KAJIAN ORIENTALIS TERHADAP HADIS: ANALISIS KRITIK METODOLOGIS DAN IMPLIKASINYA TERHADAP STUDI HADIS KONTEMPORER
Abstract
Kajian orientalis terhadap hadis berkembang pesat dan memengaruhi wacana akademik modern, terutama terkait otentisitas, transmisi, dan penanggalan hadis. Perdebatan ini menuntut telaah metodologis yang adil agar kritik yang muncul dapat dipahami secara ilmiah tanpa menegasikan tradisi kritik hadis klasik. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan menganalisis pendekatan metodologis orientalis dalam studi hadis, mengkritisi asumsi dasarnya, serta memetakan implikasinya bagi perkembangan studi hadis kontemporer. Metode Penelitian: Penelitian menggunakan metode kualitatif berbasis studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif-analitis dan kritik metodologis, melalui penelaahan karya-karya orientalis dan respons sarjana Muslim kontemporer. Hasil Penelitian: Temuan menunjukkan orientalis cenderung menekankan kritik historis, skeptisisme sumber, serta rekonstruksi transmisi berbasis kronologi, sementara tradisi ulumul hadis menekankan verifikasi sanad-matan, integritas periwayat, dan uji kesahihan internal. Dialog metodologis menghasilkan peluang integrasi: pemanfaatan kritik sejarah untuk konteks sosial, tanpa mengabaikan perangkat kritik hadis klasik. Kesimpulan: Kritik orientalis perlu dibaca sebagai tantangan akademik yang mendorong penyempurnaan metodologi studi hadis kontemporer melalui pendekatan integratif dan proporsional.
References
Anwari, A. U. M. Al, Trenggono, M. I., & Asyahudi, M. F. (2024). Reexamining the Credibility of the Joseph Schacht Concept of Sanad Hadith. Jurnal Living Hadis.
Azam, S. A., Azmi, A. S., & Yusoff, M. F. M. (2025). Analisis Kritikal Pemikiran Schacht Terhadap Autentisiti Hadis: Joseph Schacht’s Perspective on the Authenticity of Ḥadīth: A Critical Appraisal. Journal of Hadith Studies, 139–152.
Budiman, A. (n.d.). Membaca Ulang Studi Hadis Di Barat: Analisis Shifting Paradigm Terhadap Evolusi Kritik Orientalis. Al-Mu’tabar, 5(1), 628965.
Creswell, J. W. (2020). Research design: pendekatan kualitatif, kuantitatif, dan mixed.
Fadhil, H. M., & Imtyas, R. (2023). THE IMPLEMENTATION THEORY OF ISNAD CUM MATN HARALD MOTZKI: A HADITH STUDY ON ADMIRING ARABS. Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin, 9(01), 1–16.
Leaman, O. (2022). Routledge handbook of Islamic ritual and practice. Routledge New York.
Nugroho, S. W. (2021). Dinamika Kajian Orientalis Terhadap Eksistensi Hadis Awal Abad Hijriah: Studi Pemikiran Harald Motzki Terhadap al-Musannaf ‘Abd Al-Razzaq. Diya Al-Afkar: Jurnal Studi Al-Quran Dan Al-Hadis, 9(01), 123–144.
Nurhayati, Lias Hasibuan, K. I. R. (2021). Determinas Minat Belajar Dan Sikap Tehadap Prestasi Belajar Melalui Kreativitas Mahasiswa. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952., 3(10), 2013–2015.
Nurhayati, N., & Rosadi, K. I. (2022). Determinasi Manajemen Pendidikan Islam: Sistem Pendidikan, Pengelolaan Pendidikan dan Tenaga Pendidikan Islam. International Edition, 3(1), 451–464.
Pahrudin, A. (2023). Kontribusi Orientalis terhadap Studi Hadis Kontemporer Di Indonesia: Teori, Respons dan Sikap Sarjana Hadis. Refleksi: Jurnal Kajian Agama Dan Filsafat, 22(2), 257–278.
Ridlo, M. A. (2024). Dramaturgi Sejarah Wacana Studi Hadis Orientalis. El-Sunnah: Jurnal Kajian Hadis Dan Integrasi Ilmu, 5(2), 263–285.
Rivana Dinda Mahyuni, N. (2025). UJI KOMPETENSI GURU. 5(1), 44–51.
Safitri, D., Marna, S. M., & Amin, A. S. (2023). Metodologi Pembacaan Kritis Atas Kajian Orientalis Terhadap Hadis:(Studi Metodologi M. Muṣṭafā al-A’ẓami dalam Mengkritik Pandangan Hadits Orientalis). Madinah: Jurnal Studi Islam, 10(1), 11–29.
Sugiyono. (2022). Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. CV. Alfabeta, Bandung, 25.
Ulin, I., Elua, A. S., & Cakti, A. P. W. (2025). The Dialectics of Hadith Authenticity: An Epistemological Dispute between Juynboll and Mustafa al-ʿAzami: Dialektika Otentisitas Hadis: Pergulatan Epistemologis antara Juynboll dan Mustafa al-ʿAzami. Takwil: Journal of Quran and Hadith Studies, 4(1), 53–71.
Wahyuddin, I., & Syauqani, S. (2025). Orientalisme Dalam Kajian Hadis: Telaah Historis, Ruang Lingkup, Dan Pemikiran Kaum Orientalis Terhadap Tradisi Hadis Nabi. DIRAYAH: Jurnal Ilmu Hadis, 5(02), 190–205.
Yahya, M. (2024). From Joseph Schacht to GHA Juynboll on the Common Link Theory. Jurnal Studi Sosial Keagamaan Syekh Nurjati, 4(1), 91–111.
Zainuddin, Z. (2022). Examining the Development of Hadith Interpretation: Insights from Abu Rayyah, Juynboll, & Zakaria Ouzon. Criticism, 165, 2.











