PENGARUH PERMAINAN EDUKATIF DAN PENDAMPINGAN KELUARGA TERHADAP PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR ANAK SEKOLAH MINGGU DI HKBP RESSORT SIMANGAMBAT TAPANULI SELATAN
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh: 1) permainan edukatif terhadap peningkatan motivasi belajar anak sekolah minggu di HKBP Ressort Simangambat Tapanuli Selatan; 2) pendampingan keluarga terhadap peningkatan motivasi belajar anak sekolah minggu di HKBP Ressort Simangambat Tapanuli Selatan; dan 3) permainan edukatif dan pendampingan keluarga secara bersama-sama terhadap peningkatan motivasi belajar anak sekolah minggu di HKBP Ressort Simangambat Tapanuli Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif deskriptif. Populasi adalah seluruh anak sekolah minggu HKBP Simangambat, Kabupaten Tapanuli Selatan usia 9-12 tahun yakni sebanyak 64 orang dan penelitian ini adalah penelitian populasi. Uji coba instrumen dilakukan kepada 30 orang siswa diluar sampel penelitian. Sehingga diketahui bahwa semua instrumen penelitian dinyatakan valid dan reliabel karena telah memenuhi kriteria nilai validitas dan reliabilitas. Data dikumpulkan dengan angket tertutup sebanyak 53 item. Hasil analisis data menunjukkan bahwa: 1) nilai thitung = 4,953 > ttabel = 2,000 dan nilai Fhitung > Ftabel yaitu 24,530 > 3,15 dengan demikian diketahui bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara permainan edukatif terhadap peningkatan motivasi belajar anak sekolah minggu di HKBP Ressort Simangambat Tapanuli Selatan. Pengaruh tersebut yakni sebesar 28,3%, 2) nilai thitung = 4,914 > ttabel = 2,000 dan nilai Fhitung > Ftabel yaitu 24,150 > 3,15 dengan demikian diketahui bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara pendampingan keluarga terhadap peningkatan motivasi belajar anak sekolah minggu di HKBP Ressort Simangambat Tapanuli Selatan. Pengaruh tersebut yakni sebesar 28,0%, dan 3) nilai Fhitung > Ftabel yaitu 15,262 > 3,15 dengan demikian diketahui bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara permainan edukatif dan pendampingan keluarga bersama-sama terhadap peningkatan motivasi belajar anak sekolah minggu di HKBP Ressort Simangambat Tapanuli Selatan. Pengaruh tersebut yakni sebesar 33,4% dengan demikian Ha diterima dan H0 ditolak.
References
Anthony, M. J. (2001). Introducing Christian education: Foundations for the twenty-first century. Grand Rapids: Baker Academic.
Arikunto, S. (2018). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Depdiknas. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
Homrighausen, E. G., & Enklaar, I. H. (2007). Pendidikan agama Kristen. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Hurlock, E. B. (2012). Perkembangan anak (Terjemahan). Jakarta: Erlangga.
Konfessi HKBP. (2002). Konfessi HKBP. Pematangsiantar: Percetakan HKBP.
Majid, A. (2013). Strategi pembelajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Piaget, J. (1977). The development of thought. New York: Viking Press.
Sardiman, A. M. (2016). Interaksi dan motivasi belajar mengajar. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Sardiman, A. M. (2017). Interaksi dan motivasi belajar mengajar. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Sirait, J. E., & Marbun, P. (2022). Guru profesional, inspiratif, dan menyenangkan. Yogyakarta: Andi.
Siregar, R. (2020). Peran keluarga dalam pendidikan iman anak. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Soemanto, W. (2012). Psikologi pendidikan: Landasan kerja pemimpin pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.
Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suherman. (2019). Model pembelajaran kreatif dan edukatif bagi anak. Bandung: Alfabeta.
Sujiono, Y. N. (2013). Konsep dasar pendidikan anak usia dini. Jakarta: Indeks.
Susanto, A. (2017). Pendidikan anak usia dini: Konsep dan teori. Jakarta: Bumi Aksara.
Widodo, H. (2022). Psikologi perkembangan anak dan remaja. Yogyakarta: Deepublish.











