SEKOLAH UNTUK HIDUP: FUNGSI PENDIDIKAN SEBAGAI BEKAL BERTAHAN DI ZAMAN MODERN
Abstract
The current formal education system faces a fundamental problem, namely a functional shift from a medium for developing life skills toward a narrow and standardized academic orientation. This condition results in students not being fully equipped with the competencies needed to navigate the complexity of modern life. This study aims to examine the ideal function of education, analyze the factors contributing to this orientational shift, and formulate a conceptual framework for restoring education to its fundamental role as a foundation for survival in the modern age. This study employs a qualitative approach through descriptive-analytical library research. Data were obtained from relevant scientific literature, including books, journal articles, and research findings related to the philosophy of education, educational transformation, and twenty-first century challenges. Analysis was conducted using content analysis and conceptual analysis techniques with source triangulation to ensure the validity of the findings. The results reveal four key findings. First, education ideally constitutes a holistic process that prepares individuals intellectually, morally, and practically. Second, the pressures of globalization and academic standardization have significantly displaced educational priorities, causing vital competencies such as critical thinking and mental resilience to be increasingly marginalized. Third, the challenges facing modern education are multidimensional, encompassing technological, sociocultural, and human resource dimensions. Fourth, educational reform requires comprehensive renewal in life competency-based curriculum, active and contextual learning methodology, and institutional reorientation placing the formation of the whole person as the highest goal. This study concludes that school for life is a collective commitment that must be concretely realized across all aspects of educational practice.
References
Abdullah, M. (2019). School for life: Reorientasi filsafat pendidikan barat dan Islam dalam menjawab tantangan sekularisme modern. Jurnal Pendidikan Humaniora, 7(2), 85–96.
Abdullah, M. S., Pahrudin, A., Jatmiko, A., Koderi, K., & Imam, I. (2025). Transformasi pendidikan abad ke-21 melalui kurikulum berbasis kompetensi: Sinergi antara peningkatan mutu dan pembentukan generasi inovatif. Jurnal Dikdas Pendidikan Dasar, 13(1), 764–775.
Aini, N., & Salsabila, U. H. (2023). Transformasi pendidikan: Peran pendidikan berkelanjutan dalam menghadapi tantangan abad ke-21. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP), 6(4), 2416–2423.
Anam, M. K., Khobir, A., Aqil, M. N., Atikah, J. N., & Al Hikam, M. N. (2025). Transformasi pendidikan di era globalisasi: Menuju sistem yang humanis dan berdaya saing. JPIM: Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner, 2(4), 1550–1557.
Anggraeni, H. (2019). Penguatan blended learning berbasis literasi digital dalam menghadapi era revolusi industri 4.0. Al-Idarah: Jurnal Kependidikan Islam, 9(2), 190–203.
Aprillia, M. P., & Shobah, S. I. (2024). Revitalisasi pendidikan Islam di era digital: Membangun keseimbangan antara tradisi dan inovasi. Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan, 6(1), 45–58.
Azra, A. (2019). Pendidikan Islam: Tradisi dan modernisasi di tengah tantangan milenium ketiga. Kencana.
Dewantara, K. H. (2013). Karya Ki Hadjar Dewantara: Bagian I: Pendidikan. Majelis Luhur Persatuan Tamansiswa.
Fadlilah, M. (2020). Pendidikan karakter anak usia dini di era digital: Tantangan dan strategi bagi orang tua dan guru. Jurnal Pendidikan Anak, 9(2), 110–122.
Hamdani, H. (2020). Rekonstruksi metode pembelajaran rumpun pendidikan agama Islam (PAI) berbasis platform e-learning di era disrupsi. Jurnal Tarbiyatuna, 11(1), 55–68.
Hasibuan, A. S., dkk. (2025). Pendidikan menuju abad 21 menyediakan generasi cerdas dan adaptif. IJER: Indonesian Journal of Educational Research, 10(1), 29–36.
Isnaini, D. M., Khobir, A., Iliza, I. N., & Zulfa, N. (2025). Implementation of pragmatic principles in Islamic education: Efforts to realize adaptive and solution-oriented education. Social Journal of Studies in Education, 1(2), 47–60.
Ixfina, F. D. (2024). Transformasi pendidikan IPS dan tantangan modernitas abad 21 di era disrupsi digital terhadap generasi milenial. Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial, 3(1), 75–88.
Kiromah, H., Khobir, A., Amalia, M. R., Muttaqin, A., & Kirom, A. (2025). Peran guru sebagai agen perubahan dalam menghadapi tantangan globalisasi pendidikan. AEJ: Advances in Education Journal, 2(3), 1536–1542.
Muhaimin, M. (2012). Rekonstruksi pendidikan Islam: Dari paradigma pengembangan, manajemen kelembagaan, kurikulum hingga strategi pembelajaran. Rajawali Press.
Octavia, S. V. (2025). Peran pendidikan dalam membentuk karakter di era modern. Journal of Golden Generation Education, 1(2), 79–81.
Ramli, A., Putri, R., Trimadona, E., Abadi, A., Ramadani, Y., Saputra, A. M. A., & Mahmudah, K. (2023). Landasan pendidikan: Teori dan konsep dasar landasan pendidikan era industri 4.0 dan society 5.0 di Indonesia. PT Sonpedia Publishing Indonesia.
Rizik, M., Hasibuan, L., & Us, K. A. (2021). Pendidikan masyarakat modern dan tradisional dalam menghadapi perubahan sosial dan modernisasi. Jurnal Literasiologi, 5(2), 60–73.
Rohman, M. (2013). Konsep pendidikan Islam menurut Ibn Sina dan relevansinya dengan pendidikan modern. Epistemé: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman, 8(2), 279–300.
Saefina, K. N., Rifa, E. J., Candrawan, M. R. S., & Aziz, A. (2025). Reorientasi peran dan fungsi guru dalam meningkatkan kompetensi abad 21 di era globalisasi dengan mengintegrasikan nilai kearifan lokal. Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa (JIPM), 3(3), 692–702.
Sakinah, T. A., Alya, R., & Azim, A. (2025). Pemikiran modern tentang pendidikan. Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia, 3(3), 109–125.
Setiyadi, A. C. (2012). Pendidikan Islam dalam lingkaran globalisasi. At-Ta'dib: Journal of Elementary Education, 7(2), 245–260.
Suryana, C., & Muhtar, T. (2022). Implementation of Ki Hadjar Dewantara's character education concept in elementary schools in the digital era. Jurnal Basicedu, 6(4), 6117–6131.
Udin, M. N. M. (2025). Membangun generasi multitalenta kunci sukses di era modern. FIKRUNA: Jurnal Ilmiah Kependidikan dan Kemasyarakatan, 7(5), 1471–1478.
Yusgiantara, A. (2025). Inovasi kurikulum dan metode pembelajaran di era Society 5.0. Al-Tarbiyah: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 3(1), 237–244.











