PEMANFAATAN POJOK BACA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN LITERASI MEMBACA SISWADI DESA SUNGAI TERAP
Abstract
Rendahnya tingkat literasi membaca siswa sekolah dasar di Desa Sungai Terap menjadi permasalahan yang perlu mendapatkan perhatian serius. Minimnya minat baca, keterbatasan fasilitas pendukung literasi, serta kurangnya inovasi metode pembelajaran menjadi faktor utama yang mempengaruhi kondisi tersebut. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi membaca siswa melalui pemanfaatan pojok baca sekolah dengan menerapkan metode play based learning. Metode ini dipilih karena mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak. Pelaksanaan kegiatan meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang dilakukan secara partisipatif bersama pihak sekolah dan siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan minat baca, partisipasi aktif siswa, serta kemampuan memahami bacaan secara bertahap. Dengan demikian, pemanfaatan pojok baca berbasis permainan terbukti efektif dalam mendukung peningkatan literasi membaca siswa di Desa Sungai Terap. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pengembangan literasi yang berkelanjutan di lingkungan sekolah dasar.
References
Mulyasa, E. (2018). Menjadi Guru Profesional. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Suyanto, S. (2019). Pembelajaran Anak Usia Dini. Jakarta: Prenadamedia Group.
UNESCO. (2019). Literacy in Education. Paris: UNESCO Publishing.
Jurnal :
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2020). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Sage Publications.
Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah. (2020). Panduan gerakan literasi sekolah di sekolah dasar. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Hidayati, N., & Sari, R. P. (2020). Penguatan budaya literasi membaca melalui pojok baca kelas di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 11(2), 123–132.
Kemendikbud. (2020). Peta jalan pengembangan literasi nasional. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Kurniawan, D., & Lestari, S. (2020). Implementasi pembelajaran berbasis bermain dalam meningkatkan minat baca siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Anak, 6(1), 45–54.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). Sage Publications.
Mulyasa, E. (2020). Menjadi guru profesional: Menciptakan pembelajaran kreatif dan menyenangkan. Remaja Rosdakarya.
OECD. (2020). PISA 2018 results: What students know and can do. OECD Publishing.
Pratiwi, I. A., & Wulandari, D. (2020). Peran pojok baca dalam meningkatkan literasi siswa sekolah dasar. Jurnal Ilmu Pendidikan, 25(3), 201–210.
Sari, M., & Putra, A. (2020). Pembelajaran literasi berbasis permainan untuk siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Humaniora, 8(2), 98–107.
Sugiyono. (2020). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suyanto, S. (2020). Pembelajaran inovatif anak usia sekolah dasar. Prenadamedia Group.
UNESCO. (2020). Global education monitoring report: Inclusion and education. UNESCO Publishing.
Wibowo, A., & Rahmawati, L. (2020). Strategi pengembangan literasi membaca di sekolah dasar melalui media kreatif. Jurnal Pendidikan Indonesia, 9(1), 66–75.











