INTERNALISASI NILAI-NILAI LUHUR TENUN IKAT KORKASE AMARASI DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER GENERASI MUDA MELALUI PEMBELAJARAN IPS

  • Glorya Taunino Universitas Nusa Cendana
  • Hiwa Wonda Universitas Nusa Cendana
Keywords: tenun Korkase Amarasi, nilai luhur, pendidikan karakter, ethnopedagogy, pembelajaran IPS.

Abstract

Perkembangan globalisasi dan modernisasi menyebabkan pergeseran nilai di kalangan generasi muda, di mana minat terhadap budaya lokal semakin menurun. Penelitian ini bertujuan untuk menggali nilai-nilai luhur yang terkandung dalam motif tenun ikat Korkase dari Amarasi serta menganalisis relevansinya terhadap pembentukan karakter generasi muda melalui pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) berbasis ethnopedagogy. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) berdasarkan pandangan Zed (2008). Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis isi (content analysis) menurut Krippendorff (2004) untuk menafsirkan makna nilai-nilai yang terdapat dalam simbol dan motif Korkase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tenun Korkase mengandung enam nilai utama, yaitu religiusitas, tanggung jawab, keadilan, persaudaraan, ketulusan, dan cinta budaya. Nilai-nilai ini memiliki relevansi kuat terhadap pembentukan karakter spiritual, sosial, dan moral peserta didik. Melalui penerapan model pembelajaran ethnopedagogy dalam IPS, nilai-nilai Korkase dapat diinternalisasikan secara kontekstual melalui kegiatan reflektif, proyek budaya, dan praktik sosial. Penelitian ini merekomendasikan agar sekolah mengintegrasikan warisan budaya lokal seperti Korkase dalam pembelajaran IPS untuk memperkuat identitas, karakter, dan kebanggaan budaya generasi muda Amarasi.

References

Bandura, A. (1977). Social learning theory. Englewood Cliffs, NJ: Prentice Hall.

Elaine B. Johnson. (2002). Contextual teaching and learning: What it is and why it's here to stay. Thousand Oaks, CA: Corwin Press.

Erikson, E. H. (1968). Identity: Youth and crisis. New York, NY: W. W. Norton & Company.

Fadilah, N., & Lestari, D. (2021). Pembelajaran IPS berbasis ethnopedagogy untuk penguatan karakter siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 6(2), 110–119. https://doi.org/10.29407/jpdn.v6i2.3546

Geertz, C. (1973). The interpretation of cultures. New York, NY: Basic Books.

Hazmi, M. (2022). Nilai-nilai kearifan lokal Sasirangan sebagai sumber belajar IPS. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 31(2), 101–112.

Koentjaraningrat. (1984). Kebudayaan, mentalitet dan pembangunan. Jakarta: Gramedia.

Krippendorff, K. (2004). Content analysis: An introduction to its methodology (2nd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Kusnadi, E. (2020). Internalisasi nilai kearifan lokal dalam pembelajaran berbasis ethnopedagogy. Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran, 4(1), 40–49. https://doi.org/10.23887/jipp.v4i1.25359

Lickona, T. (1991). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. New York, NY: Bantam Books.

Moleong, L. J. (2019). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi Revisi). Bandung: Remaja Rosdakarya.

Namah, J. E. (2020). Resistensi simbolik tenun Korkase pada masyarakat Amarasi. Jurnal Analisa Sosiologi, 9(1), 153–168.

Rokeach, M. (1973). The nature of human values. New York, NY: The Free Press.

Sogen, M. M. B., Sapriya, Supriatna, N., & Komalasari, K. (2024). The values of local wisdom in Amarasi ikat weaving as a source of social studies learning. Jurnal Iqra’: Kajian Ilmu Pendidikan, 9(2), 295–311.

Spranger, E. (1928). Types of men: The psychology and ethics of personality. Halle: Max Niemeyer Verlag.

Supriatna, N. (2019). Pendidikan IPS berbasis kearifan lokal dan ethnopedagogi. Bandung: UPI Press.

Utami, N. A., & Yulistiana. (2018). Tenun ikat Amarasi Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur. E-Journal Pendidikan Tata Busana, 7(2), 1–6.

Wulandari, A., & Nuraeni, A. (2022). Implementasi pembelajaran IPS berbasis kearifan lokal dalam penguatan identitas budaya siswa. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 31(1), 50–58. https://doi.org/10.24036/jpis.v31i1.12432

Zed, M. (2008). Metode penelitian kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Published
2025-12-31
How to Cite
Taunino, G., & Hiwa Wonda. (2025). INTERNALISASI NILAI-NILAI LUHUR TENUN IKAT KORKASE AMARASI DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER GENERASI MUDA MELALUI PEMBELAJARAN IPS. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 11(04), 211 - 224. https://doi.org/10.36989/didaktik.v11i04.10164

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >>