DAMPAK DARI TEKANAN KELUARGA DAN KEKERASAN ORANG TUA TERHADAP FOKUS BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR

  • Ridha Haifarashin Universitas Pendidikan Indonesia
  • Anisa Nurhasanah Universitas Pendidikan Indonesia
  • Arfi Purnama Nur Indah Universitas Pendidikan Indonesia
  • Nishfa Syahira Azima Universitas Pendidikan Indonesia
  • Deti Rostika Universitas Pendidikan Indonesia
Keywords: Kekerasan, Tekanan, Anak, Fokus belajar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dampak dari tekanan keluarga dan kekerasan orang tua terhadap fokus belajar siswa. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian yaitu guru kelas rendah dan kelas tinggi di sekolah dasar. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan teknik pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penyimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor terbesar yang dapat mempengaruhi kefokusan anak adalah faktor lingkungan. Gangguan kefokusan yang dialami oleh anak disebabkan salah satunya karena tekanan psikososial seperti tidak mendapat perhatian dan kasih sayang dari orang tuanya, sehingga kebutuhan dasar anak tidak terpenuhi. Dan saat mengalami kekerasan dan tekanan, anak akan menjadi kehilangan fokus belajar pada dirinya. Ia lebih sering melamun, diam, dan tidak dapat mengikuti pembelajaran di sekolah seperti biasanya.

References

Alim, Abdul. 2015. “Mengatasi Sulit  Konsentrasi Pada Anak Usia  Dini.” Medikora (1): 55–70.
Anjani, Ayu Tri, Najlatun Naqiyah,  Sutijono, dan Hermien  Laksmiwati. 2013. “Studi Kasus  tentang Konsentrasi Belajar pada  Anak ADHD (Attention Deficit  Hyperactivity Disorder).” Jurnal  BK UNESA 1: 125.
Erniwati, dan Wahidah Fitriani. 2020.  “Faktor-faktor penyebab orang  tua melakukan kekerasan verbal  pada anak usia dini.” Jurnal  Pendidikan Anak usia Dini 4(1):  1–8.
Fitriana, Yuni, Kurniasari Pratiwi, dan  Andina Vita Sutanto. 2015.  “Faktor-Faktor Yang  Berhubungan Dengan Perilaku  Orang Tua Dalam Melakukan  Kekerasan Verbal Terhadap  Anak Usia Pra-Sekolah.” Jurnal  Psikologi Undip 14(1): 81–93.
Hamid, Abdul, Wahira Wahira, dan  Lukman HB. 2023. “Pelatihan  Pencegahan Dan Penanganan  Kekerasan Anak Di Sekolah  Dasar.” SEMAR : Jurnal Sosial  dan Pengabdian Masyarakat 1(01): 71–75.
Harianti, Eva, dan Nina Siti Salmaniah  Siregar. 2014. “Faktor-Faktor  Penyebab Terjadinya Kekerasan  Orang Tua Terhadap Anak.” Jurnal Ilmu Pemerintahan dan  Sosial Politik 2(1): 44–56.  https://www.ojs.uma.ac.id/index. php/jppuma/article/download/580 /924.
Kadir, Abdul, dan Anik  Handayaningsih. 2020.  “Kekerasan Anak dalam  Keluarga.” Wacana 12(2): 133– 45.
Maknun, Lu’luil. 2017. “Kekerasan  terhadap Anak yang dilakukan  oleh Orangtua.” Muallimuna 3(1):66-77
Mardiyati, Isyatul. 2015. “Dampak  Trauma Kekerasan Dalam  Rumah Tangga.” Raheema:  Jurnal Studi Gender dan Anak 2(1): 26–35.  https://core.ac.uk/download/pdf/2 91677026.pdf.
Silaswati, Diana. 2022.  “Mempersiapkan Kelas Yang  Kondusif Dalam Upaya  Optimalisasi Fokus Belajar Pada  Siswa Sekolah Dasar.” Creative  of Learning Students Elementary  Education 5(6): 1253–58.
Published
2023-12-24
How to Cite
Haifarashin, R., Nurhasanah, A., Purnama Nur Indah, A., Syahira Azima, N., & Rostika, D. (2023). DAMPAK DARI TEKANAN KELUARGA DAN KEKERASAN ORANG TUA TERHADAP FOKUS BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 9(5), 2898 - 2911. https://doi.org/10.36989/didaktik.v9i5.2261

Most read articles by the same author(s)