MENINGKATKAN PEMAHAMAN MATERI PENJUMLAHAN SEDERHANA MELALUI MEDIA PAPAN PINTAR PADA PELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS I SDN BUGANGAN 3
Abstract
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan meningkatkan pemahaman materi penjumlahan sederhana melalui media papan pintar pada pelajaran matematika, membuat siswa menjadi lebih semangat dan aktif dalam pembelajaran. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas I SDN Bugangan 3 dengan jumlah 28 siswa yang terdiri dari 12 laki-laki dan 16 perempuan. Penelitian ini menggunakan model penelitian Kemmis dan Mc Taggart. Tahap pelaksanaan penelitian dengan model tersebut yaitu perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), pengamatan (observing), dan refleksi (reflect). Dari hasil penelitian menunjukan hasil yang telah dilakukan pada pembelajaran matematika dengan materi penjumlahan sebelum diterapkannya penggunaan media papan pintar nilai rata-rata siswa yaitu 67,1 dengan persentase ketuntasan 53,5. Kemudian sesudah diterapkannya media papan pintar diketahui nilai ratarata siswa yaitu 95,3, dengan nilai terendah siswa yaitu 5, dan siswa yang tuntas belajar atau telah mencapai KKM adalah 25 siswa atau 89,2 %. Dari hasil nilai siswa tersebut teridentifikasi bahwa pemahaman materi siswa kelas I SDN Bugangan 3 pada operasi penjumlahan sederhana dalam penggunaan media papan pintar tergolong sangat efektif. Media ini dapat menciptakan rasa senang pada siswa, sehingga proses pembelajaran akan menjadi lebih baik dan hasil belajar siswa juga akan meningkat. Kesimpulannya adalah penggunaan media papan pintar pada pembelajaran matematika dapat meningkatkan pemahaman materi penjumlahan sederhana siswa kelas I SDN Bugangan 3. Kegiatan mengenalkan penjumlahan sederhana menggunakan media ini merupakan suatu alat sederhana yang ditujukan untuk mempermudah siswa dalam memahami materi operasi pejumlahan sekaligus dipergunakan untuk kegiatan yang menyenangkan bagi anak usia dini. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil tes nilai rata-rata dan persentase ketuntasan siswa.
References
BSNP. (2010). Paradigma Pendidikan
Nasional Abad XXI.
Dahar, Ratna Wilis. 2011. Teori-Teori
Belajar dan Pembelajaran.
Jakarta: Penerbit Erlangga.
Frydenberg, M., & Andone, D. (2011).
Learning for 21 st Century Skills,
314–318.
Harjanto. (2005). Perencanaan
Pengajaran. Jakarta: PT. Rineka Cipta
Nuriman, Yulianti, dkk. (2017).
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERHITUNG PERMULAAN
MELALUI METODE
DEMONSTRASI DENGAN
MEDIA SEMPOA PADA ANAK
KELOMPOK B1 DI TK AMELIA
KECAMATAN SUMBERSARI
KABUPATEN JEMBER TAHUN
PELAJARAN 2016/2017. Jurnal
Edukasi. IV (3). 45-48.
https://jurnal.unej.ac.id/index.php/JEUJ/article/view/6301/4651
Semiawan, Conny R. (2007).
Perkembangan dan Belajar Peserta Didik. Yogyakarta: UNY.
Sunardi (2016). “Strategi Penguatan
Pengembangan 4c’s Dalam
Pembelajaran Matematika”.
Prosiding Seminar Nasional
Pendidikan Matematika. 10-19
Suharsimi Arikunto. (2010). Prosedur
Penelitian: Suatu Pendekatan
Praktik. Edisi Revisi 2010.
Jakarta: Rineka Cipta
Teguh. 2003. Pendekatan CSPA untuk
Membantu Siswa Memahami
Nilai Tempat Bilangan
Cacah di Kelas 2 Sekolah Dasar.
Jurnal Pendidikan (Online)
Volume 4 Nomor 1 Maret 2003
(http://lppm.ut.ac.id, diakses 19
Februari 2024)











