PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN AKTIF-KOOPERATIF TIPE LSA TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA SMA PADA SUBKONSEP SISTEM IMUN MANUSIA
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa SMA dengan menerapkan model pembelajaran aktif-kooperatif tipe Listen-Say-Arrange (LSA) pada subkonsep sistem imun manusia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi-Experimental dengan desain penelitian Static Group Pretest-Posttest Design, melalui pengadaan kelas kontrol. Populasi dari penelitian ini adalah kelas XI IPA SMA Negeri 10 Bandung, dengan sampel sebanyak 2 kelas, yaitu kelas XI IPA 1 (sebagai kelas kontrol) dan XI IPA 2 (sebagai kelas eksperimen). Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes objektif yang mengukur ranah kognitif dalam bentuk pilihan ganda sebanyak 20 butir soal yang diberikan melalui pretest dan posttest. Berdasarkan analisis data hasil penelitian, diperoleh nilai rata-rata (x ̅) pretest kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran konvensional (ceramah) sebesar 52,62 dan nilai rata-rata (x ̅) posttest sebesar 68,91. Sedangkan pada kelas eskperimen yang menggunakan model pembelajaran aktif-kooperatif tipe LSA, diperoleh nilai rata-rata (x ̅) pretest sebesar 56,58 dan nilai rata-rata (x ̅) posttest sebesar 77,58. Setelah diketahui hasil pretest dan posttest tiap kelas maka dilakukan uji-t, kemudian diperoleh hasil uji-t nilai pretest dan posttest kelas kontrol dengan thitung (4,85) > t0,01 (66) (2,66) yang berbeda secara signifikan, serta pada hasil uji-t nilai pretest dan posttest kelas eksperimen dengan thitung (8,54) > t0,01 (72) (2,65) yang berarti berbeda secara signifikan pula. Pengujian dilanjutkan dengan perhitungan N-Gain, dimana kelas kontrol memperoleh N-Gain sebesar 0,34 dan kelas eksperimen memperoleh N-gain sebesar 0,48. Kriteria nilai N-Gain pada kelas kontrol dan kelas eksperimen sama-sama termasuk dalam kategori sedang. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran aktif-kooperatif tipe LSA pada subkonsep sistem imun manusia dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
References
Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik (Edisi Revisi XIV). Jakarta: PT Rineka Cipta.
Aryulina, D., Muslim, C., Manaf, S., dan Winarni, E.W. (2007). Biologi 2 SMA dan MA untuk Kelas XI. Jakarta: Esis.
Asikin, S.A.M. (2010). Pengaruh Penerapan PQ4R Terhadap Penguasaan Konsep Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan pada Siswa SMP. Skripsi Sarjana pada Pendidikan Biologi FPMIPA UPI Bandung: tidak diterbitkan.
Astari, R.W. (2010). Peningkatan Kemampuan Menulis Puisi dengan Model Pembelajaran Mind Mapping pada Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Gemolong Tahun Ajaran 2009/2010. [Online]. Tersedia: http://etd.eprints.ums.ac.id/8435/1/A31006037.pdf. [13 April 2012]
Kurnadi, K.A. (2002). Dasar-dasar Anatomi dan Fisiologi Tubuh Manusia (II). Bandung: Jurusan Pendidikan Biologi FPMIPA Universitas Pendidikan Indonesia.
Lie, A. (2008). Cooperative Learning: Mempraktikkan Cooperative Learning di Ruang-ruang Kelas. Jakarta: PT Grasindo.
Nugroho, D.H. (2010). “Studi Tentang Implementasi Metode Pembelajaran Aktif Berbasiskan Konstruktivisme untuk Prodi Elektronika-Instrumentasi-STTN”. Makalah pada Seminar Nasional SDM Teknologi Nuklir, tanggal 18 November 2010. Yogyakarta: tidak diterbitkan.
Purwati, R. (2010). Penggunaan Model Active Learning dalam Meningkatkan Penguasaan Konsep Pencemaran pada Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Katapang. Skripsi Sarjana pada Pendidikan Biologi FKIP Universitas Pasundan Bandung: tidak diterbitkan.
Samadhi, T.M.A. A. (2008). “Pembelajaran Aktif (Active Learning)”. Makalah pada Teaching Improvement Workshop (TIW), Engineering Education Development Project. Jakarta: Depdikbud.
Silberman, M.L. terjemahan Raisul Muttaqien. (2012). Active Learning: 101 Cara Belajar Siswa Aktif (Edisi Revisi VI). Bandung: Nuansa.
Subratha, N. (2007). “Pengembangan Model Pembelajaran Kooperatif dan Strategi Pemecahan Masalah untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VII C SMP Negeri 1 Sukasada”. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan (JPPP). 1 (2), 135-147.
Sudjana. (2002). Metoda Statistika (Edisi Revisi VI). Bandung: Tarsito.
Suhaerah, L. (2009). Pengantar Statistika untuk Pendidikan Biologi. Bandung: Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Pasundan Bandung.
Tresnawati, C., Tapilouw, F.S., dan Ratnawulan, A. (2011). “Implementasi Model Pembelajaran Inkuiri pada Konsep Sistem Pernapasan untuk Meningkatkan Kemampuan Konseptual, Prosedural dan Sikap Ilmiah Siswa”. Biosfer: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi dan Lingkungan Hidup. 3 (2), 189-202.











