Pengembangan Media Busy - Sensory Board untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Slow Learner
Abstract
Abstract
Fine motor development is an important aspect of supporting the independence of early childhood, particularly for children with slow learner characteristics who tend to experience delays in small muscle coordination. This study aims to develop a busy - sensory board as a learning medium to support the improvement of fine motor skills in slow learner children. The research employed a Research and Development (R&D) method with a single subject, a child aged 4 years and 4 months. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using a descriptive qualitative approach. The results indicate a gradual improvement in the child’s fine motor skills, as evidenced by the transition from full dependence to greater independence in activities such as opening and closing bottles, pulling zippers, and pinching objects. In addition, the child’s sensory responses also showed positive development. Therefore, the busy - sensory board can be considered an effective medium for stimulating fine motor development in slow learner children.
Keywords: fine motor skills, slow learner, busy board, sensory board, learning media
Abstrak
Perkembangan motorik halus merupakan aspek penting dalam menunjang kemandirian anak usia dini, terutama pada anak dengan karakteristik slow learner yang cenderung mengalami keterlambatan dalam koordinasi otot kecil. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media busy - sensory board dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak slow learner. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan subjek tunggal seorang anak usia 4 tahun 4 bulan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan analisis data secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan motorik halus secara bertahap, ditandai dengan perubahan dari ketergantungan penuh menjadi lebih mandiri dalam aktivitas seperti membuka tutup botol, menarik resleting, dan menjepit benda. Selain itu, respons sensori anak juga mengalami perkembangan positif. Dengan demikian, media busy - sensory board terbukti efektif sebagai alat stimulasi motorik halus bagi anak slow learner.
Kata kunci: motorik halus, slow learner, busy board, sensory board, media pembelajaran
References
Cameron, Claire E., Laura L. Brock, William M. Murrah, Lindsay H. Bell, Samantha L. Worzalla, David Grissmer, and Frederick J. Morrison. 2012. “Fine Motor Skills and Executive Function Both Contribute to Kindergarten Achievement.” Child Development 83(4):1229–44.
Damayanti, Nadia, Dina Rahayu, Meisya Florencia De Langgut, Joni Tito, and Romiaty Romiaty. 2025. “MENGENAL SLOW LEARNER: TANTANGAN DAN STRATEGIPEMBELAJARAN.” JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI 1(2):72–80.
Juniarti, Yenti, Icam Sutisna, Dwi Puji Lestari, and Denok Dwi Anggraini. 2025. “Development of Sensory Board Media in Rhythm Relay Activities to Stimulate Sensorimotor Skills in Early Childhood.” EduBasic Journal : Jurnal Pendidikan Dasar 7(1):87–98.
Liftianah, Vivian, Ni Islamiyah, Prodi Pendidikan, Islam Anak, Usia Dini, Universitas Islam, Negeri Sunan, and Ampel Surabaya. 2024. “Sensory Board Dalam Mengembangkan Kemampuan Kognitif Anak Disabilitas Tunanetra.” 10(2):85–91.
Lubans, David R., Philip J. Morgan, Dylan P. Cliff, Lisa M. Barnett, and Anthony D. Okely. 2010. “Fundamental Movement Skills in Children and Adolescents: Review of Associated Health Benefits.” Sports Medicine 40(12):1019–35.
Malik, Najma Iqbal, Ghazala Rehman, and Rubina Hanif. 2012. “Effect of Academic Interventions on the Developmental Skills of Slow Learners.” Pakistan Journal of Psychological Research 27(1).
Mualli, Chusnul, Moh Rofiki, Feriska Listrianti, and Miri Jufria Vinori. 2022. “Concentration of Children ’ s Learning in Motor- Sensory Play Management Development Framework.” 6(5):3807–16. doi: 10.31004/obsesi.v6i4.2140.
Noor, Triana Rosalina. 2023. “Optimalisasi Aktivitas Pengembangan Motorik Halus Anak Usia Dini Usia 3-4 Tahun.” Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini 7(4):4336–48. doi: 10.31004/obsesi.v7i4.3600.
Rohmah, Umi. 2025. “Perkembangan Dan Pendidikan Kemampuan Kognitif Anak Usia Dini.” Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini 9(1):130–38. doi: 10.31004/obsesi.v9i1.5918.
Sugiyono, P. D. 2019. “Metode Penelitian Pendidikan (Kuantitatif, Kualitatif, Kombinasi, R&D Dan Penelitian Pendidikan).” Metode Penelitian Pendidikan 67(2019):18.
Sunandari, Ifa, Sita Awalunisah, and Andi Agusniatih. 2025. “Pengembangan Media Busy Board Untuk Mengembangkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 4-5 Tahun Di TK Alkhairaat Malino Mamboro.” Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini 9(5):1861–73. doi: 10.31004/obsesi.v9i5.7209.
Suratin, Dwi, and Choirun Nisak Aulina. 2025. “Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 4-5 Tahun Melalui Bermain Pasir Ajaib.” Journal of Education Research 0738(1):131–38.











