ANALISIS GAYA BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS 11 PADA SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 11 SEMARANG

Indonesia

  • Yoga Wijaya Suhendro Universitas PGRI Semarang
  • Supriyono Purwosaputro Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas PGRI Semarang
Keywords: Gaya Belajar, Pendidikan, Peserta didik, Belajar

Abstract

Pendidikan dianggap sebagai aset berharga bagi setiap orang karena memberi mereka kesempatan untuk mengembangkan potensi mereka sendiri dan meningkatkan kualitas hidup mereka. Namun, motivasi belajar seringkali menjadi penghalang untuk mencapai tujuan akademik. Seperti yang diketahui, gaya belajar adalah cara unik yang dapat digunakan orang untuk mendapatkan dan memproses informasi. Untuk menghasilkan pembelajaran yang efektif dan efisien, guru harus memahami gaya belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi gaya belajar siswa di Sekolah Menengah Atas Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mengguankan pendekatan deskriptif, menurut (Fadli, 2021) memberikan penjelasan bahwa penelitian deskriptif adalah jenis penelitian yang mempelajari fakta-fakta populer saat ini. Peneliti memilih metode ini untuk membangun cerita tentang situasi atau peristiwa. Peneliti memilih metode penelitian kualitatif deskriptif karena tujuan utama penelitian adalah untuk mengetahui gaya dan model belajar siswa di SMA N 11 Semarang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya belajar yang paling dominan dimiliki oleh peserta didik adalah gaya belajar visual (41.5%), diikuti oleh gaya belajar kinestetik (41.5%) dan gaya belajar auditori (16.9%). Penelitian ini menunjukkan bahwa gaya belajar peserta didik di SMA N 11 Semarang beragam. Peserta didik lebih dominan pada model gaya belajar visual dan kinestetik.

References

Armadani, P., Kartika Sari, P., Abdullah, F. A., & Setiawan, M. (2023). Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Pada Siswa-Siswi SMA Negeri 1 Junjung Sirih. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, Januari, 9(1), 341–347. https://doi.org/10.5281/zenodo.7527654.
Cholifah, T. N. (2018). Analisis Gaya Belajar Siswa Untuk Peningkatan Kualitas Pembelajaran. Indonesian Journal of Natural Science Education (IJNSE), 1(2), 65–74. https://doi.org/10.31002/nse.v1i2.273
Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. Humanika, 21(1), 33–54. https://doi.org/10.21831/hum.v21i1.38075
Hutabarat, H., Elindra, R., & Harahap, M. S. (2022). Analisis Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar Di Sma Negeri Sekota Padangsidimpuan. Jurnal MathEdu (Mathematic Education Journal), 5(3), 58–69. http://journal.ipts.ac.id/index.php/
Lestari, S., & Widda Djuhan, M. (2021). Analisis Gaya Belajar Visual, Audiotori dan Kinestetik dalam Pengembangan Prestasi Belajar Siswa. JIIPSI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia, 1(2), 79–90. https://doi.org/10.21154/jiipsi.v1i2.250
Marsela Yulianti, Divana Leli Anggraini, Siti Nurfaizah, & Anjani Putri Belawati Pandiangan. (2022). Peran Guru Dalam Mengembangan Kurikulum Merdeka. Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Sosial, 1(3), 290–298. https://doi.org/10.58540/jipsi.v1i3.53
Pratama, A., Haryati, T., & haryanti, puput tri. (2014). Analisis kegiatan p5 tema “bhinneka tunggal ika” sebagai penerapan kurikulum merdeka smk negeri 2 semarang. Jurnal Tunas Pendidikan, 7(1), 1–10.
Redana, D. N., & Suprapta, I. N. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka Di Sma Negeri 4 Singaraja. Locus, 15(1), 77–87. https://doi.org/10.37637/locus.v15i1.1239
Rijali, A. (2018). Analisis Data Kualitatif Ahmad Rijali UIN Antasari Banjarmasin. 17(33), 81–95.
Sari, A. K. (2014). Analisis Karakteristik Gaya Belajar Vak ( Visual , Auditorial , Kinestetik ) Mahasiswa Pendidikan. Jurnal Ilmiah Edutic, 1(1), 1–12.
Zuhriah, S. (2016). Analisis kegiatan p5 tema “bhinneka tunggal ika” sebagai penerapan kurikulum merdeka smk negeri 2 semarang. Jurnal Psikologi Dan Pendidikan, 17(1), 1–10.
Published
2024-09-08
How to Cite
Yoga Wijaya Suhendro, & Supriyono Purwosaputro. (2024). ANALISIS GAYA BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS 11 PADA SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 11 SEMARANG: Indonesia. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 10(2), 376 - 390. https://doi.org/10.36989/didaktik.v10i2.2936