PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN ROLE PLAYING UNTUK MENINGKATKAN SIKAP TOLERANSI KERAGAMAN SUKU BANGSA DAN BUDAYA KELAS V
Abstract
This study is based on the problems found in the fifth grade of SD Negeri Rahayu, namely: (1) students' tolerance is still low; (2) the social studies learning process still takes place in a classical manner (Teacher Center); and (3) lack of utilization of learning models / methods. Thus the purpose of this study are: (1) to describe how the activities of students in learning the tolerance attitude of ethnic diversity and culture by applying the method of role playing; and (2) to describe an increase in the ability of tolerance of class V students by applying the role playing method in learning. The research method used is Classroom Action Research (CAR) with the design of the Kemmis and MC models. Taggart is carried out for two cycles starting from the stages of planning, implementation, observation, and reflection. The subjects in this study were class V SD Negeri Rahayu 2018/2019 academic year, totaling 28 students. The instruments used to collect data in this study are: (1) observation sheet; and (2) questionnaire. The results of the study showed that: (1) in general the activities of fifth grade students in learning Social Sciences regarding the tolerance attitude of ethnic and cultural diversity experienced positive development. This is based on the average activity of students in the first cycle, which is 56% and in the second cycle increases to 90%; and (2) in general the increase in tolerance of ethnic groups and the culture of class V students by using the role playing method in learning Social Sciences experienced positive development. This is based on N-Gain data in cycle I, o, 38 and in cycle II it increases to 0.58. The percentage completeness data obtained in the first cycle is 86%, after reflecting and following up on cycle II it increases very well to 100%.
References
Ahmadi. (2011). Strategi Pembelajaran Sekolah Terpadu. Jakarta: PT. Prestasi Pustaka, hlm. 54
Anshori, S. (2014). Kontribusi Ilmu Pengetahuan Sosial Dalam Pendidikan Karakter. [Online]. Tersedia:
Syekhnurjati.ac.id/jurnal/index.php/edueksos/article/download/363/316. [7 Mei 2018]
Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta, hlm. 211
(2012). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta, hlm. 203
(2013). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta, hlm. 194
Aunurrahman. (2011). Belajar dan Pembelajaran. Bandung: Alfabeta, hlm. 58
Aqib, Z. (2009). Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: CV Yarma Widya, hlm. 41
Baroroh, K. (2011). Upaya Meningkatkan Nilai-Nilai Karakter Peserta Didik Melalui Penerapan Metode Role Playing. [Online]. Tersedia:
https://journal.uny.ac.id/index.php/jep/article/view/793. [6 Juni 2018]
Basari, A. (2013). Meningkatkan Karakter Dan Hasil Belajar Ips Menggunakan Metode Bermain Peran Pada Siswa SD. [Online]. Tersedia:
https://journal.uny.ac.id/index.php/jpe/article/view/2629. [6 Juni 2018]
Daryanto dan Suryatri. (2013). Implementasi Pendidikan Karakter di Sekolah. Yogyakarta: Gava Media, hlm. 70, hlm. 145
Gunawan, R. (2016). Pendidikan IPS. Bandung: Alfabeta, hlm. 17, hlm. 18, hlm. 51
Hamalik, O. (2008). Kurikulum dan pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara, hlm. 57
Hamdani. (2011). Strategi Belajar Mengajar. Bandung : Pustaka Setia, hlm. 87, hlm. 140
Hanafiah, dan Suhana. (2010). Konsep Strategi Pembelajaran. Bandung: PT Refika Aditama, hlm. 23
Ibda, F. (2015). Perkembangan Kognitif: Teori Jean Piaget. Bandung: Alfabeta, hlm. 35
Iskandar, D. dan Narsim. (2015). Penelitian Tindakan Kelas dan Publikasinya. Cilacap: Ihya Media, hlm. 23, hlm. 25, hlm. 26
Kartika, E. (2017). Peningkatan Sikap Menghargai Pendapat dan Prestasi Belajar Menggunakan VCT. [Online]. Tersedia:
http://repository.ump.ac.id/4150/3/Enggar%20Kartika%20Sari_BAB%20II.pdf. [20 Mei 2018]
Kenan, (2014), Upaya Peningkatan Aktivitas Belajar Siswa Melalui Penerapan Metode Penugasan Pada Materi Pokok Menulis di Kelas IV SDN 050649 Simpang Pulau Rambung. [Online]. Tersedia: https://anzdoc.com/jurnal-saintech-vol-no02-juni-2014-issn-no.html [10 Agustus 2018].
Khelmi, D. (2016). Upaya Meningkatkan Sikap Menghargai Prestasi Melalui Penerapan Metode Role Playing. [Online]. Tersedia:
http://repository.ump.ac.id/2052/3/Dea%20Khelmi%20Fahriani_BAB%20II.pdf. [8 Juni 2018]
Kurniawan, A. (2013). Manager dan Supervisior. Yogyakarta: Buku Pintar, hlm. 132
Kusumah, W. dan Dwitagma, D. (2010). Mengenal Tindakan Kelas. Jakarta: Indeks, hlm. 71
Lestari, N. D. (2018). Pentingnya Penggunaan Metode Dalam Proses Pembelajaran. [Online]. Tersedia:
https://www.academia.edu/35238533/PENTINGNYA_PENGGUNAAN_METODE_DALAM_PROSES_PEMBELAJARAN [4 Oktober 2018)
Listanti, A. (2016). Analisis Tindakan Diskriminasi Peserta Didik Di Sekolah Dasar. [Online]. Tersedia:
http://repository.ump.ac.id/2198/2/ANALISA%20LISTANTI%20%3D%20BAB%20I.pdf. [7 Mei 2018]
Majid, A. (2014). Pendidikan Berbasis Ketuhanan. Bogor: Ghalia Indonesia, hlm. 4
Meliana, I. (2015). Pengaruh Metode Contoh Bukan Contoh (Examples Non Examples) Terhadap Kemahiran Menulis Teks Berita Siswa Kelas VIII Sekolah Menengah Pertama Negeri 17 Bintan Tahun Pelajaran 2014/2015. Tanjung Pinang: Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Maritim Raja Ali Haji. [Online]. Tersedia: http://jurnal.umrah.ac.id/wp-content/uploads/gravity_forms/lec61c9cb232a03a96d0947c6478e525e/2015/08/EJOURNAL-IIS-MEILIANA-110388201049-FKIP2015PDF.pdf [7 Mei 2018]
Mudyahardjo, R. (2002). Pengantar Pendidikan. Jakarta: Rajawali Pers, hlm. 6
Natawijaya, R. (2005). Aktivitas Belajar. Jakarta: Depdiknas, hlm. 45
Pagappong, Y. (2015). Peningkatan Disiplin Kerja Pegawai Pada Kantor Kelurahan Harapan Baru Kecamatan Loa Janan Ilir Samarinda Seberang. [Online]. Tersedia: http://ejournal.ip.fisip-unmul.ac.id/site/wp-content/uploads/2015/03/JURNAL%20Rian%20(03-26-15-01-45-47).pdf. [20 Mei 2018]
Purwanti, E. (2016). Penggunaan Metode pengajar Role Playing Pada Pembelajaran IPS di Kelas IV. [Online]. Tersedia:
http://repository.unpas.ac.id/14067/6/BAB%20II.docx. [24 Mei 2018]
Purwanto. (2009). Evaluasi Hasil Belajar. Yogyakarta: Pustaka Belajar, hlm. 45, hlm. 48, hlm. 49, hlm. 51, hlm. 52
(2010). Evaluasi Hasil Belajar. Yogyakarta: Pustaka Belajar, hlm. 112
Putra, W. (2007). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Universitas Terbuka, hlm. 19
Rahyubi, H. (2012). Teori-teori Belajar dan Aplikasi Pembelajaran Motorik. Bandung: Nusa Media, hlm 236
Ridwan. (2004). Belajar Mudah Penelitian untuk Guru-Karyawan dan Peneliti Pemula. Bandung: Alfabeta, hlm. 71
Roestiyah. (2012). Strageti Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta, hlm. 91
Sadulloh, U. (2015). Pengantar Filsafat Pendidikan. Bandung: Alfabeta, hlm. 55
Sagala, S. (2009). Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung: Alfabeta, hlm. 16
(2014). Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung: Alfabeta, hlm. 33, hlm. 37
Salahuddin, A. dkk. (2013). Pendidikan Karakter. Bandung: Pustaka Setia, hlm. 42, hlm. 43
Sanjaya, W. (2009). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Prenada, hlm. 112
Saptono. (2011). Dimensi-Dimensi Pendidikan Karakter: Wawasan, Strategi, dan Langkah Praktis. Jakarta: Esensi, hlm 133
Sardiman, A. M. (2011). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Press, hlm. 100
(2014). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Press, hal. 101
Setyawan, S. (2013). 20 Metode Mengajar Dan Aplikasinya. Jakarta: PT Grasindo, hlm. 98
Sudjana. (2005). Metoda Statistika. Bandung: Tarsito, hlm. 67
Sugiyono. (2007). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta, hlm. 108
(2014). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta, hlm. 207
(2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta, hlm. 142, hlm. 145, hlm. 224, hlm. 244
Suhada, I. (2017). Perkembangan Peserta Didik. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, hlm. 51, hlm. 52
Supardi. (2016). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara, hlm. 194, hlm. 197, hlm. 200
Suhardjono. (2016). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara, hlm. 125, hlm. 126
Supinah dan Parmi. (2011). Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa Melalui Pembelajaran Matematika di SD. Jakarta: Kemendiknas. hlm. 23
Susanto, D. A. (2013). Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta: Prenadamedia Group, hlm.19
Sutikno, S. (2009). Belajar dan Pembelajaran. Bandung: Prospect, hlm. 88
Suyadi. (2013). Strategi Pembeljaran Pendidikan Karakter. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, hlm. 8
Taniredja, T. (2011). Model-Model Pembelajaran Inovatif. Bandung: Alfabeta, hlm. 40, hlm. 42
Undang-Undang Republik Indonesia. No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Penjelasannya. Pen: CV Aneka Ilmu, Cet 1 Tahun 2003
Usman, H. (2011). Manajemen Teori, Praktis, dan Riset Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara, hlm. 6
Wahyuningsih, D & Murwani, S. (2015). Peningkatan Aktivitas Dan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran Biologi Melalui Implementasi Model Numbered Head Together Pada Siswa Kelas Xi Sma Negeri 2 Yogyakarta. [Online]. Tersedia:
http://download.portalgaruda.org/article.php?article=390046&val=447&title=PENINGKATAN%20AKTIVITAS%20DAN%20HASIL%20BELAJAR%20SISWA%20PADA%20PEMBELAJARAN%20BIOLOGI%20MELALUI%20IMPLEMENTASI%20MODEL%20NUMBERED%20HEAD%20TOGETHER%20PADA%20SISWA%20KELAS%20XI%20SMA%20NEGERI%202%20YOGYAKARTA [13 Maret 2018].
Wibowo. (2012). Manajemen Kerja. Jakarta: Raja Grafindo Persanda, hlm. 23, hlm. 34
Widoyoko, E. P. (2016). Evaluasi Program Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Belajar, hlm. 237
Wilis, R. (2011). Teori-Teori Balajar dan Pembelajaran. Bandung: Erlangga, hlm. 2
Yaumi, M. (2014). Pendidikan Karakter: Landasan, Pilar, dan Implementasi. Jakarta: Prenadamedia Group, hlm. 90, hlm. 91, hlm. 92











