ANALISIS GERAKAN LITERASI SEKOLAH (GLS) DI SD NEGERI DUREN KECAMATAN SUMOWONO KABUPATEN SEMARANG
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi Gerakan Literasi Sekolah, kendala pelaksanaan Gerakan Literasi Skeolah dan juga Upaya mengatasi kendala pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah yang ada di SD Negeri Duren Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, prosedur pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara, angket, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gerakan Literasi Sekolah di SD Negeri Duren telah berjalan dengan baik. Tiga tahapan literasi sekolah yaitu tahap pembiasaan, tahap pengembangan dan tahap pembelajaran telah terpenuhi salah satunya dengan kegiatan membaca 15 menit sebelum pembelajaran. Adapun dengan presentase 75% pada pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah, kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah dengan presentase 39% dan upaya mengatasi kendala pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah 83%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa implementasi Gerakan Literasi Sekolah di SD Negeri Duren berjalan dengan persentase yang tingg dengan kategori sangat baik.
References
Susanto, A. (2013). Teori Belajar Pembelajaran di Sekolah Dasar. Dalam A.Susanto, Teori Belajar Pembelajaran di Sekolah Dasar (hal. 89). Jakarta: Kencana.
Mulyo Teguh. 2017. “Aktualisasi Kurikulum 2013 Di Sekolah Dasar Melalui Gerakan Literasi Sekolahuntuk Menyiapkan Generasi Unggul Dan Berbudi Pekerti.” Prosiding Seminar Nasional: 18–26.
Kemendikbud. 2017. “Panduan Gerakan Literasi Nasional.” Panduan Gerakan Literasi Nasional: 50.
Krashen, S. D. (2004). The power of reading: Insights from the research: Insights from the research. ABC-CLIO
Huda, H., & Rendi, A. W. (2020). Budaya Literasi, Mencerdaskan Anak Negeri. JIWAKERTA: Jurnal Ilmiah Wawasan Kuliah Kerja Nyata, 1(2), 30-34.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif dan R&D . Bandung : Alfabeta
Wells, G. (1987). Apprenticeship in Literacy. Institut Ontario, 109-110.
Kemendikbud, S. J. (2016). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar.
Kasman, T., & dkk. (2016). Panduan Gerakan Literasi Sekolah di Sekolah Dasar.Dalam W. H. Thamrin Kasman, Panduan Gerakan Literasi Sekolah
Moleong, L. (2014). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
A.Wijayanti, Fajriyah, K., & Priyanto, W. (2020). Implementation Of Scaintific Approach Based On STEM Education To Increase Scientific Literacy. Unnes Science Education Journal, 85.
Arikunto, S. (2014). Prosedur Penelitian suatu pendekatan praktik. jakarta : Rineka Cipta.
Atmazaki, & dkk. (2017). Panduan Gerakan Literasi Nasional. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.
Kasman, T., & dkk. (2016). Desain Induk Gerakan Literasi Sekolah. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.











