ANALISIS FRASE IDIOMATIK BERTEMA KEMATIAN DALAM CERPEN PARADE KEMATIAN KARYA ANA MAULINA
Abstract
Death is a universal theme frequently found in literary works as a reflection of the most essential human experience. The short story Parade Kematian by Ana Maulina presents the concept of death through various idiomatic expressions rich in symbolic and emotional meaning. This study aims to identify and analyze death-themed idiomatic phrases found in the story and to explore their meanings and stylistic functions in constructing the narrative. A descriptive qualitative method was employed using stylistic and contextual semantic approaches. Data were collected through a close reading of the text, identification and classification of idiomatic phrases based on grammatical categories and idiomatic meanings, followed by analysis using idiom theory and connotative semantic interpretation. The results show that twelve death-related idiomatic phrases are used in the story, categorized into nominal, verbal, and adjectival phrases. These idioms serve not only as euphemisms for death but also reinforce the psychological atmosphere of the characters, create dramatic effects, and implicitly convey philosophical and religious messages. This study contributes to linguistic literary studies, particularly in understanding how idiomatic language functions as an aesthetic and expressive tool to depict the existential human experience. The findings of this research enrich the knowledge of idiom function in literary texts and provide a conceptual basis for future research in similar fields.
Keywords: Idiomatic phrases, Death, Short story, Stylistics, Contextual semantics.
ABSTRAK
Kematian merupakan tema universal yang kerap hadir dalam karya sastra sebagai bentuk refleksi atas pengalaman manusia yang paling esensial. Cerpen Parade Kematian karya Ana Maulina menyajikan representasi kematian melalui berbagai ungkapan idiomatik yang sarat makna simbolis dan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis frasa idiomatik bertema kematian yang terdapat dalam cerpen tersebut serta mengungkap makna dan fungsi stilistiknya dalam membangun narasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan stilistika dan semantik kontekstual. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan membaca cermat teks cerpen, mengidentifikasi frasa idiomatik, mengklasifikasikannya berdasarkan kategori gramatikal dan makna idiomatik, serta menganalisisnya menggunakan teori idiom dan semantik makna konotatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua belas frasa idiomatik bertema kematian dalam cerpen tersebut yang terbagi ke dalam frasa nominal, verbal, dan adjektival. Idiom-idiom tersebut tidak hanya berfungsi sebagai eufemisme atas kematian, tetapi juga memperkuat suasana psikologis tokoh, menciptakan efek dramatik, serta menyampaikan pesan filosofis dan religius secara implisit. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap kajian linguistik sastra, khususnya dalam memahami bagaimana bahasa idiomatik digunakan sebagai alat estetis dan ekspresif dalam menyampaikan pengalaman eksistensial manusia. Manfaat dari penelitian ini adalah menambah khazanah pemahaman tentang fungsi idiom dalam teks sastra serta memberikan landasan analitis bagi penelitian sejenis di masa depan.
Kata Kunci: Frase idiomatik, Kematian, Cerpen, Stilistika, Semantik kontekstual.
References
Chaer, A. (2012). Linguistik umum. Jakarta: Rineka Cipta.
Chaer, A., & Agustina, L. (2010). Sosiolinguistik: Perkenalan awal. Jakarta: Rineka Cipta.
Kridalaksana, H. (2011). Kamus linguistik (Edisi ke-4). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Kridalaksana, H. (2013). Pembentukan kata dalam bahasa Indonesia. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Mulyana. (2007). Wacana dan konteks: Telaah pragmatik dan wacana. Yogyakarta: Tiara Wacana.
Nababan, R. (2008). Idiomatic expressions in Indonesian short stories: A semantic and stylistic analysis. Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra, 3(2), 112–121.
Nurgiyantoro, B. (2009). Teori pengkajian fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Ratna, N. K. (2007). Teori, metode, dan teknik penelitian sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Sudaryanto. (2015). Metode dan aneka teknik analisis bahasa. Yogyakarta: Sanata Dharma University Press.
Tarigan, H. G. (2013). Pengajaran semantik. Bandung: Angkasa.
Wijana, I. D. P. (2004). Fungsi bahasa dan ragamnya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Wijana, I. D. P. (2008). Kartun: Studi tentang permainan bahasa. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Copyright (c) 2025 Publisher STKIP Subang

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Copyright Notice
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




