tentang penambalan gigi siswa kelas V SDN Bringinbendo 1 Kabupaten Sidoarjo tahun 2021. Indonesian Journal of Health and Medical, 2(4).
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Riskesdas 2018. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Marhaeni. (2023). Promosi kesehatan dalam kebidanan. Makassar: PT Nas Media Indonesia.
Muzdalia, I., Sri, D., La, S., & Muzakkir. (2022). Belajar promosi kesehatan. Bandung: Eksismedia Grafisindo.
Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Octaviana, D. R., & Ramadhani, R. A. (2021). Hakikat manusia, pengetahuan (knowledge), ilmu pengetahuan (sains), filsafat dan agama. Jurnal Tawadhu, 2(2).
Pratama, M. Y., Sari, E., & Ulfah, R. (2023). Hubungan maloklusi gigi anterior dengan status psikososial pada siswa kelas VII dan VIII di SMPN 6 Banjarmasin. Jurnal Terapis Gigi dan Mulut, 4(2).
Primawati, R. S., & Anugrahati, W. (2021). Gambaran pengetahuan kesehatan gigi dan mulut serta minat kunjungan pasien di balai pengobatan gigi. Indonesian Journal of Health and Medical, 1(4), 647 659.
Putri, M. H., Herijulianti, E., & Nurjannah, N. (2010). Ilmu pencegahan penyakit jaringan keras dan jaringan pendukung gigi. Jakarta: EGC.
Riskesdas. (2018). Laporan Riskesdas 2018 nasional. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Silitonga, H. E., & Wisnuwardani, R. W. (2025). Hubungan antara karies gigi dengan self-esteem pada remaja. Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM), 7(1), 24.
Suratri, M. A. L., Agus, T. P., & Jovina, T. A. (2021). Gambaran status kesehatan gigi dan mulut pada masyarakat di Provinsi DI Yogyakarta. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesehatan, 5(2).
Susilawati, R., Pratiwi, F., & Adhisty, Y. (2022). Pengaruh pendidikan kesehatan tentang disminorhoe terhadap tingkat pengetahuan remaja putri mengenai disminorhoe di kelas XI SMAN 2 Banguntapan. Jurnal Ilmu Kesehatan Mulia Madani Yogyakarta, 3(2).
Notoatmodjo, S. (2012). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta. Tarigan, R. (2013). Karies gigi. Jakarta: Buku Kedokteran EGC.
Theresia, T. (2023). Bahaya karies gigi dan penyakit periodontal. Jawa Tengah.
Ulliana, Fathiah, Haryani, N., Afdilla, N., Halimah, Femala, D., Zainal, N. P. A., Erfiani, M., Welliam, D., & Nuraisya. (2023). Kesehatan gigi dan mulut. Purbalingga: Eureka Media Aksara.
Utama, E. P. B., Hidayati, S., Purwati, D. E., & Ika, F. D. (2023). Pengetahuan ibu PKK tentang karies gigi dengan motivasi penumpatan gigi. Journal of Oral Health Care, 11(1).
Wulandari. (2019). Perilaku remaja. Semarang: Penerbit Mutiara Aksa.
World Health Organization. (1980). Health education in primary health care. Geneva: World Health Organization.
World Health Organization. (2023). Global oral health status report. Retrieved from https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/oral-health











