KOMPETENSI EKOLITERASI PADA SISWA SD: KAJIAN KOMPETENSI PEDULI LINGKUNGAN DI SIJUK KABUPATEN BELITUNG
Abstract
Beberapa kajian di bidang ekosistem menemukan bahwa kompetensi ekoliterasi berperan penting sebagai penentu terhadap kelestarian lingkungan alam. Meskipun banyak penelitian tentang isu lingkungan di berbagai negara dan khususnya di Indonesia, namun hanya beberapa penelitian yang dilakukan pada kompetensi ekoliterasi, apalagi pada siswa sekolah dasar. Implikasinya adalah pada kualitas sumber daya manusia yang memiliki kesadaran lingkungan rendah dapat menimbulkan banyak masalah terkait kerusakan lingkungan dan bencana alam. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potret dan pengaruh kompetensi ekoliterasi siswa sekolah dasar terhadap kelestarian alam serta menyelidiki faktor pendukung dan penghambat implementasi konsep ekoliterasi di Indonesia. Berdasarkan hasil kuesioner dengan 168 responden di lima desa di Kecamatan Sijuk yaitu Sijuk, Air Selumar, Pelepak Putih, Tanjung Tinggi, dan Kampung Baru penelitian ini menemukan adanya pengaruh positif dan signifikan kompetensi ekoliterasi terhadap kelestarian lingkungan pada siswa Sekolah Dasar di Indonesia tahun 2022/2023 (Fhitung = 14,025 > Ftabel = 3,906 ; p = 0,000), maka penelitian ini menunjukkan bahwa program sekolah Adiwiyata dan sekolah alam serta kearifan lokal merupakan faktor pendukung implementasi konsep ekoliterasi pada siswa. Kesimpulannya, kompetensi siswa ekoliterasi perlu dikembangkan khususnya pada pendidikan formal dengan mengintegrasikan program pemerintah seperti sekolah alam dan sekolah Adiwiyata serta didukung oleh kearifan lokal lokal dengan harapan siswa mampu memiliki rasa kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
References
[1] Sudibyakto & Suarma. Analisis prilaku iklim dan kebakaran hutan di indonesia tahun 2015. J Ris Kebencanaan Indones 2016;2.
[2] Comes at al. Focus logistic and infrastructure. vol. 9780521407. 2016. https://doi.org/10.1017/CBO9780511817144.
[3] Rusmawan. Ecoliteracy Dalam Konteks Pendidikan IPS. SOSIO Didakt Soc Sci Educ J 2017;4:39–50.
[4] Goleman D. Ecological intelligence: Mengungkap rahasia di balik produk produk yang kita beli. Yogyakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.; 2010.
[5] Schunk DH. Learning theories an education perspective, di terjemahkan oleh eva hamdiah, rahmat fajar, dengan judul teori-teori pembelajaran perspektif pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar; 2012.
[6] Lichona T. Educating for character (terjemahan). Jakarta: Bumi Aksara; 2012.
[7] Hempel M. Ecoliteracy: Knowledge is not enough. State World 2014 Gov Sustain 2014:41–52. https://doi.org/10.5822/978-1-61091-542-7_4.
[8] Zulkifli A. Dasar-dasar ilmu lingkungan. Jakarta: Penerbit Salemba; 2014.
[9] Stone, M K., & Barlow Z. Ecologycal literacy: educating our children for a sustainable world. San Francisco: Sierra Club Books Teknika; 2005.
[10] Keraf AS. Filsafat lingkungan hidup, alam sebagai sebuah sistem kehidupan. Yogyakarta: Kanisius; 2014.
[11] Capra F. Sustainable living, ecological literacy , and the breath of life. Can J Environ Educ 2007;12:9–19.
[12] Supriatna N. Ecopedagogy. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.; 2016.
[13] Ningtyas DP. Pengembangan permainan sirkuit mitigasi bencana gempa bumi untuk meningkatkan self awerness anak usia dini 2018;1:172–87.
[14] Stone MK. Ecoliteracy and Schooling for Sustainability. EarthEd 2017:35–47. https://doi.org/10.5822/978-1-61091-843-5_3.
[15] Salimi at. el. The profile of students’ eco-literacy at nature primary school. Cypriot J Educ Sci 2022;17:798–811.
[16] Roth CE. Environmental Literacy: It" s Roots, Evolution and directions in the 1990s Eric Clearinghouse for Science, Mathematics, and Environ-mental Education. Ed348235 1992.
[17] McBeth W, Volk T. Proyek literasi lingkungan nasional: Studi dasar siswa kelas menengah di Amerika Serikat. J Environ Educ 2010;41:55–67. https://doi.org/10.1080/00958960903210031.
[18] Wahyuni N, Maryani E, Kastolani W. Kontribusi ekoliterasi dalam perilaku peduli lingkungan siswa SMA Negeri di kota medan. IOP Conf Ser Earth Environ Sci 2022;1089:012058. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1089/1/012058.
[19] Baik. Pengembangan skala ekoliterasi yang ditujukan untuk orang dewasa dan menguji model alternatif dengan pemodelan persamaan struktural. Int Electron J Environ Educ 2018;8:15–34.
[20] Valentine DA. Peningkatan Ecoliteracy Siswa Dalam Pemanfaatan Kebun Karet Sebagai Sumber Pembelajaran Ips. J Pendidik Ilmu Sos 2015;24:217. https://doi.org/10.17509/jpis.v24i2.1458.
[21] Karlina F, Degeng INS, Amirudin A. Pengelolaan Sampah Melalui Group Investigation Berbasis Outdoor Study. J Pendidik Teor Penelitian, Dan Pengemb 2017;2:991–1002.
[22] Neef A, Pauli N. Bencana akibat iklim di kawasan asia-pasifik – mulai dari respons dan pemulihan hingga adaptasi. Masyarakat, Pengelolaan Risiko Bencana Lingkungan 2020;22:1–9. https://doi.org/10.1108/S2040-726220200000022001.
[23] Hoffmann R, Blecha D. Pendidikan dan Kerentanan Bencana di Asia Tenggara: Bukti dan Implikasi Kebijakan 2020;21:17–37. https://doi.org/10.1108/s2040-726220200000021002.
[24] Sagala R, Nuangchalerm P, Saregar A, El Islami RAZ. Environment-friendly education as a solution to against global warming: A case study at Sekolah Alam Lampung, Indonesia. J Educ Gift Young Sci 2019;7:85–97. https://doi.org/10.17478/jegys.565454.
[25] Sofanudin A. Impelemntasi kurikulum pada sekolah alam insan mulia surabaya. J SMaRT Stud Masyarakat, Reli Dan Tradisi 2019;05:15–27.
[26] Reid H. Ecosystem- and community-based adaptation: learning from community-based natural resource management. Clim Dev 2016;8:4–9. https://doi.org/10.1080/17565529.2015.1034233.
[27] Tamam B. Peningkatan Ecoliteracy siswa sebagai Green Consumer melalui Pemanfaatan Kemasan Produk Konsumsi dalam Pembelajaran IPS. J Pendidik Ilmu Sos 2016;24:227. https://doi.org/10.17509/jpis.v24i2.1459.
[28] Donna E, Karmanto M, Makmur M, Hayat A. Studi pada Sman 1 Puncu Kecamatan Puncu Kabupaten Kediri 2019;3:1981–5.
[29] Ozdemiri AS, Muhammet. The Effect of Teaching Integers through the Problem Posing Approach on Students’ Academic Achievement and Mathematics Attitudes* 2018;78:117–37. https://doi.org/10.14689/ejer.2018.78.6.
[30] Mustholiq et al. Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Multimedia Pada Mata Kuliah Dasar Listrik 2007:18.
[31] Maryani E, Yani A. Local Wisdom of Kampung Naga in Mitigating Disaster and Its Potencies for Education Tourism Destination. ASEAN J Hosp Tour 2014;14:72–85.
[32] Ayatrohaedi et.al. Kepribadian budaya bangsa. Jakarta: Pustaka Jaya.; 1986.
[33] Noor M dan AJ. Kearifan budaya lokasl dalam perspektif pengembangan pertanian di lahan rawa 2008.
[34] Pilgrim S, Smith D, Pretty J. A cross-regional assessment of the factors affecting ecoliteracy: Implications for policy and practice. Ecol Appl 2007;17:1742–51. https://doi.org/10.1890/06-1358.1.
[35] Habibi S. Implementasi Materi Ecoliteracy Pada Mata Pelajaran IPS Di MTs Negeri 1 Jeneponto. EprintsUnmAcId 2019.











