ETIKA DAN PROFESIONALISME GURU DALAM PEMBELAJARAN DIGITAL: TANTANGAN INTERAKSI DAN PENGELOLAAN DISIPLIN SECARA ETIS

  • Salsa Dwi Lestari Universitas Islam Negeri KH Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Minkhatul Maula iin Universitas Islam Negeri KH Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Hilda Kamilatul Maola Universitas Islam Negeri KH Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Nur Khasanah Universitas Islam Negeri KH Abdurrahman Wahid Pekalongan
Keywords: teacher ethics, professionalism, digital learning, ethical discipline, digital literacy.

Abstract

 

This study examines teacher ethics and professionalism in digital learning, particularly regarding the challenges of interaction and ethical discipline management. Technological developments have shifted learning communication patterns from face-to-face to virtual interactions, presenting both convenience and new challenges, such as reduced social closeness, communication misunderstandings, digital distractions, privacy violations, and unethical behavior in the digital space. This study used a qualitative approach with a literature review method. Data were collected from relevant journal articles, books, and academic documents, then analyzed descriptively and interpretively. The results of the study indicate that digital ethics, teacher professionalism, and character education based on Islamic moral values ​​and ethics are important factors in maintaining the quality of online learning interactions. Teachers serve not only as instructors but also as role models, moral guides, and behavioral directors of students so that they are able to be ethically disciplined in the use of technology. Therefore, strengthening digital literacy, teacher role models, and collaboration between schools, parents, and students are strategic steps in creating safe, dignified, and effective digital learning.
Keywords: teacher ethics, professionalism, digital learning, ethical discipline, digital literacy.
ABSTRAK
Penelitian ini membahas etika dan profesionalisme guru dalam pembelajaran digital, khususnya terkait tantangan interaksi serta pengelolaan disiplin secara etis. Perkembangan teknologi telah mengubah pola komunikasi pembelajaran dari tatap muka menjadi interaksi virtual yang menghadirkan kemudahan sekaligus persoalan baru, seperti berkurangnya kedekatan sosial, kesalahpahaman komunikasi, distraksi digital, pelanggaran privasi, dan perilaku tidak etis di ruang digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Data dikumpulkan dari artikel jurnal, buku, dan dokumen akademik yang relevan, kemudian dianalisis secara deskriptif-interpretatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa etika digital, profesionalisme guru, serta pendidikan karakter berbasis nilai moral dan akhlak Islami merupakan faktor penting dalam menjaga kualitas interaksi pembelajaran daring. Guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai teladan, pembimbing moral, dan pengarah perilaku peserta didik agar mampu berdisiplin secara etis dalam penggunaan teknologi. Oleh karena itu, penguatan literasi digital, keteladanan guru, serta kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan peserta didik menjadi langkah strategis dalam menciptakan pembelajaran digital yang aman, bermartabat, dan efektif.

Kata Kunci: etika guru, profesionalisme, pembelajaran digital, disiplin etis, literasi digital.

References

Amahoru, et al. 2024. Psikologi Pendidikan Dalam Inklusi Siswa Berkebutuhan Khusus Di Era Digital : Studi Literatur Tentang Membngun Lingkungan Belajar Yang Responsif. Jurnal Penelitian Dan Pengabdian, 4(2), 182 189.

Andiyani, et al. (2024). Problematika Dan Penaganan Bullying Dan Cyberbullying Di Era Digital Melalui Edukasi Guru. Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat, 7(1), 467-478 DOI:https://doi.org/10.33474/ji pemas.v7i2.21726

Bidin, H., Mukhlis, I., & Zagladi, A. N. (2023). Multi-method Approach for Qualitative Research: Literature Review with NVivo 12 Pro Mapping. Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 11(3). 872-879

DOI: 10.20961/jkc.v11i3.80748

Efendi, S., & Zulhendra, D. (2024). Strategi Pengembangan Profesionalisme Pendidik di Era Digital. ARINI: Jurnal Ilmiah Dan Karya Inovasi Guru, 1(1), 53–66.

Haryono, et al. (2024). New Paradigm Metode Penelitian Kepustakaan (Library Research) di Perguruan Tinggi. An-Nuur : The Journal Of Islamic Studies, 14(1), 1-9

DOI: https://doi.org/10.58403/a nnuur.v14i1.391

Kartika Sulistioningrum, M. H. (2025). Peran Etika Profesi dalam Meningkatkan Kualitas dan Integritas Guru di Era Globalisasi. JIT: Jurnal Ilmu Tarbiyah, 04(02), 31–38. https://doi.org/https://doi.org/10.66237/jit.v4i2.126

Nugraha, A. A. (2025). Etika guru di tengah budaya ‘ Viral ’ dan tuntutan konten edukatif di media sosial. Maliki Interdisciplinary Journal (MIJ), 3, 611–615.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Pedoman Perlindungan Data Peserta Didik dalam Pendidikan Digital. Jakarta: Kemendikbudristek.

Kominfo. (2021). Literasi Digital: Panduan bagi Pelajar dalam Penggunaan Internet Secara Aman dan Bijak. Jakarta: Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Marief, et al. (2024). Mengenal Dan Mencegah Cyberullying : Tantangan Dunia Digital. Jurnal Of Education Reserch, 5(3), 4002-4010

DOI:https://doi.org/10.37985/je r.v5i3.1295

Munianti, S. (2022). Pentingnya Pengembangan Kompetensi Guru Di Era Digital. JSG: Jurnal Sang Guru, 1(3), 230-234.

Nugraha, A. A. (2025). Etika guru di tengah budaya ‘ Viral ’ dan tuntutan konten edukatif di media sosial. Maliki Interdisciplinary Journal (MIJ), 3, 611–615.

Rafi, M. D., Tsabitah, R., & Anta, P. (2026). Etika Komunikasi Digital di Era Media Sosial : Prinsip , Tantangan , dan Implikasinya bagi Interaksi Akademik. JINTACT Journal of Interactive Communication: Public Relations, and Broadcasting, 1(1), 52–62.

Sholikhah, et al. (2025). Pengenalan Teknologi Digital Dan Etika Online Melalui Posasi (Poster Edukasi) Sebagai Upaya Pencegahan Cyberbullying Di Kalangan Siswa MTs Al-Ittihad. Jurnal Inovasi dan Pengabdian Masyarakat, 4(1), 46-6. https://ejournal.yasinalsys.org/ aldyas

Subhan, et al. (2023). Sinergitas Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Meminimalisir Tindakan Cyberbullying Di Dunia Digital. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Dan Politik. 1(2), 96-110. DOI: https://doi.org/10.61476/p4647 r60

Tarigan, Syaipul Puad. (2025). Tinjauan Hukum Pidana Terhadap Cyberbullying Dalam Dunia Pendidikan Tinggi : Upaya Pencegahan Melalui Pendidikan Etika Digital. Jurnal Dunia Pendidikan, 5(6), 2763- 2773.DOI:https://doi.org/10.55 081/jurdip.v5i7.4404

UNESCO. (2021). Digital Safety in Education: Protecting Students’ Data and Privacy. Paris: UNESCO.

UNICEF. (2020). Children’s Rights in the Digital World. New York: UNICEF

Penggunaan, P., Pemanfaatan, D. A. N., Adhe, K. R., & Shofiyah, N. C. (2022). Pelatihan penggunaan dan pemanfaatan paudpedia untuk pengembangan literasi digital guru. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(3), 80–86.

Widyati, et al. (2026). Implementasi Etika Dan Pendidikan Membangun Karakter Di Era Digital. Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 12(1), 86-101 DOI:https://doi.org/10.36989/di daktik.v12i01.11361

Winarno, et al. (2024). Urgensi Pembelajaran Etika Digital Sebagai Upaya Pencegahan Cyberbullying Di Perguruan Tinggi. Jurnal Civic Education, 8(2), 92-108. DOI: https://doi.org/10.53682/jce.v8i 2.10445

Published
2026-06-25
How to Cite
Salsa Dwi Lestari, iin, M. M., Hilda Kamilatul Maola, & Nur Khasanah. (2026). ETIKA DAN PROFESIONALISME GURU DALAM PEMBELAJARAN DIGITAL: TANTANGAN INTERAKSI DAN PENGELOLAAN DISIPLIN SECARA ETIS. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 12(02), 164 - 177. https://doi.org/10.36989/didaktik.v12i02.15681