FAKTOR LINGKUNGAN SOSIAL KELUARGA TERHADAP PEMEROLEHAN BAHASA PADA ANAK 4-5 TAHUN
Abstract
Studi ini menyelidiki dampak tingkat kesibukan profesional orang tua terhadap akuisisi bahasa pada anak-anak berusia 4 hingga 5 tahun. Penelitian ini secara khusus membandingkan kompetensi linguistik dua subjek: Qia (4 tahun), yang tumbuh dalam lingkungan keluarga dengan waktu luang orang tua yang substansial, dan Arkan (5 tahun), yang dibesarkan oleh orang tua dengan jadwal kerja yang sangat padat. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, mengadopsi pendekatan studi kasus. Pengumpulan data melibatkan observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis dokumentasi interaksi verbal sehari-hari. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Qia, anak yang diasuh oleh orang tua dengan ketersediaan waktu yang lebih besar, menunjukkan kematangan morfologis dan sintaksis yang lebih unggul, ditandai dengan perbendaharaan kata yang lebih luas dan konstruksi kalimat yang lebih canggih. Sebaliknya, Arkan, yang orang tuanya memiliki tingkat kesibukan kerja yang tinggi, memperlihatkan perkembangan bahasa yang lebih lambat, yang bermanifestasi dalam pelafalan yang kurang optimal dan struktur kalimat yang kurang kompleks. Temuan ini menggarisbawahi krusialnya intensitas dan mutu interaksi verbal dalam lingkungan keluarga sebagai penentu utama dalam mendukung kemajuan bahasa anak. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pemahaman akan peranan aktif dan kehadiran orang tua dalam stimulasi bahasa pada masa kanak-kanak awal.
References
Astuti, E. (2022). Dampak pemerolehan bahasa anak dalam berbicara terhadap peran lingkungan. Educatif Journal of Education Research, 4(1), 87-96. https://doi.org/10.36654/educatif.v4i1.202
Balqis, I. L., Noviyanti, S., & Cindy, C. (2024). Hakikat Pemerolehan Bahasa dan Faktor-faktor Pendukung Pemerolehan Bahasa. Indonesian Research Journal on Education, 4(4), 2247-2253. https://doi.org/10.31004/irje.v4i4.1281
Chaer, Abdul. (2003). Psikolinguistik: Kajian Teoritik. Jakarta: Rineka Cipta.
Dardjowidjojo, Soejono. (2012). Psikolinguistik Pengantar Pemahaman Bahasa Manusia. Jakarta: Yayasan Obot Indonesia.
Fashihudin, A. A., Mariyani, D., Uyun, S. Q., & Hayati, M. (2024). Terhambatnya Pemerolehan Bahasa pada Anak Usia 4-6 Tahun. Jurnal Ilmiah Multidisiplin Ilmu, 1(6), 55-59. https://doi.org/10.69714/tk2g5925
Kridalaksana, Harimurti. (2008). Kamus Linguistik. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Mahsun. (2005). Metode Penelitian Bahasa: Tahapan Strategi, Metode, dan Tekniknya. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Maysaroh, S. S. (2020). Analisis Pemerolehan Bahasa Anak yang Dipengaruhi Oleh Faktor Lingkungan. Parole: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 3(5).
Naibaho, C. N., Tampubolon, F. A., Siburian, Y., & Surip, M. (2025). Pengaruh lingkungan keluarga terhadap perkembangan kemampuan berbahasa anak. Morfologi: Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya, 3(2), 150-161. https://doi.org/10.61132/morfologi.v3i2.1528
Putri, S. W. (2020). Pengaruh Peran Orang Tua dalam Pemerolehan Bahasa pada Anak Usia 4-5 Tahun. Kadera Bahasa, 12(2), 123-133.
Yuliasari, Y., Hidayah, N., & Mahliatussikah, H. (2024). Pemerolehan Bahasa Ibu dalam Perspektif Psikolinguistik: Proses, Faktor, dan Implikasi. ISOLEK: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, Bahasa, dan Sastra, 2(2), 327-343. https://doi.org/10.59638/isolek.v2i2.408
Yusuf, S. (2009). Psikologi Perkembangan Anak & Remaja. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Zakaria, U., & Daud, R. K. (2023). Peran Lingkungan Keluarga dalam Pemerolehan Bahasa Pertama pada Anak. Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Jati, 4(1), 104-110. https://doi.org/10.55943/jipmukjt.v4i1.150
Copyright (c) 2025 Publisher STKIP Subang

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Copyright Notice
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




