Yulia Marni
Abstract
Fase perkembangan anak sekolah dasar (SD) meliputi periode perkembangan usia 6 hingga 12 tahun, masa ini seringkali disebut sebagai masa kanak-kanak. Pada fase ini, anak-anak akan mengalami banyak perubahan dan perkembangan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk fisik, kognitif, emosional, dan sosial. Adapun manfaat memahami fase dan tugas perkembangan bagi orang tua dan guru, adalah agar dapat lebih memahami kebutuhan dan kecenderungan anak-anak mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan bahasa, emosi, social anak usia 6-12 tahun dalam pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian ini dilakukan melalui studi kepustakaan (library research). Metode yang digunakan adalah pengumpulan data melalui berbagai artikel, jurnal yang ditelusuri melalui Google Scholar, selain itu data juga berasal dari berbagai buku yang relevan dengan penelitian ini. Dengan demikian artikel ini nantinya dapat menjadi acuan bagi guru SD dalam membantu proses kematangan peserta didik dalam mewujudkan proses pembelajaran yang bermakna.Fase perkembangan anak sekolah dasar (SD) meliputi periode perkembangan usia 6 hingga 12 tahun, masa ini seringkali disebut sebagai masa kanak-kanak. Pada fase ini, anak-anak akan mengalami banyak perubahan dan perkembangan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk fisik, kognitif, emosional, dan sosial. Adapun manfaat memahami fase dan tugas perkembangan bagi orang tua dan guru, adalah agar dapat lebih memahami kebutuhan dan kecenderungan anak-anak mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan bahasa, emosi, social anak usia 6-12 tahun dalam pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian ini dilakukan melalui studi kepustakaan (library research). Metode yang digunakan adalah pengumpulan data melalui berbagai artikel, jurnal yang ditelusuri melalui Google Scholar, selain itu data juga berasal dari berbagai buku yang relevan dengan penelitian ini. Dengan demikian artikel ini nantinya dapat menjadi acuan bagi guru SD dalam membantu proses kematangan peserta didik dalam mewujudkan proses pembelajaran yang bermakna.
References
Asrori. (2020). Psikologi Pendidikan Pendekatan Multidisipliner. banyumas: Pena Persada.
Darmiah. (2019). Perkembangan dan faktor-faktor yang Mempengartuhi Emosi Anak MI. Jurnal pendidikan, 94-104.
Endah Ariani Madusari, d. (2016). Guru Pembelajar. Jakarta: Dirjen GTK Kemendikbud.
Fatma Khaulani, N. &. (2020). Fase dan Tugas Perkembangan Anak Sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan dasar, 51-59.
Hartono, S. d. (2006). Perkembangan Peserta Didik . jakarta: Rineka Cipta.
Henni Marsari, N. I. (2021). Perkembangan Emosia Anak Usia Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Tambunsai, 1816-1822.
Ipung Purwati, M. D. (2022). Aanlisis Perkemabnagan Sosial Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Papeda, 95-100.
Isna, A. (2019). Perkemabnagan Bahasa Anak Usia Dini. Jurnal Al Athfal, 65-69.
Marinda, L. (2020). Teori Perkemabangan Kognitif Jean Piaget Dan Problenatikanya Pada Anak Usia Sekolah Dasar. Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) LP2M IAIN, 116-127.
Masganti. (2012). Perkembangan Peserta Dididk. Medan: Perdana Publishing.
Mera Putri Dewi, d. (2020). Perkembangan bahasa, Emosi dan Sosial Anak Usia Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan dasar, 1-11.
Nadhiroh, Y. F. (2017). Pengendalian Emosi. Jurnal kajian keislaman, 53-62.
Nuine, M. L. (2018). Analisis Hubungan Perkembangan Emosional Anak 8-12 Tahun terhadap Kejadian Sibling Rivairy. Jurnal Endurance, 474-482.
Purwoko, M. T. (2017). Studi Kepustakaan Mengenal Landasan Teori dan Praktik Konseling Expressive Writing. Jurnal BK Unesa, 8(1).
Suryana, D. (2016). Stimulus & Aspek Perkemabnagan Anak. jakarta: Kencana.
Trianingsih, R. (2016). Pengantar Praktik Mendidik Anak Usia Sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Guru MI, 197-211.
Yusuf, M. (2014). Metode Penelitian. Jakarta: Kencana.
Yusuf, S. (2012). Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung: PT Remaja Rosda Karya.











