MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS-GAMES-TOURNAMENTS UNTUK PENCAPAIAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA

  • Muhamad Taufik Maulidin STKIP Subang
Keywords: Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT, Kemampuan Komunikasi Matematis siswa

Abstract

Kemampuan komunikasi sangat penting dalam pembelajaran, yaitu pertama matematika pada dasarnya adalah bahasa, artinya matematika bukan sekedar alat bantu berpikir, alat untuk menemukan pola, menyelesaikan masalah atau mengambil kesimpulan akan tetapi matematika merupakan pangkat yang tidak dapat dinilai, karena dapat mengkomunikasikan berbagai jenis ide secara jelas dan ringkas. Kedua belajar matematika merupakan bentuk kegiatan sosial, artinya sebagai aktivitas sosial dalam pembelajaran matematika sehingga tercipta wahana interaksi antar siswa dan juga komunikasi antar guru dengan siswa. Rendahnya komunikasi matematis salah satunya disebabkan oleh faktor siswa-siswa dalam pembelajaran identik hanya melihat dan mengikuti temannya yang dianggap baik di dalam kelas dan metode yang digunakan guru dalam pembelajaran terkesan kurang menyenangkan bahkan membosankan. Melalui model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournaments siswa diharapkan siswa terlibat aktif dalam proses belajar, mereka akan lebih mampu membangun gagasan, ide, konsep matematika dan komunikasi matematis. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk: 1) mengetahui pencapaian kemampuan komunikasi matematis siswa setelah menggunakan kooperatif tipe TGT lebih baik daripada yang menggunakan pembelajaran cara konvensional, 2) mengetahui respon siswa terhadap pembelajaran dengan menggunakan pembelajaran kooperatif tipe TGT. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 5 Purwakarta. Dengan sampel penelitian siswa kelas VIII SMPN 5 Purwakarta yang dipilih dua dari sembilan kelas secara acak. Dua kelas tersebut adalah kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data dikumpulkan dari tes kemampuan komunikasi matematis siswa berupa soal uraian dan angket siswa. Angket diberikan kepada seluruh siswa kelas eksperimen dengan tujuan untuk mengetahui respon siswa terhadap pembelajaran matematika dengan menggunakan pembelajaran kooperatif tipe TGT. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan desain Pretest-Postes-Control group design.. Dari hasil analisis data dengan taraf signifikan α = 0,05 menunjukan bahwa pencapaian kemampuan komunikasi matematis siswa yang mendapatkan pembelajaran dengan kooperatif tipe TGT lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil analisis respon siswa terhadap pembelajaran kooperatif tipe TGT menunjukan bahwa siswa bersikap positif terhadap pembelajaran matematika dengan kooperatif tipe TGT.

References

Adriansah. (2012). Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams-Geams-Tournaments Untuk Pencapaian Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa. STKIP Subang: tidak diterbitkan.

Ansari, B. (2009). Komunikasi Matematik. Banda Aceh: Yayasan Pena Banda Aceh Divisi Penerbitan

Arif, W.H. (2008). Sikap (Attitude). [Online]. Tersedia:

http://ajangberkarya.wordpress.com/2008/10/13/sikap-attitude/

Februari 2012 pkl 20:15]

Arikunto, S. (1998). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Al Barry, M.D.Y. (1994). Kamus Ilmiah Populer. Surabaya : Arkola

Azwar, S. (2000). Sikap Manusia:Teori dan Pengukurannya. Jogjakarta: Pustaka Belajar.

Dewi, E.P. (2008). Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) dalam Pembelajaran Matematika terhadap Kemampuan Penalaran Aditif untuk Siswa SMA. Skripsi pada FPMIPA UPI. Bandung: Tidak diterbitkan.

Herdian. (2010). Kemampuan Komunikasi Matematika. [Online]. Tersedia: http://herdy07.wordpress.com/kemampuan-komunikasi-matematis/. Html. [2013/01/22 pkl 21:30]

Mulia, A. (2011). Pembelajaran Matematika dengan Menggunakan Pendekatan Pendekatan Problem Posing untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP. Skripsi. FKIP UPI Bandung: Tidak diterbitkan.

Mulyani, S.R. (2006). Pembelajaran Matematika melalui Pembelajaran Kooperatif dengan Metode Teams-Geams-Tournaments dalam Upaya Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematika Siswa. STKIP Subang: tidak diterbitkan.

Nasrudin, E. (2008). Psikologi Pembelajaran. UIN Sunan Gunung Djati: Bandung

Nurhadyani. (2011). Modifikasi Quantum Learning dan Metode Ekspositori untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMP.[online] tersedia http://dinidinidini.wordpress.com/2011/01/05/kajian-masalah-matematika-modifikasi-quantum-learning-dan-metode-ekspositori-untuk-mengembangkan-kemampuan-komunikasi-matematis-siswa-smp/ [26 Nopember 2012]

Octavia, S. (2009). Penerapan Pendekatan Problem Solving dalam Meningkatka Kemampuan Berfikir Kritis Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Matematika. Skripsi STKIP Subang: Tidak diterbitkan

Rakhmasari, R. (2010). Pengaruh Hands On Activity dan Minds On Activity dalam Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Kontekstual Sebagai Upaya Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kritis Siswa. Skripsi Upi Bandung: Tidak diterbitkan.

Riduwan. (2010). Belajar Mudah Penelitian untuk Guru-Karyawan dan Peneliti Pemula. Bandung : Alfabeta.

Ruseffendi, E.T. (1988). Pengantar kepada Membantu Guru Mengembangkan Kompetensinya dalam Pengajaran Matematika untuk Meningkatkan CBSA (cetakan kedua). Bandung:Tarsito.

Ruseffendi, E.T. (1991). Pengantar kepada Membantu Guru Mengembangkan Kompetensinya dalam Pengajaran Matematika untuk Meningkatkan CBSA. Bandung:Tarsito.

Ruseffendi, E.T. (2001). Dasar-dasar Penelitian Pendidikan dan Bidang Non Eksakta lainnya. Semarang: IKIP Semarang.

Slavin, E.R. (2009). Cooperative Learning Teori, Riset dan Praktik. Bandung: Nusa Media.

Sudjana. (2005). Metoda Statistika. Bandung: PT. Tarsito Bandung.

Supriatna, A. (2011). Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Investigasi untuk Pencapaian Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa. Skripsi STKIP Subang: Tidak diterbitkan.

Suripin, P. (2004). Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Achievement di Kelas 1 SMA Negeri 12 Kota Bandung. Skripsi Sarjana Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas pasundan Bandung: Tidak diterbitkan.

Utama, R. (2003). Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Kontekstual untuk Meningkatkan Motivasi Belajar dan Kemampuan Berfikir Kritis Siswa SMU. Skripsi Jurusan Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. UPI Bandung: Tidak diterbitkan.

Wigati, R. (2009). Pencapaian Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa dengan Pembelajaran Menggunakan Assesmen Portopolio. STKIP Subang: tidak diterbitkan.

Widjajanti, Djamilah Bondan. (2008). Kemampuan komunikasi matematis mahasiswa calon guru matematika : Apa dan bagaimana mengembangkannya. Makalah disampaikan dalam Seminar Nasional Penelitian, Pendidikan dan Penerapan MIPA, pada tanggal 30 Mei 2008, di Yogyakarta.

Zainab. (2011). Komunikasi Matematis Dalam Pembelajaran Matematika.[Online]

Tersedia: http://mgmpmatoi.blogspot.com. [22/01/2013 pkl.23:33].
Published
2016-12-30
How to Cite
Taufik Maulidin, M. (2016). MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS-GAMES-TOURNAMENTS UNTUK PENCAPAIAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 2(1), 110 - 121. https://doi.org/10.36989/didaktik.v2i1.41