PENERAPAN COOPRATIVE LEARNING TIPE MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA SUBTEMA KEBERSAMAAN DALAM KEBERAGAMAN
Abstract
This study aims to improve student learning outcomes by using model Cooperative Learning type Mind Mapping on the theme of togetherness togetherness subtema in Diversity. This research was conducted in the class IV D SDN Komplek Karang Taruna Sari and background of the students who showed less result of study which still low and many criteria of minimal mastery because teacher often use lecture motto which tend to monoton and not yet using model Cooperative Learning Type Mind Mapping which consist of 5 Phases of conveying goals and motivating students, presenting information, organizing students into study groups, guiding study and work groups, and evaluating. Assessment used in this research is Pretest and Posttest test technique to know student learning result of cognitive assessment, attitude assessment, making mind mapping and observation sheet to know teacher and student attitudes during learning process. The results showed an increase in the average of the assessment of learning outcomes. On the cognitive assessment of the average value of cycle I is 69 while the second cycle reached 72.5 and the third cycle reached 74, on the affective assessment of the average value of cycle I is 61 while the second cycle reached 63 and the third cycle reached 74. This shows that the use of model Cooperative Learning Type Mind Mapping can improve student learning outcomes on the theme of togetherness kebersamaa subtema in the diversity of class IV D SDN Komplek Karang Taruna Sari. Thus, the use of Cooperative Learning type Mind Mapping model can be used as one of the learning models to be applied to thematic learning with other themes and subthemes.
References
Kemendikbud.2016) Permendikbud Republik Indonesia No.22 Tahun 2016 tentang Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP).
___________.(2016) Permendik- bud Republik Indonesia No.23 Tahun 2016 tentang Penilaian Pelaksanaan Pembelajaran.
Ade, M. (2010). Membangun Relasi Sosial Melalui Komunikasi Empatik. Jurnal Dakwah dan Komunikasi. 4(1). 14-31. http://scholar.googleusercontent.com/scholar?q=cache:SnYH8Eoj1TgJ:scholar.google.com/+membangun+relasi+sosial+melalui+komunikasi+empatik&hl=en&as_sdt=0,5. (Diakses tanggal 10 Mei 2017).
Afid Burhanuddin (2013) Instrumen Penelitian.Diakses dari halaman web tanggal 3 juni 2017 dari: https://afidburhanuddin.wordpress.com/2013/05/21/pengumpulan-data-dan-instrumen-penelitian-3/
Agustina Zubair. (2006, September). Komunikasi. Diakses dari laman web https://meiliemma.wordpress.com/2006/09/27/kuliah-23-pengantar-ilmu-komunikasi-ms-agustina-zubair/.
Anugrah Dino. (2014, April). Komunikasi. Diakses dari laman web http://www.anugerahdino.com/2014/04/faktor-faktor-penghambat-komunikasi.html
Aqib, Zainal. (2011). Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: Yrama Widya.
Anggari St,dkk. (2015). Buku Guru Indahnya Kebersamaan. Jakarta : Pusat Kurikulum dan Pembukuan Balitbang Kemebdikbud.
Anggari St,dkk. (2015). Buku Siswa Indahnya Kebersamaan. Jakarta : Pusat Kurikulum dan Pembukuan Balitbang Kemebdikbud.
Arikunto, S. (2012). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara
Anita Lie. (2008). Cooperative Learning. Jakarta: PT Grasindo.
Dr. Nunuk Suryani, & Dr.Leo Agung S, M.Pd (2012). Strategi Belajar MengajarYogyakarta: ombak
Dr. Sauri S .(2013). Pengembangan Strategi Pendidikan Berbahasa Santun di Sekolah. Sofyan Sauri.1(22).45-53. scholar.googleusercontent.com/scholar?q=cache:8oOxVzE6SdQJ:scholar.google.com/+sikap+santun&hl=en&as_sdt=0,5.(Diakses tanggal 9 Mei 2017).
Dr. Sauri S.(2013). Membangun Profesionalisme Guru Berbasis Nilai Bahasa Santun Bagi Pembinaan Kepribadian Bangsa yang Bijak. Sofyan Sauri.1(22).45-53. scholar.googleusercontent.com/scholar?q=cache:DAwuGw6L3_4J:scholar.google.com/+sikap+santun&hl=en&as_sdt=0,5
(Diakses tanggal 10 Mei 2017). Fatoni. (2016, April). Sintak-Sintak Pembelajaran Cooperative Learning. Diakses dari alamat web https://fatonipgsd071644221.wordpress.com/2010/01/12/sintaks-tahapan-model-model-pembelajaran/.
FKIP Universitas Pasundan. (2017). Panduan Praktek Pengalaman Lapangan. Universitas Pasundan Bandung.
FKIP Universitas Pasundan. (2017). Panduan Penulisan Karya Tulis Ilmiah (KTI). Universitas Pasundan Bandung.
Fransisca, T. (2008). Meningkatkan Pemahaman dan Retensi Siswa Melalui Pembelajaran Berbasis Teknologi Multimedia Interaktif. Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi. 1(2). 19-26. http://scholar.googleusercontent.com/scholar?q=cache:MUDtQ892xt4J:scholar.google.com/+jurnal+pendidikan+teknologi+informasi+dan+komunikasi&hl=en&as_sdt=0,5. (Diakses tanggal 8 Mei 2017).
Heriawan, A, dkk. (2012). Metodologi Pembelajaran. Banten: PL3G.
Huda, M. (2014). Cooperative Learning. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Huda, M. (2014). Model-model Pengajaran dan Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Isjoni, (2011). Cooperative Learning. Bandung: Alfabeta.
Jamil, S. (2016). Strategi Pembelajaran. Yogyakarta: Ar-ruzz Media.
Jufri, W.(2017). Belajar dan Pembelajaran SAINS. Bandung: Pustaka Reka Cipta.
Kosasih, (2014). Strategi Belelajar dan Pembelajaran Implementasi Kurikulum 2013. Bandung: Yrama Widya.
Kusnawan, D. (2013). Analisis Belajar Program Perbaikan Pada Program Pengayaan. Depok: Luxima.
P. S, M. (2012). Pengembangan Model Pembelajaran Fisika Berbasis Problem Solving Untuk Meningkatkan Kemampuan Metakognisi dan Pemahaman Konsep Mahasiswa. JurnalPendidikan Fisika Indonesia. 8(1). 152-160. https://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/JPFI/article/view/2155. (Diakses tanggal 8 Mei 2017).
Rini Andriani. (2017, Mei). Model Pembelajaran Mind Mapping. Diakses dari web http://www.duniapembelajaran.com/2015/02/prosedur-model-pembelajaran-mind-mapping.html.
Sherly Rachma Sanie. (2012, Desember). Faktor yang Mempengaruhi Belajar. Diakses dari laman web http://sherlyrachmasanie.blogspot.co.id/2012/12/faktorfaktor-yang-mempengaruhi-belajar.html
Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta
Suyadi,M.Pd.I, (2012). Strategi Pembelajaran Pendidikan Karakter. Jakarta: Rosda.
Suyadi,M.Pd.I, (2012). Pembelajaran Pendidikan Karakter. Jakarta: Rosda.
Slavin, R. (2015). Cooperative Learning. Bandung: Penerbit Nusa Media
Sudjana, N. (2016). Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Trianto,M.Pd, (2009), Mendesain Model Pembelajaran inovatif-progresif.Jakarta: Kencana
Trianto,M.Pd, (2009),Model-Model Pembelajaran Inovatif Berorientasi Konstruktivistik.Jakarta: Prestasi Pustaka.
Wahyu, I, N. (2013). Pengaruh Implementasi Pendekatan Proses Berbasis Lingkungan Siswa Kelas V MIN Banyubiru Negara. E-journal Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Ganesha. 3(1). 1-10. http://119.252.161.254/e-journal/index.php/jurnal_pendas/article/view/601. (Diakses tanggal 10 Mei 2017).
Wardani. (2014). Hakikat Penelitian Tindakan Kelas. Diakses dari halaman web tanggal 19 mei 2017 dari:
http://repository.ut.ac.id/4153/1/IDIK4008-M1.pdf
Wibawa, S. (2014). Penelitian Tindakan Kelas. Diakses dari halaman web tanggal 20 mei 2017 dari:
http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/pengabdian/dr-sutrisna-wibawa-mpd/penelitian-tindakan-kelas-plpg2012.pdf











