JUDI ONLINE DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN DAMPAKNYA TERHADAP KEHARMONISAN RUMAH TANGGA: STUDI KASUS PERCERAIAN AKIBAT KECANDUAN SLOT ONLINE DI KABUPATEN BOGOR
Abstract
This article examines online gambling in the perspective of Islamic law and its impact on household harmony, with a case study of divorce caused by slot gambling addiction in Bogor Regency. The study uses a qualitative literature review approach by analyzing the Qur’an, Hadith, classical and contemporary fiqh sources, and relevant academic literature. The findings show that online gambling is classified as maysir, which is strictly prohibited in Islam because it involves speculation, uncertainty, and brings about social and moral harm. In the case analyzed, the husband’s gambling addiction caused severe financial loss, misuse of the wife’s identity for online loans, and the breakdown of family trust. From the perspective of Islamic law, the wife’s divorce petition is justified because the marriage has produced clear harm, including neglect of financial obligations, deception, and damage to family well-being. Therefore, Islam offers a holistic solution through spiritual strengthening, family communication, community guidance, and legal protection.
References
Al-Qaradhawi, Y. (2020). Al-Halal wal-Haram fil-Islam. (Terjemahan Wahid
Ahmadi). Solo: Era Intermedia.
American Psychiatric Association. (2022). Diagnostic and Statistical Manual of
Mental Disorders, Fifth Edition, Text Revision (DSM-5-TR). Washington,
DC: APA Publishing.
Anwar, K., & Sulaiman, T. (2022). Fatwa MUI tentang Judi Online dan
Implementasinya dalam Kebijakan Publik. Jurnal Al-Adalah: Jurnal
Hukum dan Politik Islam, 19(1), 112-134.
Arifin, Z. (2023). Psikologi Agama: Memahami Perilaku Keagamaan. Bandung:
Remaja Rosdakarya.
Azzahra, F., & Mulyana, A. (2023). Hubungan Religiusitas dengan
Kecenderungan Kecanduan Judi Online pada Generasi Milenial di
Indonesia. Jurnal Psikologi Islami, 9(2), 87-103.
Firmansyah, H., & Jannah, M. (2023). Perlindungan Hukum bagi Korban
Penyalahgunaan Identitas dalam Pinjaman Online: Kajian Hukum Islam
dan Hukum Positif. Jurnal Hukum dan Syariah, 15(1), 88-105.
Hasanah, U., & Wijaya, S. (2023). Peran Bimbingan Penyuluhan Islam dalam
Pencegahan Kecanduan Judi Online. Jurnal Bimbingan dan Konseling
Islam, 13(1), 56-72.
Hidayat, R., & Kurniawan, A. (2022). Fenomena Judi Online di Indonesia:
Analisis Faktor Risiko dan Dampak Sosialnya. Jurnal Sosiologi Agama, 16(1), 45-62.
Kementerian Agama RI. (2021). Modul Pembinaan Keluarga Sakinah. Jakarta:
Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam.
Mahfudz, A. (2021). Maysir dalam Perspektif Fiqih Kontemporer: Dari Judi
Konvensional hingga Judi Digital. Jurnal Al-Mabsut: Jurnal Studi Islam
dan Sosial, 15(2), 189-210.
Mudzhar, M. A. (2021). Pendekatan Studi Islam dalam Teori dan Praktek.
Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Musthofa, A. (2021). Keluarga Sakinah di Era Digital: Tantangan dan Solusi
Berbasis Nilai-Nilai Islam. Jurnal Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga
Islam, 14(2), 112-128.
Nawawi, I. (2023). Fiqih Muamalah Klasik dan Kontemporer: Hukum Perjanjian,
Ekonomi, Bisnis dan Sosial. Bogor: Ghalia Indonesia.
Nurhayati, E. (2023). Gugatan Cerai Perempuan Akibat Suami Kecanduan Judi
Slot Online: Perspektif Hukum Islam dan Hukum Positif. Jurnal
Mazahibuna: Perbandingan Mazhab dan Hukum, 5(1), 33-50.
Pratiwi, D., & Sari, R. (2022). Dampak Psikologis Kecanduan Judi Online pada
Pasangan Hidup: Studi Kualitatif. Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental,
(2), 67-84.
Rahmawati, S., & Fauzi, M. (2022). Pengaruh Kecanduan Judi Online terhadap
Tingkat Perceraian di Pengadilan Agama Se-Jawa Barat Tahun 2019-2022.
Jurnal Hukum Islam, 20(2), 201-220.
Sabiq, S. (2023). Fiqih Sunnah Jilid 4. (Terjemahan Mahyuddin Syaf). Jakarta:
Pena Pundi Aksara.
Shihab, M. Q. (2022). Pengantin Al-Qur'an: Kalung Permata Buat Anak-Anakku.
Tangerang: Lentera Hati.
Syarifuddin, A. (2022). Hukum Perkawinan Islam di Indonesia: Antara Fiqh
Munakahat dan Undang-Undang Perkawinan. Jakarta: Kencana Prenada
Media.
Zuhaili, W. (2021). Fiqih Islam wa Adillatuhu Jilid 7. (Terjemahan Abdul Hayyie
Al-Kattani). Jakarta: Gema Insani.











