MENURUNNYA AKTIVITAS FISIK SISWA AKIBAT GAYA HIDUP DIGITAL DI ERA MODERN
Abstract
Perkembangan teknologi digital di era modern telah membawa perubahan signifikan terhadap pola hidup siswa, khususnya dalam penggunaan perangkat digital seperti gawai, media sosial, dan permainan daring. Perubahan ini berdampak pada menurunnya aktivitas fisik siswa yang berpotensi memengaruhi kebugaran jasmani dan kesehatan secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya hidup digital terhadap tingkat aktivitas fisik siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, kuesioner, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian adalah siswa sekolah menengah yang aktif menggunakan perangkat digital dalam kehidupan sehari-hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas penggunaan perangkat digital yang tinggi berkorelasi dengan rendahnya tingkat aktivitas fisik siswa. Sebagian besar siswa lebih banyak menghabiskan waktu untuk aktivitas sedentari dibandingkan melakukan aktivitas fisik terstruktur maupun olahraga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa gaya hidup digital menjadi salah satu faktor utama penyebab menurunnya aktivitas fisik siswa di era modern, sehingga diperlukan upaya kolaboratif antara sekolah, keluarga, dan lingkungan untuk mendorong pola hidup aktif dan sehat.
References
Trost, S. G. (2019). Physical activity epidemiology. Human Kinetics.
Winarno, M. E. (2020). Metodologi penelitian dalam pendidikan jasmani. Universitas Negeri Malang Press
Bailey, R. (2019). Physical education and sport in schools: A review of benefits and outcomes. Journal of School Health, 89(9), 1–10.
Biddle, S. J. H. (2019). Sedentary behavior. American Journal of Preventive Medicine, 56(6), 1–3.
Chen, S., Sun, H., Zhu, X., & Chen, A. (2019). Physical activity, physical fitness, and academic achievement in students: A systematic review. Journal of Teaching in Physical Education, 38(2), 1–12.
Donnelly, J. E. (2018). Physical activity, fitness, cognitive function, and academic achievement in children. Medicine & Science in Sports & Exercise, 48(6), 1197–1222.
Guthold, R., Stevens, G. A., Riley, L. M., & Bull, F. C. (2020). Global trends in insufficient physical activity among adolescents. The Lancet Child & Adolescent Health, 4(1), 23–35.
Hallal, P. C. (2020). Physical inactivity: Pandemic or endemic? The Lancet, 380(9838), 247–257.
Kurniawan, R., & Wibowo, S. (2021). Hubungan screen time dengan tingkat aktivitas fisik siswa SMP. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 17(2), 85–94.
Lubans, D. R., et al. (2016). Physical activity for cognitive and mental health in youth. Preventive Medicine, 66, 57–65.
Ridgers, N. D. (2019). Reducing sedentary behaviour in children. Sports Medicine, 49(5), 1–9.
Sallis, J. F. (2021). Physical activity behaviors. Annual Review of Public Health, 42, 21–36.
Strong, W. B. (2018). Evidence based physical activity for school-age youth. Journal of Pediatrics, 146(6), 732–737.
Telama, R. (2018). Physical activity from childhood to adulthood. American Journal of Preventive Medicine, 44(2), 1–8.
Tremblay, M. S. (2017). Sedentary behaviour research network (SBRN). International Journal of Behavioral Nutrition and Physical Activity, 14, 75.
Warburton, D. E. R. (2020). Health benefits of physical activity. Canadian Medical Association Journal, 174(6), 801–809.
Zimmerman, F. J. (2018). Children’s media use and sedentary behavior. American Journal of Preventive Medicine, 54(2), 1–7.
World Health Organization. (2019). Guidelines on physical activity, sedentary behaviour and sleep for children. WHO.
World Health Organization. (2020). Guidelines on physical activity and sedentary behaviour. WHO.
World Health Organization. (2022). Global status report on physical activity 2022. WHO.











