ANALISIS KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS DALAM KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERDIFERENSIASI METODE GALLERY WALK PADA SISWA SEKOLAH PERTAMA NEGERI 30 KABUPATEN MUARO JAMBI
Abstract
This research was motivated by the low critical thinking skills of class VII A students in the subject of Islamic Religious Education and Character Education at Junior High School 30 Muaro Jambi Regency. The low level of critical thinking skills was indicated by students’ lack of ability to analyze learning materials, express opinions, provide logical reasons for their answers, and solve problems related to the lesson material. Therefore, an appropriate learning method is needed to improve students’ critical thinking skills, one of which is differentiated learning through the Gallery Walk method. This study aims to analyze students’ critical thinking skills in the teaching and learning process of Islamic Religious Education through differentiated learning using the Gallery Walk method for class VII A students at Junior High School 30 Muaro Jambi Regency. This research used a qualitative approach with a descriptive research type. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, and documentation. The research subjects consisted of Islamic Religious Education teachers and class VII A students. Data analysis was conducted through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study showed that the implementation of differentiated learning using the Gallery Walk method was able to improve students’ critical thinking skills. This could be seen from the increased ability of students to ask questions, provide responses, analyze learning materials, participate in discussions, express logical opinions, and collaborate in groups to complete learning tasks. In addition, differentiated learning helped teachers adjust learning strategies according to students’ characteristics and learning needs, making the learning process more active, interactive, and meaningful. Supporting factors in implementing this method included teacher creativity, student cooperation, and a conducive learning environment, while the inhibiting factors included limited learning time and differences in students’ levels of understanding of the material.
Keywords: Critical Thinking Skills, Differentiated Learning, Gallery Walk Method, Islamic Religious Education and Character Education.
References
Anonim. (2010) Al-Qur’an Tajwid dan Terjemah. Bandung: Sygma Examedia Arkanleema.
Anonim. (2020) Pedoman Penulisan Skripsi. Jambi: Anugerah Pratama Press.
Ambarita dan Simanullang. (2023) Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi. Indramayu: Adab.
Amin dan Sumendap, L.Y. (2022) 164 Model Pembelajaran Kontemporer. Bekasi: Pusat Penerbitan LPPM Universitas Islam 45.
Apriyantini dan Sukendra. (2023) Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi Berbantuan E-LKPD untuk Meningkatkan Berfikir Kritis Matematika Siswa. Jurnal Widyadari, 24(01).
Arswimba, dkk. (2023) Prosiding Seminar Nasional Sosial dan Humaniora “Mengembangkan Kehidupan Berbangsa yang Lebih Beradab. Yogyakarta: Sanata Darma University Press.
Aryani, D.W. (2023) Pembelajaran Bediferensiasi, Implementasi dan Praktik Baik pda Mapel IPS Kelas VII Kurikulum Merdeka. Semarang: Cahya Ghani Recovery.
Asfiati. (2020) Visualisasi dan Virtualisasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Jakarta: Kencana.
Ayatullah. (2020) Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di Madrasah Aliyah Palapa Nusantara. Jurnal Pendidikan dan Sains, 02(02).
Bayumi, dkk. (2021). Penerapan Model Pembelajaran Berdiferensiasi. Yogyakarta: Deepublish.
Dengo, F. (2018) Penerapan Metode Gallery Walk dalam Meningkatkan Hasil Belajar Peserta didik pada Pembelajaran IPA. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 06(01).
Dirjo, dkk. (2023) Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMAS Bina Putera-Kopo. Fikrah Journal of Education, 07(01).
Djiwandono dan Yulianto. (2023) Penelitian Kualitatif itu Mengasyikkan. Yogyakarta: ANDI. Ahyar, J., Mulbar, U., & Ariswan, A. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif: Konsep dan Penerapan. Makassar: CV Nur Lina.
Hayati, Y. (2022) Asyiknya Belajar Daring “Why Not”. Lombok Tengah: Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia .
Hotimah, D.H. (2022) Teks Laporan Hasil Observasi dan Teks Eksposisi. Bogor: Guepedia.
Ibda dan Wijanarko. (2023) Pendidikan Inklusi Berbasis GEDSI (Gender Equality, Disability and Social Inclusion. Bantul: Mata Kata Inspirasi.
Indarta, dkk. (2022) Relevansi Kurikulum Merdeka Belajar dengan Model Pembelajaran Abad 21 dalam Perkembangan Era Society 5.0. Jurnal Ilmu Pendidikan, 04(02).
Izzah, F.N. dkk. (2022) Analisis Faktor-Faktor Pemicu Turunnya Keaktifan Siswa dalam Proses Pembelajaran Mata Pelajaran IPA di Masa Pandemi. E-Jurnal Pendidikan Sains, 10(01).
Kharis, A. (2019) Upaya Peningkatan Keaktifan Siswa Melalui Model Pembelajaran Picture and Picture Berbasis IT pada Tematik. Jurnal Mimbar PGSD Undiksha, 07(03).
Khristiani, dkk. (2021) Model Pengembangan Pembelajaran Berdiferensiasi (Differentiated Instruction). Jakarta: Kemendikbudristek.
Komarudin. (2016) Upaya Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar PAI Materi Poko Al-Qur’an Surat At-Tin Melalui Model Pembelajaran Make a Match. Suradadi: Self Publishing.
Kusuma, dkk. (2023). Lesson Study untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa dalam Implementasi Kurikulum Merdeka, Journal of Education Action Research, 07(02).
Marlina. (2019) Panduan Pelaksanaan Model Pembelajaran Berdiferensiasi di Sekolah Inklusif. Padang: PLB FIB UNP.
Marteja. S. (2020) Model Pembelajaran Gallery Walk pada Mata Pelajaran Jurnal Khusus Perusahaan Dagang di SMAN 1 Rejang Lebong. Jurnal Pendidikan Ekonomi UM Metro, 08(01).
Maulida, dkk. (2017) Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Gallery Walk untuk Meningkatkan Hasil Belajar Geografi Siswa Kelas X-B SMA Negeri 7 Takengon. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi FIKP Unsyiah, 02(02).
Narwati. (2021) Penerapan Metode Gallery Wallk
.











