FORMULASI BIOINSEKTISIDA NABATI BERBAHAN EKSTRAK BAWANG PUTIH (Allium sativum) DAN TEMBAKAU (Nicotiana tabacum) TERHADAP PENGENDALIAN HAMA DAN PERTUMBUHAN TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum) DAN BAWANG PREI (Allium fistulosum) DI KABUPATEN ENREKANG

  • Sunarti Sunarti Universitas Muhammadiyah Enrekang
  • Zainal Potton Universitas Muhammadiyah Enrekang
  • Cennawati Cennawati Universitas Muhammadiyah Enrekang
  • Burnama Ashari Universitas Muhammadiyah Enrekang
  • Suharman Suharman Universitas Muhammadiyah Enrekang
Keywords: bioinsecticide, shallot, leek, pest mortality, plant growth

Abstract

The continuous use of synthetic pesticides in the cultivation of shallot (Allium ascalonicum) and leek (Allium fistulosum) may cause adverse effects on the environment and human health, creating a need for more environmentally friendly pest-control alternatives such as bioinsecticides derived from natural materials. This study aimed to evaluate the effectiveness of bioinsecticide formulations made from garlic and tobacco extracts on pest attack intensity and pest mortality, as well as their effect on the vegetative growth and productivity of shallot and leek. The experiment employed a Completely Randomized Design (CRD) with seven treatments: a negative control (K0), a positive control (K+) using a synthetic pesticide with the active ingredient profenofos 500 g/L, and five bioinsecticide formulations (P1-P5), each replicated three times. Data were analyzed using the Shapiro-Wilk normality test, Levene's homogeneity test, one-way ANOVA, and post hoc tests (LSD or Games-Howell). The results showed that bioinsecticide treatments had a highly significant effect (P < 0.05) on all observed parameters. Treatment P2 (tobacco: garlic ratio = 2:3) was identified as the best bioinsecticide formulation, producing the lowest pest attack intensity among the bioinsecticide treatments and a corrected pest mortality (Abbott's formula) of 71.91% in shallot and 78.95% in leek. Application of P2 also had a positive effect on plant height, leaf number, tiller number, fresh weight, and dry weight in both commodities, with values numerically close to the positive control.

Keywords: bioinsecticide, shallot, leek, pest mortality, plant growth

References

Abdarah, A. (2025). Pengaruh ekstrak bawang putih (Allium sativum) terhadap moralitas larva Spodoptera frugiperda pada tanaman jagung. Jurnal Pertanian Cemara, 22(1), 1–10.

Abdurrahman, S. G., Ikawati, S., Choliq, F. A., & Mustofa, O. (2024). Bioaktivitas ekstrak limbah tembakau sebagai pestisida nabati terhadap hama Plutella xylostella pada tanaman kubis. Jurnal HPT, 12(2), 91–102.

Amalia, L. (2025). Tembakau (Nicotiana tabacum L.). Purbalingga: Eureka Media Aksara.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Enrekang. (2025). Kabupaten Enrekang dalam angka 2025 (Vol. 50). BPS Kabupaten Enrekang.

Dhaifulloh, A. D., Khayumi, B. I., Legawa, D. T., Ansya, M. K. A., & Radianto, D. O. (2024). Dampak penggunaan pestisida kimia terhadap kualitas tanah dan air sungai di daerah pertanian. Venus: Jurnal Publikasi Rumpun Ilmu Teknik, 2(2), 197–208.

Endrawati, B. F., Kusuma, N. W., Yuangga, Apriliyanti, Wulandari, H. T., Lo, M., Ismail, M. F., Ayumi, F. S., Fertando, K. D., Djafar, A., & Rahendaputri, C. S. (2025). Pembuatan pestisida nabati dari puntung rokok. SEPAKAT: Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat, 4(1), 43–48.

Fitriyah, N., Rahmatika, W., & Dheandra, K. A. (2023). Efektivitas pestisida nabati terhadap pengendalian hama kutu kebul (Bemisia tabaci Genn.) pada tanaman tomat. Jurnal Ilmiah Agrineca, 9(2), 45–52.

Gomez, K. A., & Gomez, A. A. (2020). Prosedur statistik untuk penelitian pertanian (Ed. ke-2, terjemahan). Jakarta: UI Press.

Harismah, K., Caparies, A. M. B., Fuadi, A. M., & Widayatno, T. (2022). Inovasi biopestisida alami dari tembakau (Nicotiana tabacum), bawang putih (Allium sativum), dan daun pangi (Pangium edule). Prosiding Simposium Nasional RAPI XXI, Fakultas Teknik UMS, 127–133.

Haryuni, H., Suprapti, E., Soelistijono, R., Aziez, A. F., Priyadi, S., & Prasetio, S. T. (2025). Produksi pestisida nabati kulit bawang putih dan daun pepaya di kelompok tani Pemuda Tangguh. Ganesha: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 5(2).

Indriyati, L. T., Santoso, S., & Irianti, E. (2024). Dampak pertanian organik dan konvensional pada biodiversitas dan sifat kimia tanah pada budi daya tanaman padi sawah. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 29(3), 331–340.

Julianto, K., Dewi, T. S. K., Suprapti, E., Utami, D. S., & Haryuni, H. (2022). Uji efektivitas biopestisida tembakau terhadap serangan hama Thrips (Thrips tabaci L.) pada pucuk tanaman teh. Jurnal Ilmiah Agrineca, 22(1), 33–39.

Kardinan, A. (2021). Pestisida nabati: Ramuan dan aplikasi. Jakarta: Penebar Swadaya.

Listiyani, E. D. (2025). Penerapan biopestisida nabati untuk pertanian ramah lingkungan dalam meningkatkan hasil dan keseimbangan ekosistem. Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, 32(1), 64–74.

Pandu, P. (2023). Pupuk dan pestisida hayati berbasis mikroba antagonis. Kompas.id.

Savitri, M. E., Tumuyu, S. S., & Patria, M. P. (2025). Penentuan konsep keberlanjutan pengelolaan ekosistem mangrove di Desa Kaliwlingi Kabupaten Brebes menggunakan Rapfish dan AHP. Jurnal Ilmu Lingkungan, 23(4), 958–968.

Sinambela, B. R. (2024). Dampak penggunaan pestisida dalam kegiatan pertanian terhadap lingkungan hidup dan kesehatan. Agrotek: Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian, 8(2), 178–187.

Tigauw, S. M. I., Salaki, C. L., & Manueke, J. (2015). Efektivitas ekstrak bawang putih dan tembakau terhadap kutu daun (Myzus persicae Sulz.) pada tanaman cabai (Capsicum sp.). Eugenia, 21(3), 135–140.

Published
2026-09-04
How to Cite
Sunarti, S., Potton, Z., Cennawati, C., Ashari, B., & Suharman, S. (2026). FORMULASI BIOINSEKTISIDA NABATI BERBAHAN EKSTRAK BAWANG PUTIH (Allium sativum) DAN TEMBAKAU (Nicotiana tabacum) TERHADAP PENGENDALIAN HAMA DAN PERTUMBUHAN TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum) DAN BAWANG PREI (Allium fistulosum) DI KABUPATEN ENREKANG. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 12(03), 300 - 311. https://doi.org/10.36989/didaktik.v12i03.18589