PERBANDINGAN PERENCANAAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA PADA KURIKULUM 2013 DAN KURIKULUM MERDEKA
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan perencanaan pembelajaran Bahasa Indonesia pada Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik studi literatur dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pada aspek tujuan pembelajaran, perangkat, pendekatan, dan sistem penilaian. Kurikulum 2013 menggunakan RPP yang terstruktur dengan pendekatan saintifik, sedangkan Kurikulum Merdeka menggunakan modul ajar yang lebih fleksibel dan berpusat pada peserta didik. Dengan demikian, Kurikulum Merdeka dinilai lebih adaptif terhadap kebutuhan pembelajaran, meskipun keberhasilannya bergantung pada kesiapan guru.
References
Anggito, A., & Setiawan, J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. CV Jejak.
Anggraeni, S. A., & Nurazizah, S. (2024). Konsep dasar perencanaan pembelajaran. Karimah Tauhid, 3(5), 5548–5562.
Agustina, L., Wagiran, W., & Zulaeha, I. (2022). Keselarasan KI dan KD Kurikulum 2013
pada buku Bahasa Indonesia materi teks deskripsi kelas VII SMP. Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 10(1), 45–55.
Fauzi, A. (2024). Implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran. Jurnal Pendidikan Indonesia, 13(1), 45–54.
Fauziah, D. R., Iskandar, S., Rosmana, P., Oktafrina, A., Pratiwi, K., & Nurfaoziah, K. (2023). Pembaruan pembelajaran dengan Kurikulum Merdeka. Al Qodiri: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan, 21(2), 355–371.
Flick, U. (2018). An introduction to qualitative research (6th ed.). SAGE Publications.
Hardini, A. T. A., & Yulia, H. (2022). Peningkatan kreativitas guru SD dalam pembelajaran untuk mengeliminir learning loss pasca COVID-19. International Journal of Community Service Learning, 6(4), 466–479.
Hikmah, D. N., & Azmah, N. (2025a). Analisis perbandingan modul ajar dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dalam Kurikulum Merdeka. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 3(1), 88–94.
Hikmah, D. N., & Azmah, N. (2025b). Penggunaan modul ajar dalam Kurikulum Merdeka. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 3(1), 88–94.
Inayah, R. (2024). Peran tenaga pendidik dalam meningkatkan kreativitas siswa di era Kurikulum Merdeka. Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan, 3(4), 219–230.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2013a). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 54 Tahun 2013 tentang Standar Kompetensi Lulusan Pendidikan Dasar dan Menengah. https://share.google/4EnHBTuCVBWPzqM7h
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2013b). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 64 Tahun 2013 tentang Standar Isi Pendidikan Dasar dan Menengah. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. https://luk.staff.ugm.ac.id/atur/bsnp/Permendikbud64-2013StandarIsi.pdf
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2013c). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 65 Tahun 2013 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah. https://peraturan.go.id/id/permendikbud-no-65-tahun-2013
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2013d). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 66 Tahun 2013 tentang Standar Penilaian Pendidikan. https://share.google/bJW6fl15l1xEHKXRP
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2021). Panduan pengembangan kurikulum operasional di satuan pendidikan. Kemendikbudristek.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2022a). Panduan pembelajaran dan asesmen Kurikulum Merdeka. https://share.google/tBIFN6LLZ3bEzoBlQ
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2022b). Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2022. https://jdih.kemdikbud.go.id
Khadijah, S., Puspita, T., & Hasnah, M. (2023). Perencanaan pembelajaran Madrasah Ibtidaiyah. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 2(12), 5208–5220.
Kurniawati, J. (2021). Definisi perencanaan pembelajaran. Program Studi S1 Pendidikan Teknik Bangunan, Universitas Negeri Jakarta, 1–3.
Manalu, J. B., Sitohang, P., & Henrika, N. H. (2022). Pengembangan perangkat pembelajaran Kurikulum Merdeka belajar. Prosiding Pendidikan Dasar, 1(1), 80–86.
Mardiana, M., & Emmiyati, E. (2024). Implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran: Evaluasi dan pembaruan. Jurnal Review Pendidikan Dasar, 10(2), 121–127.
Manurung, F. B., & Saragih, R. B. (2024). Analisis RPP Kurikulum 2013 dengan modul ajar Kurikulum Merdeka. Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan, 4(2), 462–480.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). SAGE Publications.
Nafi’ah, N., et al. (2024). Implementasi Kurikulum Merdeka berbasis konstruktivisme. Jurnal Pendidikan Indonesia, 13(1), 45–56.
Nasution, W. N. (2017). Perencanaan pembelajaran: Pengertian, tujuan dan prosedur. Ittihad, 1(2), 185–195.
Rahmadayanti, D., & Hartoyo, A. (2022). Potret Kurikulum Merdeka. Jurnal Basicedu, 6(4), 7174–7187.
Rahmalia, S. M., & Sabila, N. D. (2024). Perencanaan pembelajaran: Pengertian, fungsi dan tujuan. Karimah Tauhid, 3(5), 6014–6023.
Sari, F. I., Sunendar, D., & Anshori, D. (2023). Analisis perbedaan Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 5(1), 146–151.
Shyafitri, M. S., Anggraini, R., & Waroza, D. (2023). Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka. PJPI, 1(3), 483–490.
Sudaryono. (2016). Metode penelitian pendidikan. Prenada Media.
Sufyadi, S., Susanti, E., Wahyuni, S., & Dewi, L. (2021). Panduan pengembangan kurikulum operasional di satuan pendidikan. Kemendikbudristek.
Suhendra, A. (2019). Implementasi Kurikulum 2013 dalam pembelajaran SD/MI. Prenada Media.
Sukarni. (2023). Asesmen formatif dalam Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan, 9(1), 56–64.
Zaini, H. (2015). Karakteristik Kurikulum 2013 dan KTSP. El-Idare: Journal of Islamic Education Management, 1(1), 15–31.











