PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL PESERTA DIDIK USIA DASAR
Abstract
Perkembangan sosial-emosional sangat mempengaruhi keberhasilan anak karena memainkan peran penting dalam interaksi dan sosialisasi anak dengan lingkungan sekitarnya. Perkembangan sosial-emosional peserta didik sekolah dasar penting untuk diketahui agar proses pembelajaran yang dilaksanakan disekolah dapat berjalan dengan baik. Maka perlunya informasi untuk mengkaji perkembangan social emosional peserta didik sekolah dasar. Tujuan penulisan artikel ini untuk mengkaji proses perkembangan social emosional peserta didik sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian studi literatur yang mengkaji sebanyak 20 jurnal yang berhubungan dengan karakteristik perkembangan social emosional peserta didik sekolah dasar. Hasil pengkajian tersebut dijadikan referensi untuk menemukan karakteristik perkembangan social emosional peserta didik sekolah dasar. Kematangan sosial-emosional sangat mempengaruhi cara anak dalam menanggapi setiap masalah yang dihadapinya. Karakteristik utama perkembangan social emosional peserta didik sekolah dasar ditandai dengan peserta didik sudah memahami kaidah dan aturan yang berada di lingkungan. Ada empat faktor yang mempengaruhi perkembangan social emosional peserta didik sekolah dasar yaitu keadaan siswa, faktor belajar, konflik perkembangan dan lingkungan keluarga.
References
Astuti, M. (2013). Implementasi Program Fullday School Sebagai Usaha Mendorong Perkembangan Sosial Peserta Didik TK Unggulan Al-Ya’lu Kota Malang. Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan, 1(2), 1-10
Hasanah, F. F., & Latif, M. A. (2019). Teknik Ceklis sebagai Asesmen Perkembangan Sosial Emosional di RA Insan Mulia Bambanglipuro. Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini, 4(4), 35-42
Hasiana, I. (2020). Peran Keluarga dalam Pengendalian Perilaku Emosional pada Anak Usia 5-6 Tahun. Child Education Journal, 2(1), 24-33.
Hassim, S., CHUA, C. T., Majid, R. A., Jelas, Z. M., & Yusof, H. A. M. (2012). Perkembangan Kecerdasan Emosi Kanak-kanak Prasekolah Bermasalah Pendengaran: Implikasinya Terhadap Penglibatan Ibu Bapa (The Emotional Intelligence Development of Pre-Schoolers with Hearing Difficulties: Implications on Parental Involvement). Akademika, 82(2), 1-10
Hurlock, E. B. (1978). Perkembangan Anak Jilid 1. Jakarta: Erlangga.
Ilham. (2020). Perkembangan Emosi Dan Sosial Pada Anak Usia Sekolah Dasar. Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Dasar, 4(1), 162-180.
Ilyas, S. N. (2019). Aplikasi Multiple Intelligences System (MIS) dalam Pembelajaran Anak Usia Dini Studi Kasus di Rumah Sekolah Cendekia Makassar. PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini, 8(2), 1-10.
Jannah, M., Yacob, F., & Julianto, J. (2017). Rentang Kehidupan Manusia (life span development) dalam islam. Gender Equality: International Journal of Child and Gender Studies, 3(1), 97-114.
Latifa, Umi. (2017). Aspek Perkembangan pada Anak Sekolah Dasar: Masalah dan Perkembangannya. Journal of Multidisciplinary Studies, 1(2), 185–196.
Maullyah, I. (2017). Perkembangan Mental Emosional pada Anak Umur 3-5 Tahun Ditinjau dari Sikap Orang Tua. Jurnal Riset Kebidanan Indonesia, 1(2), 48-55
Mayar, F. (2013). Perkembangan sosial anak usia dini sebagai bibit untuk masa depan bangsa. Al-Ta lim Journal, 20(3), 459-464
Merianti, L., & Nuine, E. A. (2018). Analisis Hubungan Perkembangan Emosional Anak Umur 8–12 Tahun Terhadap Kejadian Sibling Rivalry. Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan, 3(3), 474-482.
Musbikin, I. (2003). Kudidik Anakku dengan Bahagia. Yogyakarta: Mitra Pustaka.
Nurjannah, N. (2017). Mengembangkan Kecerdasan Sosial Emosional Anak Usia Dini Melalui Keteladanan. HISBAH: Jurnal Bimbingan Dan Konseling Dakwah Islam, 14(1), 50–61.
Nurmalitasari, F. (2015). Perkembangan sosial emosi pada anak usia prasekolah. Buletin Psikologi, 23(2), 103-111.
Priyanto, A. (2014). pengembangan kreativitas pada anak usia dini melalui Aktivitas bermain. Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif, (2)., 1-10
Rofiah, N. H. (2016). Menerapkan multiple intelligences dalam pembelajaran di sekolah dasar. DINAMIKA Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 8(1), 1-10.
Sa’diyah, R. (2013). Melatih Kecerdasan Emosi Anak Usia Dini. INSANIA: Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan, 18(1), 117-134.
Setyaningsih, T. S. A., & Wahyuni, H. (2018). Stimulasi Permainan Puzzle Berpengaruh terhadap Perkembangan Sosial dan Kemandirian Anak Usia Prasekolah. Jurnal Keperawatan Silampari, 1(2), 62-77.
Susanto, H. (2006). Mengembangkan kemampuan self regulation untuk meningkatkan keberhasilan akademik siswa. Jurnal Pendidikan Penabur, 7(5), 64-71.
Suyadi, S. (2010). Psikologi Belajar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Yogyakarta: Pedagogia.
Syahrul, S., & Nurhafizah, N. (2021). Analisis Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Terhadap Perkembangan Sosial dan Emosional Anak Usia Dini Dimasa Pandemi Corona Virus 19. Jurnal Basicedu, 5(2), 683-696











