PERAN KETELADANAN PENGASUH TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER SANTRIWATI DI PONDOK PESANTREN MODERN AL-AMANAH KOTA BAUBAU

  • Siti Asyah Uswatun Hasanah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari
Keywords: Character Education, Caregiver Modeling, Islamic Boarding School, Uswah Hasanah

Abstract

The moral crisis among contemporary students due to the imbalance between cognitive and affective orientations demands the repositioning of Islamic boarding schools (pesantren) as centers of excellence (the best practice) for character education. This study aims to comprehensively analyze the pattern of female students' character building, the implementation of caregivers' modeling, and its subsequent impacts at Pondok Modern Putri Al-Amanah Liabuku, Baubau City. Employing a descriptive qualitative approach with field research method, primary data were collected over four months (October–January 2026) via passive participant observation and in-depth interviews with 4 caregivers and 14 final-year KMI students selected through purposive sampling. Data analysis followed the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña. The results indicate that character building is holistically integrated through seven operational pillars: direction, training, assignment, habituation, monitoring, uswah hasanah (exemplary modeling), and humanistic-individual approaches. The direct modeling by caregivers in manifesting religious values, manners (adab), honesty, patience, care, and consistency (istiqamah) acts as the most determinant variable. Through social mimicry mechanisms, the consistent behavior of caregivers significantly enhances the students' religiosity, responsibility, and self-regulation. Conversely, inconsistencies between caregivers' words and actions potentially trigger moral confusion. This study implies the critical importance of caregivers transforming themselves into living models to sustain the effectiveness of the dormitory educational ecosystem.

References

Amri, M., Baso, A., & Assaad, M. (2020). Pengaruh keteladanan guru terhadap akhlak peserta didik kelas IX MTs As’adiyah Puteri 1 Sengkang Kabupaten Wajo. Jurnal Pendidikan Islam, 9(1), 1–12.

Arifin, M. (2022a). Peran kegiatan pelatihan dalam membentuk karakter santri di pesantren. Jurnal Pendidikan Karakter, 12(1), 45–58.

Arifin, M. (2022b). Penerapan pendekatan humanis dalam pendidikan karakter di pondok pesantren. Jurnal Pendidikan Islam, 8(2), 145–158.

Bandura, A. (1977). Social learning theory. Prentice-Hall.

Effendi, F., dkk. (2020). Pendidikan karakter berbasis pesantren: Menumbuhkan nilai-nilai integritas dan tanggung jawab melalui kegiatan harian santri. Deepublish.

Fadilah, N. (2022). Keteladanan dalam pendidikan karakter santri di pesantren. Pustaka Ilmu.

Ghazali, A. H. A. (2005). Ihya ulumuddin (Jilid 3). Darul Fikr.

Hanafiah, Y., dkk. (2021). Aku bangga menjadi guru: Peran guru dalam penguatan nilai karakter peserta didik. UAD Press.

Harita, A., Fadilah, R. N., & Suryani, R. (2022). Internalisasi nilai-nilai moral dalam pendidikan karakter perspektif Thomas Lickona. Kencana.

Hasanah, L. (2022). Peran keteladanan guru dalam pembentukan karakter santri di pondok pesantren. Jurnal Pendidikan Islam, 13(1), 112–123.

Hasanah, U. (2022). Peran keteladanan guru dalam membentuk karakter santri di lingkungan pesantren. Deepublish.

La Fua, J., Nurlila, R. U., Gunawan, F., & Wekke, I. S. (2018). Islamic education on formation of environmental awareness in pondok pesantren. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 156(1), 012035. https://doi.org/10.1088/1755-1315/156/1/012035

Lickona, T. (1991). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. Bantam Books.

Majid, A., & Andayani, D. (2012). Pendidikan karakter perspektif Islam. PT Remaja Rosdakarya.

Mulyani, S. R., Fauziah, S., & Rahmawati. (2022). Strategi komunikasi verbal dan nonverbal dalam meningkatkan skill public speaking santri SMK Life Skill Kendari. Jurnal Meyarsa, 3(1), 20–31.

Mulyasa, E. (2012). Manajemen pendidikan karakter. Sinar Grafika Offset.

Nurlatifah, R. (2020). Transformasi karakter santri melalui keteladanan pengasuh di pesantren. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(2), 101–115.

Putra, A. T. A. (2025). Metodologi penelitian kuantitatif dan kualitatif teoretis & praktis. Amerta Media.

Putra, A. T. A., & Sufiani. (2023). Strategi guru PAI dalam meningkatkan minat belajar siswa mata pelajaran PAI di SD Negeri 21 Kendari. Journal of Islamic Education, 3(1), 15–28.

Rohmah, N. (2019). Pendidikan akhlak perspektif Al-Ghazali. Deepublish.

Samani, M., & Hariyanto. (2017). Konsep dan model pendidikan karakter. PT Remaja Rosdakarya.

Sugiyono. (2014). Metode penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Suryadi. (2020). Strategi pembentukan karakter di lembaga pendidikan berbasis pesantren. PT Remaja Rosdakarya.

Yasin, M., Arifin, Z., & Nurhadi, D. (2022). Pengawasan dan keteladanan dalam pembentukan karakter santri di pesantren. UIN Maliki Press.

Yustahar. (2022). Keteladanan guru dalam membentuk karakter kejujuran santri di lingkungan pesantren [Tesis tidak diterbitkan]. UIN Sunan Kalijaga.

Zubaedi. (2011). Desain pendidikan karakter: Konsepsi dan aplikasinya dalam lembaga pendidikan. Kencana Prenada Media Group.

Published
2026-06-13
How to Cite
Siti Asyah Uswatun Hasanah. (2026). PERAN KETELADANAN PENGASUH TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER SANTRIWATI DI PONDOK PESANTREN MODERN AL-AMANAH KOTA BAUBAU. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 12(02), 178 - 188. https://doi.org/10.36989/didaktik.v12i02.15020