Analisis Kelayakan Finansial dan Strategi Pengembangan Usaha Kuliner (Studi Kasus pada Warung Bakso Mas Ronggo di Medan)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menilai kelayakan finansial secara komprehensif dan merumuskan strategi pengembangan usaha mikro kuliner, dengan studi kasus pada Warung Bakso Mas Ronggo di Medan. Pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain studi kasus digunakan. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan pemilik, dan dokumentasi, serta dilengkapi data sekunder dari BPS Medan dan literatur terkait. Analisis kelayakan finansial menggunakan Net Present Value (NPV), Profitability Index (PI), Payback Period (PP), dan Break-Even Point (BEP), sedangkan analisis strategis menggunakan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan seluruh indikator finansial melampaui batas kelayakan: PI sebesar 2,39 (>1), Payback Period sekitar 5,02 bulan (<1 tahun), laba bersih bulanan Rp49.777.500, dan BEP sekitar Rp56.400.000 per bulan, jauh di bawah proyeksi pendapatan Rp139.500.000. Analisis SWOT mengungkap kekuatan strategis pada lokasi, harga, dan konsistensi produk. Disimpulkan bahwa Warung Bakso Mas Ronggo layak secara finansial dan layak dijalankan. Rekomendasi utama meliputi optimalisasi pemasaran digital melalui media sosial dan platform pesan-antar, penambahan variasi menu secara berkala, serta penerapan sistem manajemen keuangan digital yang terstruktur
References
Badan Pusat Statistik Kota Medan. (2024). Pertumbuhan ekonomi dan statistik demografi Kota Medan 2021–2024. BPS.
Garrison, R. H., Noreen, E. W., & Brewer, P. C. (2021). Managerial accounting (17th ed.). McGraw-Hill Education.
Heizer, J., Render, B., & Munson, C. (2020). Operations management: Sustainability and supply chain management (13th ed.). Pearson Education.
Hidayah, N., & Fauzi, A. (2023). Strategi pengelolaan usaha makanan dalam meningkatkan pendapatan UMKM. Jurnal Ekonomi Pembangunan.
Hidayat, R., & Santoso, B. (2020). Analisis kelayakan usaha pada sektor kuliner UMKM di Indonesia. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 8(2), 120–130.
Kasmir. (2019). Studi kelayakan bisnis (Edisi Revisi). Kencana.
Mulyadi. (2018). Akuntansi biaya (Edisi 5). Unit Penerbit dan Percetakan Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen YKPN.
Prasetyo, A., & Lestari, D. (2019). Pengaruh strategi pemasaran terhadap keputusan pembelian pada usaha makanan. Jurnal Ilmu Manajemen, 7(1), 45–53.
Prasetyo, A., & Setiawan, D. (2023). Peran UMKM dalam perekonomian Indonesia dan strategi pengembangannya. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia.
Putra, I. G. N., & Dewi, L. P. (2022). Analisis aspek keuangan dalam menentukan kelayakan usaha mikro kecil menengah. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 11(1), 30–40.
Putri, N. A., & Wijaya, A. (2022). Pengaruh kualitas produk dan pelayanan terhadap kepuasan konsumen pada usaha kuliner. Jurnal Ilmu Manajemen.
Rahmawati, E., & Nugroho, A. (2018). Pengaruh kualitas produk dan harga terhadap kepuasan pelanggan pada usaha kuliner. Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis, 13(2), 150–160.
Sari, M., & Handayani, T. (2020). Studi kelayakan bisnis pada usaha makanan cepat saji di kota besar. Jurnal Bisnis dan Manajemen, 14(2), 89–98.
Siregar, R. T., & Lubis, H. (2023). Analisis manajemen usaha kuliner skala kecil menengah. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Wibowo, S., & Utami, N. (2021). Analisis SWOT dalam pengembangan usaha kecil menengah di bidang kuliner. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 10(3), 210–218.











