PENGEMBANGAN BAHAN AJAR TEKS FABEL DENGAN MEMANFAATKAN GAMBAR BERSERI YANG BERMUATAN PENDIDIKAN KARAKTER UNTUK SISWA KELAS 7 SMP KABUPATEN DEMAK
Abstract
ABSTRAK
Fakhrozi, NPM: 19520012.”Pengembangan Bahan Ajar Teks Fabel dengan Memanfaatkan Gambar Berseri yang Bermuatan Pendidikan Karakter untuk Siswa Kelas 7 SMP Kabupaten Demak.” Tesis. Pembimbing: (1) Prof. Dr. Harjito, M. Hum.; (2) Dr. Ika Septiana, M.Pd.
Sekolah sebagai lembaga pendidikan formal mengemban amanat pendidikan yang sangat besar. Sekolah juga sebagai garda terdepan dalam proses pendidikan selalu berupaya untuk menanamkan nilai-nilai karakter. Salah satu pendukung keberhasilan pendidikan dalam menanamkan nilai-nilai karakter adalah melalui bacaan teks fabel. Teks fabel menyajikan gambaran kehidupan dengan tokoh-tokoh berkarakter yang pantas diteladani. Peserta didik diajak untuk menelaah cerita tersebut dengan baik. Menghayati pesan-pesan yang terkandung di dalam cerita, kemudian meneladani perilaku tokoh-tokoh sebagai bentuk manifestasi keteladanan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Buku teks pelajaran yang selama ini dipakai dalam pembelajaran yang memuat cerita fabel dirasakan masih kurang. Untuk itu, diperlukan bahan ajar teks fabel yang memuat nilai-nilai pendidikan karakter. Bahan ajar ini dipakai sebagai bahan ajar pendamping, agar ada referensi tambahan bagi guru dan peserta didik di sekolah.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil analisis kebutuhan guru dan peserta didik di Kabupaten Demak terhadap bahan ajar teks fabel dengan memanfaatkan gambar berseri yang bermuatan Pendidikan karakter dan mendeskripsikan prototipe bahan ajar teks fabel tersebut. Penelitian menggunakan desain penelitian pengembangan (research and development) model Borg dan Gall.
Populasi penelitian adalah peserta didik SMP kelas VII Kabupaten Demak dengan sampel peserta didik kelas VII di SMP Negeri 1 Mijen Demak. Teknik pengambilan data menggunakan angket dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik membutuhkan bahan ajar teks fabel yang bermuatan nilai-nilai karakter sebagai bahan ajar pendamping dalam pembelajaran bahasa dan satra Indonesia.
Berdasarkan data hasil angket dan wawancara pada guru dan peserta didik bahwa bahan ajar “Meneladani Karakter dari Tokoh Cerita Fabel” ini mendapat komentar layak. Begitu juga penilaian oleh validator dinyatakan prototipe bahan ajar ini layak untuk digunakan dalam pembelajaran. Validator memberikan nilai 79,99. Saran yang direkomendasikan, bagi guru pengampu mata pelajaran Bahasa Indonesia dapat menggunakan bahan ajar ini untuk menumbuhkan keteladanan dari nilai-nilai karakter yang diemban para tokoh dalam cerita, bagi peserta didik dapat mengambil dan menerapkan nilai-nilai karakter yang positif dalam kehidupan sehari-hari, dan bagi peneliti lain dapat mengembangkan penelitian yang sejenis untuk uji efektifitas bagan ajar.
Kata kunci: bahan ajar, fabel, nilai-nilai karakter.
References
Arikunto, Suharsimi. (2010). Prosedur Penelitian Satu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rhineka Cipta.
Arsyad, Azhar. (2011). Media Pembelajaran. Jakarta: Rajawali Pers.
Daryanto.(2011). Media Pembelajaran. Bandung: PT.Sarana Tutorial Nurani.
Depdiknas. (2008). Panduan Pengembangan Bahan Ajar. Jakarta: Direktorat Pembinaan SMA, Dirjen Mandikdasmen.Depdiknas.
Kamus Besar Bahasa Indonesia. (2018). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Kemendikbud. (2016). Bahasa Indonesia SMP/MTS kelas VII. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.
Kosasih, E. (2012). Dasar-dasar Keterampilan Bersastra. Bandung: Irama Widia.
Lickona, T. (2014). Pendidikan Karakter Panduan Lengkap Mendidik Siswa Menjadi Pintar dan Baik. terj Lita S, Bandung: Nusa Media.
Majid, Abdul. (2018). Perencanaan Pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Musfiqon. (2012). Pengembangan Media dan Sumber Pembelajaran.PT. Prestasi Pustakaraya : Jakarta-Indonesia.
Muslich, Masnur. (2011). Pendidikan Karakter Menjawab tentang Krisis Multidimensional. Jakarta: Bumi Aksara.
Nurgiyantoro, Burhanudin. 2005. Sastra Anak: Pengantar Pemahaman Dunia Anak. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Nurgiyantoro, Burhanudin. 2010. “Sastra Anak dan Pembentukan Karakter”. Cakrawala Pendidikan, no 29 halaman 25-36.
Panglipur, Purbarani Jatining dan Eka Listiyaningsih. 2017. “Sastra Anak sebagai Sarana Pembelajaran Bahasa dan Sastra untuk Menumbuhkan Berbagai Karakter di Era Global.” Prosiding Seminar Nasional Bahasa dan Sastra Indonesia dalam Konteks Global halaman 687-696. PS PBSI Universitas Jember.
Prastowo, Andi. (2019). Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Yogyakarta: Diva Press.
Riduwan. (2013). Metode dan Teknik Menyusun Tesis. Bandung: CV. Alfabeta.
Semi, Atar. (2017). Dasar-dasar Keterampilan Menulis. Ujung Berung Bandung: Angkasa. Sutama, I Made. 2016. Pembelajaran Menulis. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Sudjana, Nana. (2010). Metode Statistika. Bandung: Tarsito.
Sugiyono. (2012). Metode Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2018). Metode penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sukmadinata, Nana Syaodih. (2016). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Sumiharsono, Rudy dan Hisbiyatul Hasanah. 2017. Media Pembelajaran. Jember: Pustaka Abadi.
Tarigan, Henri Guntur. (2013). Menulis Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.
Thiagarajan, S., Sammel, Dorothy S., Semmel, Melvyn L. 1974. Instructional Development For Training Teachers Of Exceptional Children. Minneapolis, Minnesota: Leadership Training Institude Special Education, University of Minnesota.
Yaumi, Muhammad. (2018). Media dan Teknologi Pembelajaran. Jakarta: Prenadamedia Group.











