STUDI STUDI KOMPARASI EFEKTIVITAS MODEL PROBLEM-BASED LEARNING (PBL) DAN PROJECT-BASED LEARNING (PjBL) DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA
Abstract
Pembelajaran Pendidikan Pancasila di Fase D tingkat SMP seringkali masih sarat dengan konten, sehingga kurang optimal dalam merangsang kemampuan berpikir kritis siswa. Kondisi ini menuntut pendekatan pedagogis yang lebih inovatif di sekolah. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan Desain Kelompok Kontrol Non-ekuivalen di SMP Negeri 8 Madiun. Penelitian ini melibatkan dua kelas eksperimen di kelas 8: satu kelas menerapkan model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) dan kelas lainnya menerapkan Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL). Data dikumpulkan melalui tes esai berpikir kritis dan dianalisis menggunakan Uji t Sampel Independen. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa kedua model secara signifikan meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas 8. Namun, kelas PBL mencapai nilai rata-rata yang lebih tinggi pada indikator pemecahan masalah dan analisis, sedangkan kelas PjBL unggul pada indikator perencanaan strategis dan sintesis. Model PBL secara signifikan lebih efektif dalam mengembangkan berpikir kritis analitis terhadap implementasi nilai-nilai Pancasila, sedangkan PjBL lebih unggul dalam menumbuhkan kemampuan berpikir kritis yang praktis dan berorientasi pada tindakan.











