ANALISIS KESULITAN MEMBACA PEMULA SISWA KELAS I SD ISLAM NURUL QUR’AN KUDU GENUK SEMARANG

  • Yuni Dwi Sri Handayani Universitas PGRI Semarang
  • Sukamto Universitas PGRI Semarang
  • Mei Fita Asri Untari Univeristas PGRI Semarang
Keywords: Analisis kesulitan membaca kelas I SD

Abstract

Latar belakang dalam penelitian ini adalah Membaca permulaan (Depdikbud, 1991) termasuk jenis-jenis pengajaran membaca dan menulis. Sedangkan menurut (Tarigan,1979) membaca permulaan adalah mengasosiasikan lambang tulisan sebagai proses mencocokkan huruf atau melafalkan yang ditempuh sebagai langkah yang pertama. Fokus penelitian ini adalah Faktor apa saja yang mempengaruhi kesulitan membaca pada siswa kelas I SD Islam Nurul Qur’an Kudu Semarang? Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah menganalisis kesulitan membaca pemula pada siswa kelas I SD Islam Nurul Qur’an Kudu Semarang. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Guru Kelas I, dan Siswa Kelas I SD Islam Nurul Qur’an Kudu Semarang. Teknik pengumpulan data ini dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang dapat disampaikan adalah siswa yang belum lancar membaca harus selalu berusaha untuk bisa serta lebih rajin dan semangat untuk membiasakan membaca, perhatian serta dorongan dari orang tua juga merupakan hal yang sangat penting dalam suatu pembelajaran membaca, oleh karena itu siswa kelas I SD Islam Nurul Qur’an Kudu Genuk Semarang dapat membaca dengan baik dan lancar.

References

Abadi, Machrus. 2018. Penggembangan Strategi Leadership Pembelajaran Membaca Pemula untuk Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. 1(2):4-8.
Abdurrahman, Mulyono. (2012). Anak Berkesulitan Belajar: Teori, Diagnosis, dan Remediasinya. Jakarta:Rineka Cipta.
Aisyah, S., Yarmi, G., Sumantri, M. S., & Iasha, V. (2020). Kemampuan Membaca Permulaan Melalui Pendekatan Whole Language di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 4(3), 637– 643. https://doi.org/10.31004/basicedu.v4i3.393.
Akhadiah Sabarti. 1991. Bahasa Indonesia 1. Jakarta: Depdikbud.
Aulina, C. N. 2012. Pengaruh Permainan dan Penguasaan Kosakata Terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Anak Usia 5-6 Tahun. Pedagogia. 1(2): 131-134.
Burmeister, Lou E. (1978). Reading Strategies for Middle and Secondary School
Teachers. Massachusetts Addison-Wesley Publishing Company.
Depdikbud. (1994). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Depdiknas. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia No. 2 Tahun 1989 Tentang Sistem Pendidikan Nasional (SISDIKNAS). Jakarta: Depdiknas.
Fauzi.(2018). Karakteristik Kesulitan Belajar Membaca Pada Siswa Kelas Rendah Sekolah Dasar. PERSPEKTIF Ilmu Pendidikan. Vol. 32 No. 2Hamalik, Oemar. 1994. Media Pendidikan, Bandung: PT Citra Aditya Bakti
Moloeng, Lexy, J., 2007, Metode Penelitian Kualitatif, PT. Remaja Rosdakarya, Bandung.
Nursalim, N., & Sudibyo, D. (2018). PENGEMBANGAN EGRA UNTUK MENGUKUR KEMAMPUAN BACA TULIS SISWA SD KELAS AWAL DI DAERAH PINGGIRAN DAN TERPENCIL 30 SEKOLAH DASAR KABUPATEN SORONG. Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat, 1(1), 6-14.
Pratiwi, M.I & Nastitie, A.V. (2017). Analisis Kesulitan Siswa Dalam Membaca Permulaan di Kelas Satu Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Vol. 26. No. 1, 69-71.
Spache, George D. (1962). Is This a Breakthrough in Reading?, in The Reading
Teacher pp. 258-263
Published
2023-09-30
How to Cite
Yuni Dwi Sri Handayani, Sukamto, & Mei Fita Asri Untari. (2023). ANALISIS KESULITAN MEMBACA PEMULA SISWA KELAS I SD ISLAM NURUL QUR’AN KUDU GENUK SEMARANG. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 9(04), 490 - 497. https://doi.org/10.36989/didaktik.v9i04.1517