PENGEMBANGAN MODUL IPA SERI AKM BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI SAINS SISWA KELAS V SD

  • Ria Prastiwi universitas pgri semarang
  • Achmad Buchori Program Studi Pendidikan Dasar Program Pascasarjana (s-2) Universitas PGRI Semarang
  • Iin Purnamasari Program Studi Pendidikan Dasar Program Pascasarjana (s-2) Universitas PGRI Semarang
Keywords: Modul, AKM, Literasi Sains

Abstract

Abstrak

Ria Prastiwi. 2023: “Pengembangan Modul IPA Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Sains Siswa Kelas V SD: (1) Dr. Achmad Buchori, M.Pd., (2) Dr. Iin Purnamasari, M.Pd.

Tujuan penelitian pengembangan ini untuk mengetahui kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan bahan Modul IPA Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Sains Siswa Kelas V SD. Penelitian ini adalah research and development dengan desain dari Borg and Gall 10 langkah yaitu potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi produk, uji coba pemakaian skala kecil, revisi produk, uji coba pemakaian skala besar. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar kevalidan untuk ahli dan praktisi, angket respon guru dan siswa, soal pretest dan posttest literasi sains. Instrumen ini dikembangkan berdasarkan peninjauan dosen pembimbing, penilaian dosen ahli, praktisi,dan uji coba terbatas pada siswa dan praktisi. Uji kevalidan dilakukan oleh ahli dengan nilai 92% untuk aspek materi dan 90% untuk aspek modul yang keduanya masuk dalam kategori sangat valid. Uji kepraktisan didapatkan dari angket siswa dan guru yang dinyatakan praktis oleh siswa dengan memperoleh rata-rata nilai 88,96 masuk kategori sangat baik dan respon kepraktisan/keterbacaan praktisi oleh guru kelas memperoleh nilai 88,75 dengan kategori sangat baik. Berdasarkan  penilaian  teman sejawat diperoleh  skor dengan interval  90  masuk kategori sangat baik. Sehingga dapat disimpulkan  bahwa menurut praktisi modul yang dikembangkan praktis digunakan dalam pembelajaran IPA. Uji keefektifan yang digunakan adalah uji paired sample t test dan n-gain. Hasil uji paired sampe t test adalah 0,000 yang artinya Nilai uji n-gain dalam penelitian ini diperoleh 0,413 dengan kategori peningkatan sedang, dan nilai uji T diperoleh Sig. 0,000. Nilai Sig. 0,000 < 0,05, maka H0 ditolak dan H1 diterima. Sehingga ada perbedaan rata-rata antara hasil belajar pretest dengan posttest yang artinya penggunaan modul efektif untuk  meningkatkan kemampuan literasi sains peserta. Hasil N-Gain adalah 0,413 masuk dalam kategoru sedang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul IPA seri AKM berbasis masalah yang dikembangkan terbukti valid, praktis, dan efektif sehingga sangat layak untuk digunakan dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar untuk meningkatkan kemampuan literasi sains siswa SD.

Kata Kunci: Modul, AKM,  Literasi Sains

References

DAFTAR PUSTAKA
Abidin, Y., Mulyati, T., & Yunansah, H. 2018. “Pembelajaran Literasi Strategi Meningkatkan Kemampuan Literasi Matematika, Sains, Membaca, dan Menulis”. Bandung: Bumi Aksara.

Adisendjaja, Y.H., dan Oom R. 2009. “Analisis Buku Ajar Biologi SMA Kelas X di Kota Bandung Berdasarkan Literasi Sains”. Jurusan Pendidikan Biologi FMIPA UPI. Bandung: Tidak diterbitkan.

Ali Ismail. 2015. “Model Pembelajaran (Children Learning In Science) Keterampilan Proses Sains, Penguasaan Konsep, Multimedia dan Pokok Bahasan Fluida”. Jurnal Universitas Pendidikan Indonesia.

Baridah, W. L. 2019. “Pengaruh Model Pembelajaran CLIS Children Learning In Science terhadap Peningkatan Literasi Sains Siswa SD Negeri 2 Banaran Kertosono Nganjuk”. (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim). Depdiknas. 2008. Panduan Pengembangan Bahan Ajar. Depdiknas.

Buchori, A. (2019). Pengembangan multimedia interaktif dengan pendekatan kontekstual untuk meningkatkan pemecahan masalah kemampuan matematika. Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan, 6(1), 104-115.
Dwijayanti, I. 2016. “Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Berbasis Pendidikan Multikultural Menggunakan Socio Humanism”.JipMap.

Endah, W.R.N., Apit, F., & Sardianto M.S. 2016. “Analisis Buku Siswa Mata Pelajaran IPA Kelas VIII SMP/MTs Berdasarkan Kategori Literasi Sains”. Jurnal Inovasi Pendidikan: 2355-7109.

Gita, Sari Damara, Muhsinah Annisa, and Wilda Indra Nanna. "Pengembangan modul IPA materi hubungan makhluk hidup dan lingkungannya berbasis pendekatan kontekstual." LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA 8.1 (2018).
Hamdani. 2011. “Strategi Belajar Mengajar”. Bandung: CV Pustaka Setia. Hamzah, A. 2020. “Metode Penelitian & Pengembangan”. Malang: Literasi
Nusantara.

Hardianti, F., Setiadi, D., Syukur, A., & Merta, I. W. 2020. “Pengembangan Kompetensi Guru. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.Bahan Ajar Berbasis Science, Technology, Environment, Society (SETS) Untuk Meningkatkan Literasi Sains Peserta Didik”. Jurnal Pijar Mipa, 15(5): 521-527.
Hartati, L., Wati, M., & Suyidno, S. 2021. “Pengembangan Bahan Ajar dengan Model Children Learning in Science (CLIS) untuk Meningkatkan Aktivitas dan Keterampilan Proses Sains Peserta Didik”. Journal of Banua Science Education, 1(2): 61-68.

Haryanti, F., & Saputro, B. A. (2016). Pengembangan modul matematika berbasis discovery learning berbantuan flipbook maker untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep siswa pada materi segitiga. Kalamatika: Jurnal Pendidikan Matematika, 1(2), 147-161.

Hidayani, F., Rusilowati, A., & Masturi, M. 2016. “Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Literasi Sains Materi Fluida Statis”. UPEJ Unnes Physics Education Journal, 5(3): 25-31.

Ismail. 2018. “Model-Model Pembelajaran dalam Mata Pelajaran IPA”.

Juriah, J., & Zulfiani, Z. (2019). Penerapan Model Problem Based Learning Berbantu Media Video Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Konsep Perubahan Lingkungan Dan Upaya Pelestarian. Edusains, 11(1), 1-11.

Kelana, J. B., & Pratama, D. F. 2019. “Bahan Ajar IPA Berbasis Literasi Sains”.
Lembaga Kajian Komunikasi dan Sosial.

Kemendikbud. 2017. “Panduan Gerakan Literasi Nasional”. Jakarta.

Komalasari, B. S., Jufri, A. W., & Santoso, D. 2019. “Pengembangan Bahan Ajar IPA Berbasis Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Literasi Sains”. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 5(2): 219-227.

Koto, I., & Winarni, E. W. (2022). Pengembangan Modul Penyusunan Soal Higher Order Thinking Skills Berorientasi AKM pada Mata Pelajaran IPA SD untuk Meningkatkat Literasi Sain Siswa. Jurnal Kajian Pendidikan Dasar (Kapedas), 1(2), 150-159.

Kurnia, F., Zulherman, Z., & Fathurohman, A. (2014). Analysis of Physics Teaching Material for Grade XI in the district of north Indralaya based on scientific literacy themes.

Lestari & Yudhanegara, 2015. “Penelitian Pendidikan Matematika”. Bandung: PT. Refika Aditama.

Majid, Abdul. 2013. “Perencanaan Pembelajaran Mengembangkan Standar Kompetensi Guru”. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Mulyasa. 2006. “Menjadi Guru Profesional Menciptakan Pembelajaran Kreatif dan Menyenangkan”. Bandung: Penerbit PT Remaja Rosdakarya.

Muliastrini, N. K. E., Nyoman, D., & Rasben, D. G. (2019). Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri dengan Teknik Scaffolding Terhadap Kemampuan Literasi Sains dan Prestasi Belajar IPA. Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar, 3(3), 254-262.
Murni-Ramli, A. P. S. (2014). Pengaruh model problem based learning berbasis potensi lokal pada pembelajaran biologi terhadap kemampuan literasi sains siswa kelas X SMA Negeri 1 Cepogo. Bio-Pedagogi, 3(2), 81-94.
Patriana, W. D., Sutama, S., & Wulandari, M. D. (2021). Pembudayaan literasi numerasi untuk asesmen kompetensi minimum dalam kegiatan kurikuler pada sekolah dasar muhammadiyah. Jurnal Basicedu, 5(5), 3413-3430.

Prastowo, A. 2011. “Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif: Menciptakan Metode Pembelajaran yang Menarik dan Menyenangkan”. Yogyakarta: Diva Press.

Pratiwi, S.R. 2021. “Analisis Kesiapan Guru dan Peserta Didik dalam Menghadapi Assesmen Nasional”. Obor Guru Jurnal Penelitian PGRI Kabupaten Batang: 35.

Purnamasari, I. (2011). Pengembangan model pembelajaran sejarah berbasis situs sejarah lokal di SMA negeri kabupaten temanggung. Paramita: Historical Studies Journal, 21(2).

Purnamasari, I. (2023). Increasing Literacy Through Interactive Media In Early Childhood. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(3), 2685-2694.
Pursitasari, I. D., Suhardi, E., Ardianto, D., & Arif, A. 2019. “Pengembangan bahan ajar bermuatan konteks kelautan untuk meningkatkan literasi sains siswa”. Jurnal IPA & Pembelajaran IPA, 3(2): 88-105.
Putri, D. P., Setiyani, S., & Anggraeni, R. 2021. “Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Literasi Sains pada Organ Pernapasan Hewan dan Manusia”. Pedagogi: Jurnal Penelitian Pendidikan, 8(1).

Rahayu, W.E. & Sudarmin. 2015. “Pengembangan modul IPA terpadu berbasis etnosains tema energi dalam kehidupan untuk menanamkan jiwa konservasi siswa”. Unnes Science Education Journal, 4(2): 919-926.

Rahmani, R., Mustadi, A., Maulidar, M., & Senen, A. 2021. “The development of teaching materials based on context and creativity to increase students scientific literacy”. Jurnal Ilmiah Peuradeun, 9(2): 345-364.

Rustaman, N. (2007). “Assesmen dalam Pembelajaran Sains”. Bandung: Program doktor pendidikan IPA sekolah pasca sarjana UPI.
Setianingsih, R. (2022). Analisis Kemampuan Numerasi Siswa SMA dalam Menyelesaikan Soal Asesmen Kompetensi Minimum (AKM). MATHEdunesa, 11(3), 837-849.
Siregar, S. 2012. “Statistika Deskriptif untuk Penelitian”. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.

Susanto, A. 2016. “Teori & Pembelajaran di Sekolah Dasar”. Jakarta: Prenada Media Grup.

Tegeh, M., Jampel, I, Y., & Pudjawan, K. 2014. “Model Penelitian Pengembangan”. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Toharudin, U., Hendrawati, S., Rustaman, A. 2011. “Membangun Literasi Sains Peserta Didik”. Bandung: Humaniora.

Undang-Undang Republik Indonesia . Nomor 18 Tahun 2002

Veronica, R. B., Wijayanti, K., Sukestiyarno, Y. L., & Kartono, K. (2021). PENDALAMAN LITERASI NUMERASI SEBAGAI UPAYA MENINGKATAN KOMPETENSI GURU SD DI SEKOLAH-SEKOLAH YPII SEMARANG DALAM RANGKA MENYIAPKAN ASESMEN
NASIONAL. BERDAYA Indonesian Journal of Community Empowerment, 1(2), 27-32.

Winarni, E. W., Hambali, D., & Purwandari, E. P. 2020. “Analysis of Language and Scientific Literacy Skills for 4th Grade Elementary School Students through Discovery Learning and ICT Media”. International Journal of Instruction, 13(2): 213-222.

Widodo, A. 2008. “Taksonomi dan Pengembangan Butir Soal”. Jurusan Pendidikan Biologi FMIPA_UPI. Bandung: Tidak diterbitkan.

Yuberti. 2014. “Teori Pembelajaran dan Pengembangan Bahan Ajar dalam Pendidikan”. Bandar Lampung: Anugrah Utama Raharja.

Yuliati, Y. (2017). “Literasi sains dalam pembelajaran IPA”. Jurnal Cakrawala Pendas, 3(2): 266-426.
Published
2023-08-28
How to Cite
Ria Prastiwi, Achmad Buchori, & Iin Purnamasari. (2023). PENGEMBANGAN MODUL IPA SERI AKM BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI SAINS SISWA KELAS V SD. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 9(04), 1055 - 1064. https://doi.org/10.36989/didaktik.v9i04.1663