MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MUATAN PEMBELAJARAN IPS MENGGUNAKAN METODE STUDENT CENTER LEARNING (SCL) BERBASIS PERMAINAN TRADISIONAL NOBANGAN PADA SISWA KELAS V SD NEGERI UNA-UNA KEC. UNA-UNA KAB. TOJO UNA-UNA PROP. SULAWESI TENGAH

  • Rizki Pratama PGSD Universitas Negeri Gorontalo
  • Muhammad Sarlin PGSD Universitas Negeri Gorontalo
  • Nurainun PGSD Universitas Negeri Gorontalo
Keywords: Hasil belajar, Student center learning, Nobangan

Abstract

RIZKI PRATAMA 2024 : Meningkatkan Hasil Belajar Pada Muatan Pembelajaran IPS Menggunakan Metode Student Center Learning (SCL)   Berbasis Permainan Tradisional Nobangan Pada Siswa Kelas V SD Negeri Una-Una Kec. Una-Una  Kab. Tojo Una-Una Prop. Sulawesi Tengah. Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakulatas Imu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo. Pembimbing I Muhammad Sarlin, S.Pd., M.Pd dan Pembimbing II Nurainun, M.Pd

 

Rumusan masalah pada penelitian ini adalah apakah Penggunaan metode student center learning berbasis permainan tradisional nobangan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar siswa pada muatan pembelajaran IPS pada Siswa kelas V SD Negeri Una- Una dengan menerapkan Metode Student Center Learning (SCL) Berbasis Permainan Tradisional nobangan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu PTK (Penelitian Tindakan Kelas). Pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Adapun analisis data menggunakan pengumpulan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan observasi awal dapat diketahui rendahnya hasil belajar siswa dengan presentase ketuntasan sebesar 31,57 % . Pada  siklus I terjadi peningkatan sebesar 63,15 % siswa dinyatakan tuntas, namun penelitian tetap dilanjutkan karena belum mencapai indikator keberhasilan sebesar 80 % siswa yang tuntas. Pada siklus kedua terjadi peningkatan yang cukup signifikan yaitu sebesar 89,47 % siswa dinyatakan tuntas, dari hasil tersebut dapat di ketahui penelitian telah mencapai indikator keberhasilan yang telah ditetapkan yaitu 80%.

References

Arikunto, S & Jabar. 2004. Evaluasi Program Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara
Azizah and Mufidah. (2019). Pengembangan Model Pembelajaran Nobangan Berbasis Permainan Tradisional Suku Kaili Dalam Pembelajaran Di Sekolah Dasar.
Azizah, & Mufidah. (2019). Pengaruh Permainan Nobangan (Permainan Suku Kaili) Dalam Pembelajaran Terhadap Minat Belajar Siswa Yang Terdampak Bencana Gempabumi Dan Likuifaksi Di Sd Inpres Perumnas Balaroa Palu.
Brophy, J., & Alleman, J. (2009). Meaningful social studies for elementary students. Teachers and Teaching: Theory and Practice, 15(3), 357–376.
Harahap, D. R., Sari, D. P., Hrp, R. R. A., Khairunnisa, H., & Wandini, R. R. (2022). Tingkat Keberhasilan Penerapan Student Centered Learning pada Mata Pelajaran Matematika pada Anak Kelas 3-5 di Lingkungan Desa Bandar Setia. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(2), 14107-14113.
Hoerudin, C. W. (2014). Pendidikan Harmoni sebagai Alternatif Pengembangan Kurikulum Berbasis Karakter. Implementation of 2013 Curriculum and Comparison of Indonesian Curriculum to Other Countries Curriculum, 5(1), 103.
Hoerudin, C. W. (2013). Pengembangan Karakter Melalui Teks Wacana Sastra pada Buku Pelajaran Bahasa Indonesia. Prosiding PG PAUD FKIP Uninus.
Hoerudin, C. W. (2020). Upaya Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Indonesia Anak Melalui Pendekatan Student Centered Learning. Jurnal Al-Amar: Ekonomi Syariah, Perbankan Syariah, Agama Islam, Manajemen Dan Pendidikan, 1(2), 128-136.
Huriah, T., Kep, M., & Kom, S. K. (2018). Metode student center Learning: Aplikasi pada pendidikan Keperawatan. Kencana.
Jaurah Palilati. 2011. Meningkatkan keterampilan berbicara melalui metode permainan simulasi pada siswa kelas V SDN 1 Daenna Limboto Barat. (Skripsi). Gorontalo. Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo
Krisno, A. (2016). SINTAKS 45 Metode Pembelajaran Dalam Student Centered Learning (SCL). Ummpress Muis, A. A. (2013). Prinsip-prinsip belajar dan pembelajaran. Istiqra: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam, 1(1).
Kurniati, E. 2016. Permainan Tradisional Dan Perannya Dalam Mengembangkan Keterampilan Sosial Anak. Jakarta:Prenademedia Group
Moeslichatoen, R. 1998. Metodologi Pengajaran di Taman Kanak-Kanak. Jakarta: Rineka Cipta.
Moerista, J. V. (2015). Pengaruh Penerapan Metode Student-Centered Learning, Cooperative Learning, Case-Based Learning Terkait Pemahaman Mahasiswa pada Pembelajaran Akuntansi Keperilakuan. Udinus Repository.
Musfiroh, T. (2012). Teori dan konsep bermain. PAUD4201/Modul, 1, 1-44.
Mulyani, N. 2016. Super Asyik Permainan Tradisional Anak Indonesia .Yogyakarta : Diva Press
Nilayuniarti, N. P., Kt, D. B., & Semara, N. (2020). Meningkatkan Kompetensi Pengetahuan IPS Melalui Model Pembelajaran Discovery Learning Berbasis Tri Hita Karana. 8(3), 445–456
Noorlaila, I. 2010. Buku Panduan Lengkap Mengajar PAUD. Yogyakarta: Pinus Book Publisher.
Purwanto.2016.Evaluasi Hasil Belajar.Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Ramadhani, H. S. (2017). Efektivitas metode pembelajaran scl (student centered learning) dan tcl (teacher centered learning) pada motivasi instrinsik & ekstrinsik mahasiswa psikologi untag surabaya angkatan tahun 2014 –2015. Persona: Jurnal Psikologi Indonesia, 6(2), 66-74.
Simanjuntak, J. 2007. Mendidik Anak Sesuai Jaman Dan Kemampuannya. Jakarta : LK3
Sumadi, S., Putra, T. Y., Astutik, H. S., & Rahmawaty, L. (2021). Pembelajaran Student Center Learning terhadap Motivasi Belajar Mahassiwa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Pada Matakuliah Statistika Dasar. THEOREMA: The Journal Education of Mathematics, 2(2).
Supratiknya, A. 2012. Penialian Hasil Belajar dengan Teknik Nontes. Yogyakarta: Universitas Sanata Darma.
Susanto, Ahmad.2013. Teori Belajar dan Pembelajaran.Prenada Media Group: Yogyakarta
Published
2024-06-30
How to Cite
Rizki Pratama, Muhammad Sarlin, & Nurainun. (2024). MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MUATAN PEMBELAJARAN IPS MENGGUNAKAN METODE STUDENT CENTER LEARNING (SCL) BERBASIS PERMAINAN TRADISIONAL NOBANGAN PADA SISWA KELAS V SD NEGERI UNA-UNA KEC. UNA-UNA KAB. TOJO UNA-UNA PROP. SULAWESI TENGAH. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 10(2), 186 - 196. https://doi.org/10.36989/didaktik.v10i2.3480