PENGARUH RUMAH PINTAR OMPU ANGGIAT YAYASAN MUAL HAPISTARAN (RUMPIN) TERHADAP MINAT BACA ANAK-ANAK DI DESA RAHUTBOSI KECAMATAN PANGARIBUAN

  • Eiraen Jane Gultom Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Negeri Medan
  • Silvia Mariah Handayani Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Negeri Medan
Keywords: Smart House, Reading Interest, Children, Nonformal Education

Abstract

This study analyzes the effect of the Ompu Anggiat Smart House of the Mual Hapistaran Foundation (RUMPIN) on children’s reading interest in Rahutbosi Village, Pangaribuan District. A quantitative descriptive method was employed with a total sample of 30 children aged 7–12 years participating in RUMPIN activities. Data were collected using a Likert-scale questionnaire and analyzed through validity and reliability tests, Kolmogorov–Smirnov normality test, simple linear regression, t-test, and coefficient of determination using SPSS. The regression equation (\hat{Y}=6.754+0.899X) with a significance value of 0.000 (<0.05) indicates a positive and significant effect. The (R^2) value of 0.531 implies that RUMPIN accounts for 53.1% of the variance in children’s reading interest. The findings confirm that RUMPIN significantly enhances children’s reading interest.

 

References

Abdul Wahab, M., dkk. (2004). Psikologi: Suatu pengantar dalam perspektif Islam. Jakarta: Kencana.
Choirunnisa, P. (2022). Analisis deskriptif peran Taman Baca Inovator pada kegiatan literasi baca tulis anak usia dini di Kecamatan Bantargebang. Wildan: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran STAI Bani Saleh, 1(1), 1–16.
Djaali. (2014). Psikologi pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Elendiana, M. (2020). Upaya meningkatkan minat baca siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 2(1).
Elfa, L. S., dkk. (2023). Inovasi layanan program Taman Baca Rimba dalam meningkatkan literasi baca tulis anak desa di Kecamatan Sembilan Koto Kabupaten Dharmasraya. Journal of Millennial Community, 5(1), 43–53.
Fina, F., dkk. (2023). Analisis penerapan media literacy cloud terhadap minat baca siswa. JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia), 8(1), 164–171.
Fransisca, E., & Vitaloka, A. (2022). Peran orang tua terhadap kemampuan literasi dini anak di Desa Banturung Kecamatan Bukit Batu.
Handayani, S., dkk. (2022). Faktor yang mempengaruhi motivasi belajar siswa sekolah dasar pada masa pandemi Covid-19. Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran), 6(1).
Hawadi, L. F. (2013). Kebijakan Ditjen PAUDNI dalam penyelenggaraan rumah pintar. Surabaya: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Ikawati, E. (2013). Upaya meningkatkan minat membaca pada anak usia dini. Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan dan Sains, 1(2).
Irfan, M. M. (2023). Strategi dalam meningkatkan minat baca anak. Jurnal Pendidikan Islam, 2(3), 172–177.
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS). (2022). JPIPS, 14(1), 64–72.
Kamah, I. (2012). Pedoman pembinaan minat baca. Jakarta: Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.
Kemendikbud. (2014). Petunjuk teknis pendirian rumah pintar dan tata cara memperoleh dana bantuan program dari Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Listyaningrum, E. M., dkk. (2023). Pembuatan pojok baca dan dekorasi ruang sebagai upaya meningkatkan minat baca anak usia dini. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara, 4(3), 2239–2244.
Mansyur, U. (2018). Korelasi minat baca dengan kemampuan menulis karya tulis ilmiah mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia UMI. Multilingual: Jurnal Kebahasaan dan Kesastraan, 17(1), 11–12.
Nisa, A. (2017). Pengaruh perhatian orang tua dan minat belajar siswa terhadap prestasi belajar ilmu pengetahuan sosial. Faktor: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 2(1), 1–9.
Nurhadi. (2016). Teknik membaca. Jakarta: Bumi Aksara.
Prasetyo, S. U. (2017). Peran perpustakaan Yayasan Setara dalam membina minat baca dan kemampuan baca anak jalanan. Jurnal Ilmu Perpustakaan, 6(1), 411–420.
Rahim, F. (2012). Pengajaran membaca di sekolah dasar. Jakarta: Bumi Aksara.
Rohmaniyah, & Marwiyah. (2020). Peranan taman bacaan masyarakat sebagai sumber belajar Rumah Singgah Anak Mandiri Yogyakarta. Media Pustakawan, 27(1), 14–25.
Rusnaini, Hasibuan, A., dkk. (2022). Implementasi Merdeka Belajar dalam meningkatkan pendidikan nonformal pada daerah tertinggal. Education for All, 11(2), 13–19.
Santoso, H. (2011). Teknik dan strategi dalam membangun minat baca. Malang: Universitas Negeri Malang.
Sinambela, N. L. (2015). Hubungan minat membaca dengan kreativitas siswa kelas II SMP Negeri 5 Yogyakarta. Yogyakarta: Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada.
Sinar. (2018). Metode active learning. Yogyakarta: Deepublish.
Sirait, E. D. (2016). Pengaruh minat belajar terhadap prestasi belajar matematika. Jurnal Formatif, 6(1).
Siregar, A. R. (2008). Upaya meningkatkan minat baca di sekolah. Medan: Manajemen Pengetahuan.
Slameto. (2013). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.
Sudarsana, U. (2014). Pembinaan minat baca. Jakarta: Universitas Terbuka.
Sugiyono. (2015). Metode penelitian kombinasi (mixed methods). Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2017). Metodologi penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Taib, B., dkk. (2022). Analisis peran guru dalam meningkatkan minat baca permulaan pada anak kelompok B di PAUD Terpadu Alkhairaat Skeep. Jurnal Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 9–19.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Published
2026-01-02
How to Cite
Eiraen Jane Gultom, & Silvia Mariah Handayani. (2026). PENGARUH RUMAH PINTAR OMPU ANGGIAT YAYASAN MUAL HAPISTARAN (RUMPIN) TERHADAP MINAT BACA ANAK-ANAK DI DESA RAHUTBOSI KECAMATAN PANGARIBUAN. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 11(04), 244 - 260. https://doi.org/10.36989/didaktik.v11i04.10549