PERAN MENDONGENG DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA SISWA KELAS I (SATU) SEBAGAI KEGIATAN LITERASI EMERGEN
Abstract
Minat baca di Indonesia masih terbilang sangat rendah dibandingkan dengan negara-negara lain. Hal ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi para tenaga kependidikan untuk dapat mengatasi problematika tersebut dengan melakukan inovasi dalam pembelajaran untuk dapat menarik minat baca siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran mendongeng dalam meningkatkan minat baca siswa kelas I (Satu) di SDN Semanan 12 Pagi, Jakarta Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan informan penelitian yaitu siswa, guru kelas, dan orang tua siswa kelas I (Satu)-A. Data dalam penelitian ini diperoleh dengan tiga cara yaitu dengan melakukan wawancara, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru dan orang tua sering melakukan kegiatan mendongeng untuk anak sebagai bentuk kegiatan literasi emergent bagi anak. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kegiatan mendongeng dapat menumbuhkan minat baca siswa. Hal ini terlihat dari banyaknya jumlah buku yang dibaca siswa hingga saat ini dan kegiatan membaca buku secara rutin setiap harinya.
References
Sidiq, U., & Choiri, M. M. (2019). Metode Penelitian Kualitatif di Bidang Pendidikan. In Journal of Chemical Information and Modeling.
Sriutami, W. Z., & Fitriani, F. (2021). LITERASI MENDONGENG SEBAGAI STIMULAN AWAL. 2(1), 105–109.
Utami, L. D. (2021). Tingkat Literasi Indonesia di Dunia Rendah, Ranking 62 Dari 70 Negara. Perpustakaan.Kemendagri.Go.Id. https://perpustakaan.kemendagri.go.id/?p=4661
Wardiah, D. (2017). Peran Storytelling dalam Meningkatkan Kemampuan Menulis, Minat Membaca dan Kecerdasan Emosional Siswa. Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan, 15(2), 42–56. https://jurnal.univpgri-palembang.ac.id/index.php/didaktika/article/view/1236











