PENGARUH SANITASI LINGKUNGAN DAN AKSES AIR BERSIH TERHADAP STUNTING PADA SISWA SEKOLAH DASAR

  • Nida Nabilah Limas Universitas Primagraha
  • Anna Maria Oktaviani Universitas Primagraha
  • Sulistiawati Universitas Primagraha
Keywords: Stunting, environmental saitation, clean water access, elementary school students

Abstract

Stunting is a chronic nutritional problem that remains prevalent among elementary school children and can have long-term impacts on health, learning capacity, and overall human resource quality. Environmental factors, particularly sanitation conditions and access to clean water, play a crucial role in supporting optimal child growth and development. This study aimed to analyze the influence of environmental sanitation and access to clean water on the occurrence of stunting among elementary school students. A quantitative approach with a cross-sectional design was employed in this study. The research participants consisted of 60 elementary school students from SDN Citerep. Stunting status was determined through anthropometric measurements based on height-for-age standards, while data on environmental sanitation and access to clean water were collected using structured questionnaires completed by parents or guardians. Data analysis was conducted using descriptive and analytical methods through cross-tabulation to examine the distribution and associations between variables. The results showed that the prevalence of stunting among elementary school students was 30.0%. Stunting was more frequently observed among students living in environments with poor sanitation, where 14 out of 30 students were classified as stunted, compared to those with good sanitation conditions. In addition, a higher proportion of stunting cases was found among students with inadequate access to clean water, with 13 out of 25 students experiencing stunting, compared to students who had adequate access to clean water. These findings indicate that environmental sanitation and access to clean water are influential factors associated with the occurrence of stunting among elementary school students. Therefore, stunting prevention efforts should adopt an integrated approach that not only focuses on improving nutritional intake but also emphasizes the improvement of environmental sanitation and the expansion of adequate clean water access in both household and school settings.

References

(Nuryanti et al., 2024) Nuryanti, E., Novita, A., & Nency, A.. Hubungan Pola Sanitasi Air Bersih, Tindakan dan Perilaku Merokok Orang Tua Terhadap Stunting Pada Balita Usia 12-59 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Sukanagara Tahun 2024. Jurnal Kesehatan Perintis, 11, 101-112.

(Soraya et al., 2022) Soraya, S., Ilham, I., & Hariyanto, H.. Kajian Sanitasi Lingkungan Terhadap Kejadian Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Tuan Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Jurnal Pembangunan Berkelanjutan, 5, 98-114.

(Mizan & Farisni, 2023) Mizan, Y., & Farisni, T. N.. KEBERHASILAN DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING PADA BALITA DI GAMPONG MEUNASAH KRUENG KECAMATAN BEUTONG KABUPATEN NAGAN RAYA TAHUN 2022. Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh, 1, 12-21.

(R et al., 2021) R, R. Z., Nurlinda, N., Sari, R. W., & Pratiwi, A.. Faktor Risiko Lingkungan yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Cangadi. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 12, 654-663.

(Sasmita et al., 2022) Sasmita, H., Sapriana, S., & Sitorus, S. B. M.. Hubungan Pemanfaatan Sarana Sanitasi Terhadap Kejadian Stunting Tahun 2021. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 17, 38-44.

(Arief et al., 2025) Arief, Y. S., Yunita, F. C., Efendi, F., Nugraha, P. A., Asmarani, N., Lestari, P., & Harmat, B. S.. Social and Environmental Determinants of Childhood Stunting in Indonesia: National Cross-Sectional Study. JMIR Pediatrics and Parenting, 8, e54286.

Aggarwal, R., & Ranganathan, P. (2019). Study designs: Part 2 – Descriptive studies. Perspectives in Clinical Research, 10(1), 34–36.

Ainin, A., Rahman, F., & Putri, D. (2023). Sanitasi lingkungan sebagai faktor risiko stunting pada balita. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 18(2), 145–153.

Arief, R., Sari, M. P., & Nugroho, A. (2025). Stunting dan determinan lingkungan di Indonesia: Analisis Survei Kesehatan Indonesia 2023. Jurnal Gizi Dan Kesehatan Masyarakat, 12(1), 1–10.

Firmansyah, A., & Elina, Y. (2024). Hubungan sanitasi lingkungan dengan kejadian stunting pada anak usia sekolah. Jurnal Ilmu Kesehatan, 9(1), 55–63.

Gea, Y. R., Situmorang, D., & Hutagalung, S. (2023). Akses air bersih dan sanitasi terhadap kejadian stunting pada anak. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 22(1), 45–52.

Lestari, W., Handayani, O. W. K., & Nugraheni, S. A. (2024). Analisis faktor lingkungan terhadap kejadian stunting menggunakan desain potong lintang. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 19(1), 23–31.

Mizan, Y., & Farisni, T. N. (2023). Keberhasilan dalam Upaya Pencegahan Stunting pada Balita di Gampong Meunasah Krueng Kecamatan Beutong Kabupaten Nagan Raya Tahun 2022. Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh, 1, 12–21.

Nizaruddin, N., & Ilham, I. (2022). Metodologi Penelitian Kesehatan Masyarakat. Deepublish.

Nuryanti, E., Novita, A., & Nency, A. (2024). Hubungan Pola Sanitasi Air Bersih, Tindakan dan Perilaku Merokok Orang Tua Terhadap Stunting Pada Balita Usia 12-59 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Sukanagara Tahun 2024. Jurnal Kesehatan Perintis, 11, 101–112.

Oktaviani, A. M., Marini, A., Guru, P., Dasar, S., Primagraha, U., Dasar, P., Jakarta, U. N., Timur, J., Guru, P., Dasar, S., Pelita, U., & Pusat, C. (2022). Pendidikan karakter melalui pembelajaran ips sd.

Rahmawati, D., & Kurniawan, A. (2022). Pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis aktivitas untuk meningkatkan pemahaman siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 7(3), 201–210.

Ranganathan, P., & Aggarwal, R. (2018). Study designs: Part 1 – An overview and classification. Perspectives in Clinical Research, 9(4), 184–186.

Sasmita, H., Sapriana, S., & Sitorus, S. B. M. (2022). Hubungan Pemanfaatan Sarana Sanitasi Terhadap Kejadian Stunting Tahun 2021. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 17, 38–44.

Setia, M. S. (2016). Methodology series module 3: Cross-sectional studies. Indian Journal of Dermatology, 61(3), 261–264.

Soraya, S., Ilham, I., & Hariyanto, H. (2022). Kajian Sanitasi Lingkungan Terhadap Kejadian Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Tuan Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Jurnal Pembangunan Berkelanjutan, 5, 98–114.

Wulandari, R., & al., et. (2023). The effectiveness of picture story cards to improve elementary students’ English vocabulary. International Journal of Educational Research, 12(1), 22–31.

(Ningsih et al., 2023) Ningsih, S., Puspitasari, D. I., Isnaeni, F. N., & Rahayu, S. M.. HUBUNGAN PRAKTIK PEMBERIAN MAKAN DAN HYGIENE SANITASI LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 24-59 BULAN. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 21, 199-206.

(Metriana et al., 2024) Metriana, M., R. Azizah, R. A., Sulistyorini, L., & Agustina, D.. Sanitasi Lingkungan dan Pengelolaan Sampah pada Kejadian Stunting. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 23, 1-8.

(Mia et al., 2021) Mia, H., Sukmawati, S., & Abidin, U. W.. HUBUNGAN HYGIENE DAN SANITASI LINGKUNGAN TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI DESA KURMA. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi

Aggarwal, R., & Ranganathan, P. (2019). Study designs: Part 2 – Descriptive studies. Perspectives in Clinical Research, 10(1), 34–36.

Ainin, A., Rahman, F., & Putri, D. (2023). Sanitasi lingkungan sebagai faktor risiko stunting pada balita. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 18(2), 145–153.

Arief, R., Sari, M. P., & Nugroho, A. (2025). Stunting dan determinan lingkungan di Indonesia: Analisis Survei Kesehatan Indonesia 2023. Jurnal Gizi Dan Kesehatan Masyarakat, 12(1), 1–10.

Firmansyah, A., & Elina, Y. (2024). Hubungan sanitasi lingkungan dengan kejadian stunting pada anak usia sekolah. Jurnal Ilmu Kesehatan, 9(1), 55–63.

Gea, Y. R., Situmorang, D., & Hutagalung, S. (2023). Akses air bersih dan sanitasi terhadap kejadian stunting pada anak. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 22(1), 45–52.

Lestari, W., Handayani, O. W. K., & Nugraheni, S. A. (2024). Analisis faktor lingkungan terhadap kejadian stunting menggunakan desain potong lintang. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 19(1), 23–31.

Mizan, Y., & Farisni, T. N. (2023). Keberhasilan dalam Upaya Pencegahan Stunting pada Balita di Gampong Meunasah Krueng Kecamatan Beutong Kabupaten Nagan Raya Tahun 2022. Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh, 1, 12–21.

Nizaruddin, N., & Ilham, I. (2022). Metodologi Penelitian Kesehatan Masyarakat. Deepublish.

Nuryanti, E., Novita, A., & Nency, A. (2024). Hubungan Pola Sanitasi Air Bersih, Tindakan dan Perilaku Merokok Orang Tua Terhadap Stunting Pada Balita Usia 12-59 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Sukanagara Tahun 2024. Jurnal Kesehatan Perintis, 11, 101–112.

Oktaviani, A. M., Marini, A., Guru, P., Dasar, S., Primagraha, U., Dasar, P., Jakarta, U. N., Timur, J., Guru, P., Dasar, S., Pelita, U., & Pusat, C. (2022). Pendidikan karakter melalui pembelajaran ips sd.

Rahmawati, D., & Kurniawan, A. (2022). Pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis aktivitas untuk meningkatkan pemahaman siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 7(3), 201–210.

Ranganathan, P., & Aggarwal, R. (2018). Study designs: Part 1 – An overview and classification. Perspectives in Clinical Research, 9(4), 184–186.

Sasmita, H., Sapriana, S., & Sitorus, S. B. M. (2022). Hubungan Pemanfaatan Sarana Sanitasi Terhadap Kejadian Stunting Tahun 2021. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 17, 38–44.

Setia, M. S. (2016). Methodology series module 3: Cross-sectional studies. Indian Journal of Dermatology, 61(3), 261–264.

Soraya, S., Ilham, I., & Hariyanto, H. (2022). Kajian Sanitasi Lingkungan Terhadap Kejadian Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Tuan Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Jurnal Pembangunan Berkelanjutan, 5, 98–114.

Wulandari, R., & al., et. (2023). The effectiveness of picture story cards to improve elementary students’ English vocabulary. International Journal of Educational Research, 12(1), 22–31.

Published
2026-01-24
How to Cite
Nabilah Limas, N., Oktaviani, A. M., & Sulistiawati. (2026). PENGARUH SANITASI LINGKUNGAN DAN AKSES AIR BERSIH TERHADAP STUNTING PADA SISWA SEKOLAH DASAR. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 12(01), 130 - 142. https://doi.org/10.36989/didaktik.v12i01.11249