METODOLOGI PEMBELAJARAN SOROGAN DAN BANDONGAN DALAM TRADISI STUDI ISLAM PESANTREN DI INDONESIA

  • Khoirun Nisaa UIN Maulana Malik Ibrahim
  • Samsul Susilawati UIN Maulana Malik Ibrahim
  • Nurlaeli Fitriah UIN Maulana Malik Ibrahim
  • Junaidi UIN Maulana Malik Ibrahim
Keywords: Sorogan, Bandongan, Islamic Boarding Schools (Pesantren), Islamic Education, Digital Era.

Abstract

Amid the advancement of the digital era and educational modernization, traditional pesantren learning methods, namely sorogan and bandongan, face challenges regarding efficiency and contemporary relevance. This study aims to examine the implementation, effectiveness, transformation, and adaptation of these two methods within the tradition of Islamic studies in Indonesia. The research employed a qualitative approach using library research. Data were collected through documentation studies and analyzed using content analysis and descriptive analysis. The findings reveal that the implementation of sorogan and bandongan encompasses the processes of talaqqi and the preservation of scholarly transmission (sanad). Both methods have proven effective in fostering deep religious understanding, intellectual independence, moral character, and the academic culture of students. In the modern era, these methods have undergone transformation through virtual learning, online sorogan, and the utilization of digital Islamic texts (e-kitab). The study concludes that traditional pesantren values can be sustained through a 21st-century hybrid learning model integrating classical pesantren methods with modern educational technology.

References

Adah, P. F., Nuha, U., Ali, R., & Musaropah, U. (2024). Ulumuddin : Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman. 14, 123–135.

Alvin, A., & Adim, K. (2026). Metode Pembelajaran Kitab Kuning di Pesantren Salaf dan Relevansinya di Era Modern. 3(2).

Aris, & Syukron. (2020). Perbandingan Metode Bandongan Dan Sorogan Dalam Memahami Kitab Safinatunnajah ( Studi Analisis di Pondok Pesantren Al-Amin Kandanghaur Indramayu ). 2(1), 1–10.

Badarussyamsi, U. S., & Huda, S. (2024). Optimalisasi Pengajaran Metode Sorogan Dalam Meningkatkan Kemampuan Santri Membaca Kitab Kuning. 2(2), 1–9.

Husen, K., Abdi, A., & Zaironi, M. (2026). Implementasi Deep Learning dalam Kurikulum Pesantren melalui Metode Sorogan dan Bandongan di Pesantren An-Nur 2. 6458–6469.

Jamil, N. A., Masyhuri, M., & Ifadah, N. (2023). Perspektif Sejarah Sosial dan Nilai Edukatif Pesantren dalam Pendidikan Islam. 3(2). https://doi.org/10.15408/kordinat.v16i2.6442

Jannah, D. F., Wati, F. A., & Mubin, N. (2025). Kitab kuning: metode sorogan dan bandongan di pondok pesantren. 04(04), 5–7.

Junda, F., Al, R., Priarni, R., & Adibah, I. Z. (2026). Implementasi Metode Sorogan pada Pembelajaran Kitab Kuning di Pondok Pesantren Darul Quro ’ Gunung Pati Semarang. 6, 1460–1471.

Musa, & Marwah. (2025). Transmisi nilai dan keilmuan kitab kuning di era digital. 5.

Nikmah, A. K., Jaenullah, & Hayati, R. M. (2026). Implementasi Metode Sorogan dalam Meningkatkan Pemahaman Santri terhadap Kitab Kuning: Perspektif Teori Sosiokultural Vygotsky. 6(2), 842–851.

Priyatna, S. E., Muammar, A., & Barni, M. (2024). Menyinergikan Tradisi dan Teknologi: Optimalisasi Metode Sorogan dan Bandongan di Pesantren Salafiyah melalui Media Pembelajaran Digital. 8(2), 51–71.

Rahayu, T. D., Lestari, A., Jambi, U., & Digital, L. (2025). Jurnal Teori dan Pengembangan Pendidikan Jurnal Teori dan Pengembangan Pendidikan. 9(4), 176–182.

Rodiah, Zulkarnain, & Khoiri, Q. (2018). Implementasi Metode Sorogan dalam Pembelajaran Kitab Kuning di Pondok Pesantren Al-Munawwaroh Kab. Kepahiang Provinsi Bengkulu. 1(1), 37–58.

Roghidah, R. N., Arifin, I., Idawati, K., & Hosna, R. (2025). Implementasi Metode Sorogan dalam Meningkatkan Pemahaman Fikih (Studi Kasus di Pondok Pesantren Darussalam Argomulyo Lampung). 6(1), 268–273.

Rosyid, M. I., Aisy, R., & Mubin, N. (2025). Sinergi Tradisi dan Psikologi ; Efektivitas Sorogan dan Bandongan dalam Pembelajaran Pesantren penting dalam mentransmisikan ilmu keagamaan sekaligus membentuk karakter dan akhlak. 3(April), 167–173.

Salam, M. Y., Shidqi, M. H., & Yozi, S. (2025). Tradisi Keilmuan Pesantren Melalui Integrasi Sorogan dan Bandongan dalam Pembelajaran Kitab Kuning di Sumatera Barat. 11(September), 27–45.

Saleh, K., & Arbain, M. (2021). Model Pengembangan Pendidikan Islam Berbasis Blended Learning.

Solihin, M. (2025). Digitalization of Pesantren Education : The Application of Technology and Its Impact. 5(2), 514–523. https://doi.org/10.58737/jpled.v5i2.461

Sulusin, A., & Husni, M. (2025). Melestarikan Tradisi, Merespon, Teknologi: Tinjauan Literatur Inovasi Bandongan dan Sorogan di Era Digital. 04(06), 386–393.

Tiftazani, S., & Purwoko, B. (2025). Inovasi Pembelajaran Menggunakan Hybrid Curriculum di Aqobah Internasional School Jombang. 4(4), 478–490.

Ulfa, M. (2022). Metode Sorogan Kitab Untuk Pemahaman Nahwu ( Imrity) Pondok Pesantren Assunniyah Kencong Jember. 5, 65–82.

Zuhri, A. (2026). Implementasi Metode Sorogan Dalam Peningkatan Kemampuan Membaca Dan Memahami Kitab Kuning Santri Di Pondok Pesantren Al Hidayah Kalisari Lampung Tengah. 08(2), 1–7.

Published
2026-07-07
How to Cite
Khoirun Nisaa, Samsul Susilawati, Nurlaeli Fitriah, & Junaidi. (2026). METODOLOGI PEMBELAJARAN SOROGAN DAN BANDONGAN DALAM TRADISI STUDI ISLAM PESANTREN DI INDONESIA. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 12(02), 240 - 254. https://doi.org/10.36989/didaktik.v12i02.15905