PERENCANAAN, STRATEGI, DAN PENILAIAN DALAM DESAIN PEMBELAJARAN IPAS OLEH GURU DI SEKOLAH DASAR
Abstract
The implementation of the Independent Curriculum requires teachers to design student-centered learning through integrated planning, strategies, and assessment. Natural and Social Sciences (IPAS) play an important role in developing students' critical thinking, problem-solving, collaboration, and contextual understanding of natural and social phenomena. However, several challenges still exist in practice, such as the limited availability of teaching tools, differences in student characteristics, and the complexity of implementing assessments in accordance with the principles of the Independent Curriculum. This study aims to analyze the planning, strategies, and assessment in designing IPAS learning implemented by teachers at Gulun 3 Elementary School. This study uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques including interviews, observation, and documentation. The results show that teachers develop learning modules based on Learning Outcomes (LI) and Learning Objectives Flow (ATP) of the Independent Curriculum. The learning strategies implemented are student-centered through the use of Problem-Based Learning (PBL) and Project-Based Learning (PJBL) models, group discussions, and the use of digital media. Assessment is carried out comprehensively through diagnostic, formative, and summative assessments, which cover cognitive, affective, and psychomotor aspects. However, challenges remain, including limited technological resources and differentiated learning management. Therefore, it is necessary to improve teacher skills and strengthen teaching resources to optimize the implementation of science and knowledge learning models in elementary schools.
References
Fitriani, A. (2021). Integrasi isu lingkungan dalam pembelajaran IPAS untuk meningkatkan literasi ekologi siswa SD. Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar, 5(3), 321–330.
Hidayah, N. (2021). Penilaian autentik dalam pembelajaran IPS di sekolah dasar sebagai upaya membentuk karakter sosial siswa. Jurnal Penandika: Kajian Pendidikan Dasar, 3(1), 12–21.
Kemdikdasmen. (2025). Mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) Fase B dan C.
Kemendikbud. (2021). Panduan pembelajaran dan asesmen jenjang pendidikan dasar dan menengah (SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA). Kepala Pusat Asesmen dan Pembelajaran Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, X–76.
Kurniawati, F. N. A. (2022). Meninjau permasalahan rendahnya kualitas pendidikan di Indonesia dan solusi. Academy of Education Journal, 13(1), 1–13. doi:10.47200/aoej.v13i1.765
Maulida, U. (2022). Pengembangan modul ajar berbasis kurikulum merdeka. Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 7(1), 130–138.
Nurjanah, S. (2023). Penerapan strategi pembelajaran berdiferensiasi dalam meningkatkan minat belajar siswa. Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran, 6(1), 45–54.
Nuryani, A. (2021). Dampak pemberian umpan balik konstruktif terhadap motivasi belajar dan karakter siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(2), 201–210.
Sari, R. P., & Sholihah, M. (2021). Analisis penerapan penilaian teman sebaya (peer assessment) dalam pembelajaran di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(4), 2154–2161.
Setiawan, H. (2022). Implementasi tutor sebaya dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada kurikulum merdeka. Jurnal Inovasi Pendidikan, 8(2), 112–120.
Sugiyanto. (2021). Implementasi pembelajaran tematik terpadu di sekolah dasar: Tantangan dan solusi. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(2), 45–58.
Uno, H. B. (2020). Model pembelajaran: Menciptakan proses belajar mengajar yang kreatif dan efektif. Jakarta: Bumi Aksara.
Wahyuni, S. (2021). Implementasi model Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan hasil belajar IPAS siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 9(2), 145–156.











