ANALISIS FIQIH KONTEMPORER TERHADAP STATUS HUKUM DEMONSTRAN YANG MENINGGAL DALAM MEMPERJUANGKAN HAK SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP PENGAYAAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Abstract
Fenomena meninggalnya seseorang dalam demonstrasi untuk memperjuangkan hak merupakan salah satu persoalan fiqih kontemporer yang memerlukan analisis hukum secara komprehensif dengan memperhatikan dalil syar'i, pendapat ulama, serta perkembangan realitas sosial. Di sisi lain, pembelajaran Fiqih Kontemporer dalam Pendidikan Agama Islam masih didominasi pendekatan normatif sehingga peserta didik belum sepenuhnya mampu menghubungkan konsep hukum Islam dengan persoalan kehidupan nyata. Penelitian ini bertujuan menganalisis status hukum demonstran yang meninggal dalam memperjuangkan hak berdasarkan perspektif fiqih kontemporer serta mengkaji implikasinya terhadap pengayaan pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data penelitian diperoleh dari Al-Qur'an, hadis sahih, kitab-kitab fiqih klasik dan kontemporer yang mu'tabar, literatur maqāṣid al-syarī'ah, serta artikel ilmiah yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif-analitis dan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penetapan status hukum seseorang yang meninggal dalam demonstrasi tidak dapat digeneralisasi, melainkan harus mempertimbangkan niat, tujuan perjuangan, cara pelaksanaan, serta keseimbangan antara kemaslahatan dan kemudaratan berdasarkan prinsip maqāṣid al-syarī'ah. Selain itu, kajian ini menunjukkan bahwa isu demonstrasi dalam perspektif fiqih kontemporer dapat dimanfaatkan sebagai bahan pengayaan pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang kontekstual untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, sikap moderat, serta kecakapan peserta didik dalam menganalisis persoalan keislaman kontemporer secara argumentatif, bertanggung jawab, dan berlandaskan nilai-nilai syariat.
References
Al-Bukhari, M. I. (2002). Sahih al-Bukhari. Beirut: Dar Ibn Kathir.
Al-Ghazali, A. H. M. (2005). Ihya' 'Ulum al-Din. Beirut: Dar al-Ma'rifah.
Al-Mawardi, A. H. (1996). Al-Ahkam al-Sulthaniyyah. Beirut: Dar al-Kutub al-'Ilmiyyah.
Al-Munawi, A. R. (1994). Faidh al-Qadir Syarh al-Jami' al-Saghir (Vols. 1–6). Beirut: Dar al-Kutub al-'Ilmiyyah.
Al-Nawawi, Y. ibn S. (1996). Al-Minhaj Syarh Sahih Muslim ibn al-Hajjaj (Vols. 1–18). Beirut: Dar Ihya' al-Turath al-'Arabi.
Al-Nawawi, Y. ibn S. (1997). Al-Majmu' Syarh al-Muhadzdzab (Vols. 1–23). Beirut: Dar al-Fikr.
Al-Nawawi al-Jawi, M. N. U. (n.d.). Marah Labid li Kashf Ma'na al-Qur'an al-Majid. Beirut: Dar al-Kutub al-'Ilmiyyah.
Al-Qaradawi, Y. (1994). Fiqh al-Dawlah fi al-Islam. Cairo: Dar al-Syuruq.
Al-Qaradawi, Y. (2001). Fiqh al-Awlawiyyat. Cairo: Maktabah Wahbah.
Al-Qurthubi, M. A. (2006). Al-Jami' li Ahkam al-Qur'an. Beirut: Mu'assasah al-Risalah.
Al-Shafi'i, M. I. (2001). Al-Umm (Vols. 1–11). Beirut: Dar al-Wafa'.
Al-Shatibi, I. M. (1997). Al-Muwafaqat fi Ushul al-Shari'ah (Vols. 1–4). Beirut: Dar Ibn 'Affan.
Al-Suyuthi, J. A. (1998). Al-Asybah wa al-Nazhair. Beirut: Dar al-Kutub al-'Ilmiyyah.
Al-Tabarani, S. A. (1995). Al-Mu'jam al-Awsath (Vols. 1–10). Cairo: Dar al-Haramain.
Al-Zuhaili, W. (2011). Al-Fiqh al-Islami wa Adillatuhu (Vols. 1–10). Damascus: Dar al-Fikr.
Auda, J. (2008). Maqasid al-Shariah as Philosophy of Islamic Law: A Systems Approach. London: The International Institute of Islamic Thought.
Ibn al-Qayyim, M. A. (1991). I'lam al-Muwaqqi'in 'an Rabb al-'Alamin. Beirut: Dar al-Kutub al-'Ilmiyyah.
Ibn Kathir, I. U. (1999). Tafsir al-Qur'an al-'Azim. Riyadh: Dar Tayyibah.
Ibn Nujaim, Z. I. (1999). Al-Asybah wa al-Nazhair. Beirut: Dar al-Kutub al-'Ilmiyyah.
Ibn Qudamah, A. M. (1997). Al-Mughni (Vols. 1–15). Riyadh: Dar 'Alam al-Kutub.
Ibn Rajab al-Hanbali, A. F. (2001). Jami' al-'Ulum wa al-Hikam. Beirut: Mu'assasah al-Risalah.
Ibn Taymiyyah, T. A. (1998). Al-Hisbah fi al-Islam. Riyadh: Dar al-Sha'b.
Muslim ibn al-Hajjaj. (2006). Sahih Muslim. Riyadh: Dar Tayyibah.
Amaliya, Denti. 2024. “Maqashid Syariah : Konsep Dan Implementasinya Dalam Hukum Islam Kontemporer.” 2.
Capah, Supriadin, and Iain Lhokseumawe. 2024. “Legalitas Aksi Unjuk Rasa/Demonstrasi.” 8742: 73–88.
Fikri, Mhd Husnul, Sri Murhayati, and Ronal Darmawan. 2025. “Kebebasan Data Dalam Penelitian Kualitatif.” 9: 13057–65.
Indriyani, Ita Yuli, Malik Hidayatullah, Indah Vajarwati, Pembelajaran Fiqih, and Berpikir Kritis. 2026. “Problem-Based Learning Dalam Pembelajaran Fiqih: Studi Kualitatifdi Madrasah Aliyah.” 9(1): 407–13.
Koridor, Dalam, Penerapan Pasal, D A N Kuhp, Badan Penelitian, and Kementerian Hukum. 2020. “Hak Atas Kebebasan Berpendapat Dan Berekspresi.” : 1–4.
Makassar, D I Kota. 2025. “Jurnal Bidang Hukum Islam Council Of Wahdah Islamiyah ( An Analysis Of The Practice Of Jurnal Bidang Hukum Islam.” 2(1): 38–58.
Miftahussurur, Wildan, Silfin Aisyah, Governansi Pendidikan Islam, and Fiqh Siyasah. 2025. “Arsitektur Manajemen Pendidikan Ala Maqasid Syariah.” 2(2): 251–67.
Munthe, Hasan. 2024. “Harta Warisan Dan Hak-Hak Ahli Waris Berdasarkan Tafsir.” 11(03): 57–68.
Nadhifah, Ainin. 2026. “Hukum Demonstrasi Dalam Fikih Kontemporer : Analisis Saddudz Dzari ’ Ah Dan Partisipasi Perempuan Pada Aksi Indonesia Gelap ( Kajian Atas Hasil Bahtsul Masail Pesantren Se-Jawa Madura ).” 12(01): 327–45.
Prianto, Yuwono, Namira Diffany Nuzan, and Putri Meilika Nadilatasya. “Demonstrations As An Essential Component.” : 592–605.
Priatna, Tedi, Bayu Bambang, Nur Fauzi, Dewi Nuraeni, Eli Setia, Mukti Sari, Salsabilah Agasha, and Rido Rokhmatul Ulum. 2025. “Data Collection Techniques In Qualitative Research : A Conceptual And Literature-Based Study.” 2(4): 465–70.
Rusyda, Ghaida Tamma, Annisa Fitri Novianti, and Universitas Tidar. 2025. “Jurnal Kajian Pendidikan.” 7(4): 69–75.
STAIS Kutai Timur. 2023. “Amar Ma’ruf Nahi Munkar.” 1: 469–84.
Subagyo, Mas, and Eko Prasetyo. 2026. “Konstitusionalitas Aksi Demo : Menimbang Hak Menyatakan Pendapat Dan Ketertiban Umum Dalam Hukum Tata Negara Indonesia.” 5(2): 1135–45.
Widodo, Joko, I A I Al, Muhammad Cepu, Ali Ashar, I A I Al, Muhammad Cepu, S M A Al, and Muhammad Cepu. 2023. “Metodologi Penelitian Kualitatif Di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam .” 2(2).











