TRANSFORMASI LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING MULTIBUDAYA BERBASIS DIGITAL EMPATIK DALAM MENINGKATKAN SENSITIVITAS BUDAYA DAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS PESERTA DIDIK DI ERA SOCIETY 5.0

  • Yolanda Fran Siska Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH. Bengkulu
  • Roli Agustin Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH. Bengkulu
  • Bella Ramadhani Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH. Bengkulu
  • Herta Meinur Ilahi Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH. Bengkulu
  • Lidiah Putri Apriani Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH. Bengkulu
  • Juwanto Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH. Bengkulu
Keywords: Multicultural Guidance and Counseling, Digital-Empathy, Society 5.0, Cultural Sensitivity, Psychological Well-being

Abstract

This study aims to analyze the concept, urgency, and transformation of digital-empathic multicultural guidance and counseling services in improving multicultural awareness and psychological well-being of students in the Society 5.0 era. This study employed a qualitative approach with library research. Data were obtained through a review of various literature sources, such as books, scientific journals, research articles, and academic documents relevant to the topic of multicultural guidance and counseling. Data analysis was conducted using content analysis, which systematically included data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results indicate that multicultural guidance and counseling play a crucial role in creating an inclusive, humanistic educational environment that respects students' cultural diversity. Low cultural sensitivity, discrimination, social stereotypes, and increased cyberbullying are factors that impact students' psychological well-being in multicultural environments. Transforming digital-empathic guidance and counseling services is a relevant solution in addressing technological developments and social dynamics in the Society 5.0 era. This approach can increase access to counseling services while strengthening students' empathy, tolerance, and multicultural awareness. Furthermore, the implementation of multicultural guidance and counseling requires strengthening counselor competencies, support from the school environment, and collaboration from all educational components to create a harmonious educational culture free from discrimination. Therefore, multicultural guidance and counseling services are expected to optimally support students' academic, social, and psychological development.

References

Amelia, U. (2023). Tantangan pembelajaran era society 5.0 dalam perspektif manajemen pendidikan. Al-Marsus: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 1(1), 68–82.

Anggito, A., & Setiawan, J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. CV Jejak (Jejak Publisher).

Aurora, F. F., Islami, A. S. N., Sela, N. N., Nisa, N. R., Lestari, R. T., & Setyaputri, N. Y. (2026). Peran Konseling Multibudaya Sebagai Upaya Adaptasi Siswa Terhadap Keberagaman Lingkungan Sekolah. Prosiding Konseling Kearifan Nusantara (KKN), 5, 415–422.

Awalia, R., Najamuddin, N., Alwi, A., & Ridhoh, M. Y. (2025). Pendidikan Multikulural, Pendidikan Kedamaian, dan Pendidikan Inklusif: Perbedaan dan Urgensinya di Indonesia. Haumeni Journal of Education, 5(3), 47–66.

Aziz, M. A., & Muniroh, S. M. (2026). Integrasi Psikologi Pendidikan dalam Implementasi Pendidikan Inklusif: Tantangan dan Strategi Penguatan di Sekolah. Arus Jurnal Psikologi Dan Pendidikan, 5(1), 515–523.

Azzahra, L., & Darmiyanti, A. (2024). Peran psikologi pendidikan dalam proses pembelajaran di kelas untuk peserta didik yang beragam. Jurnal Psikologi, 1(4), 23.

Dianti, T. M., & Karneli, Y. (2024). Relevansi Pemikiran Ki Hadjar Dewantara Dalam Praktik Pelayanan Bimbingan Dan Konseling Di Era Education 4.0. Jurnal Bimbingan Konseling Dan Psikologi, 4(1), 20–29.

Elyus, D. S., Haq, M. S., & Sumarno, A. (2025). Sinergi aplikasi b-kita dalam transformasi digital layanan bimbingan konseling peserta didik di sekolah. JURNAL MADINASIKA Manajemen Pendidikan Dan Keguruan, 6(2), 175–183.

Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. Humanika, 21(1), 33–54. https://doi.org/10.21831/hum.v21i1.38075

Fauziah, F., Iswari, M., & Daharnis, D. (2022). Peran Bimbingan Dan Konseling Untuk Meningkatkan Kematangan Karir Siswa Memasuki Era Society 5.0 [The Role Of Guidance And Counseling To Improve Students’career Maturity Entering The Society 5.0 Era]. Al-Ihtiram: Multidisciplinary Journal of Counseling and Social Research, 1(1), 11–22.

Fazira, A., Budimansyah, D., & Mahpudz, A. (2024). Transformasi pendidikan Kewarganegaraan di era society 5.0: Menerapkan filosofi pendidikan Ki Hajar Dewantara. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 13(001 Desemb), 809–824.

Hendayani, S., Dinata, A., Nugroho, A. R., & Mardiko, A. (2026). Peran Transformasi Digital dalam Mendukung Layanan Bimbingan dan Konseling pada Pembelajaran Inklusif terhadap Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Fokus Konseling, 12(1), 18–24.

Hikmah, S. N. A. (2022). Multicultural-Based Literary Education in the Era of Society 5.0. Jurnal Ilmiah Pendidikan Holistik (JIPH), 1(1), 11–30.

Imawan, M., Pettalongi, A., & Nurdin, N. (2023). Pengaruh teknologi terhadap pendidikan karakter peserta didik di era society 5.0. Prosiding Kajian Islam Dan Integrasi Ilmu Di Era Society (KIIIES) 5.0, 2(1), 323–328.

Keban, Y. B. (2022). Pentingnya pendidikan karakter di era Society 5.0. Jurnal Reinha, 13(1), 56–67.

Monita, D. M., Ariani, N. W. E. P., Juniantariani, N. L., Dewi, S. A. A. O., Pradnyani, A. A. B. D., Putri, I. N., Cantika, N. L. A. R. A., Ariswari, N. M. M. D., Maharani, N. D., & Dewi, N. K. K. (2025). Psikologi dalam Pendidikan Inklusi. Nilacakra.

Muhyatun, M., & Fauziyah, N. (2022). Potret Kompetensi & Keterampilan Konselor di Era Society 5.0. Al Irsyad: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 13(2), 31–40.

Murni, M. (2025). IMPLEMENTASI PENDIDIKAN AKHLAK REMAJA ERA SOCIETY 5.0. Jurnal Pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, Dan Inovasi, 5(6).

Putri, M. H., Nadhirah, N. A., & Budiman, N. (2024). Cultural awareness: Memahami sensitivitas multikultural dalam praktik konseling di sekolah. Jurnal Edukasi: Jurnal Bimbingan Konseling, 10(1), 78–98.

Ridho, A., Wardhana, K. E., Yuliana, A. S., Qolby, I. N., & Zalwana, Z. (2022). Implementasi pendidikan multikutural berbasis teknologi dalam menghadapi era society 5.0. EDUCASIA: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, Dan Pembelajaran, 7(3), 195–213.

Rimayati, E. (2023). Cyber Counseling: Inovasi Layanan Bimbingan Dan Konseling Di Era Digital. Asadel Liamsindo Teknologi.

Sandy, L. L., Wahyuni, Y., Masruri, M., Latifah, I., Amrullah, A., Ghozi, A., Djuanda, M., Fuadia, N. N., & Umam, H. (2026). Peran Strategis Guru Bimbingan Konseling Dalam Penguatan Kurikulum Berbasis Cinta Di Madrasah Aliyah. Star Digital Publishing.

Saputra, H. (2024). Penguatan kemampuan peserta didik dalam menghadapi era society 5.0 melalui pembelajaran matematika. BERSATU: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika, 2(2), 287–302.

Sari, D. P. (2026). Landasan Sosiokultural dan Multikultural dalam Konseling di Indonesia: Tantangan Dikolonisasi Pengetahuan dan Kearifan Lokal Sebagai Landasan Bimbingan dan Konseling. Jurnal Riset Dan Inovasi Pembelajaran, 6(1), 39–47.

Setyorini, R., Firman, F., & Nurfahanah, N. (2025). Transformasi Bimbingan dan Konseling dalam Konteks Masyarakat Modern dan Sederhana: Studi Perbandingan. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 3(1).

Toriyono, M. D., Sibilana, A. R., & Setyawan, B. W. (2022). Urgensi pendidikan multikultural dalam pengembangan karakter di era society 5.0 pada Perguruan Tinggi. Intelektual: Jurnal Pendidikan Dan Studi Keislaman, 12(2), 127–140.

Triana, D. (2024). Transformasi Layanan Bimbingan Konseling Berbasis Digital Pasca-Pandemi: Pengaruh terhadap Karakter dan Prestasi Siswa. Jurnal Educazione: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran Dan Bimbingan Dan Konseling, 12(2), 123–130.

Wahyudi, W. (2021). Peran pendidik dalam pembinaan karakter peserta didik menghadapi era masyarakat 5.0. JURNAL LENTERA: Kajian Keagamaan, Keilmuan Dan Teknologi, 20(01), 115–129.

Weking, F. E., & Winingsih, E. (2026). Wawasan Globalisasi, Revolusi Industry 4.0 dan Society 5.0 dalam Bimbingan dan Konseling. Conseils: Jurnal Bimbingan Dan Konseling Islam, 6(1), 55–66.

Yulianti, Y., Thohiroh, N. S., Guk, R. R. G., Putri, A. R., & Nurleni, N. (2024). Transformasi profesi bimbingan dan konseling di Indonesia. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(3), 1651–1663.

Yusuf, A. (2025). Implementasi Program Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan Inklusif. Jurnal Inovasi Pembelajaran, 1(2), 113–126.

Yusuf, M., & Ondeng, S. (2025). Pergeseran nilai dalam kehidupan sosial budaya dan pendidikan. Jurnal Pendidikan Dan Keguruan, 3(8), 752–765.

Zuhroh, K., Oktaviani, Y., Aini, A. H. N., Shinta, K. S., & Setyaputri, N. Y. (2026). Konseling Multibudaya Sebagai Intervensi Preventif Terhadap Perilaku Intoleransi Dikalangan Siswa. Prosiding Konseling Kearifan Nusantara (KKN), 5, 351–358.

Published
2026-06-28
How to Cite
Yolanda Fran Siska, Roli Agustin, Bella Ramadhani, Herta Meinur Ilahi, Lidiah Putri Apriani, & Juwanto. (2026). TRANSFORMASI LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING MULTIBUDAYA BERBASIS DIGITAL EMPATIK DALAM MENINGKATKAN SENSITIVITAS BUDAYA DAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS PESERTA DIDIK DI ERA SOCIETY 5.0. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 12(02), 313 - 331. https://doi.org/10.36989/didaktik.v12i02.16767