STRATEGI PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA

1. Membangun Hubungan Emosional yang Positif antara Guru dan Siswa untuk Meningkatkan Motivasi Belajar, 2. Penerapan Strategi Kurikulum Merdeka dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa di SMA Az-Zahrah Palembang, 3. Memberikan Motivasi, Penguatan dan Refleksi untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa, 4. Hambatan Dan Tantangan dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa di SMA Az-Zahrah Palembang

  • Muhamad Fauzi Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Siti Halima Tusya'diyah NST Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Agnes Tiara Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Intan Pahira Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Dea Salsabilla Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Hana Nuryoja Juniasti Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
Keywords: Merdeka Curriculum, learning motivation, differentiated learning, students, curriculum implementation, Kurikulum Merdeka, motivasi belajar, pembelajaran diferensiasi, peserta didik, implementasi kurikulum.

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the Merdeka Curriculum in improving students' learning motivation in the classroom. The background of this research is based on the low level of learning motivation among some students, which is reflected in their lack of engagement, enthusiasm, and active participation during the learning process. This condition is often influenced by conventional teacher-centered learning methods that pay less attention to students' needs, interests, and characteristics. The Merdeka Curriculum offers a student-centered, differentiated, and contextual learning approach that provides students with greater opportunities to develop their potential. This study employed a descriptive qualitative method with data collected through observation, interviews, and documentation. The research subjects consisted of teachers and students who were directly involved in the learning activities. Data were analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the implementation of the Merdeka Curriculum contributes positively to students' learning motivation through more flexible, interactive, and student-oriented learning practices. Furthermore, providing opportunities for students to actively participate in the learning process enhances their self-confidence, responsibility, and interest in learning. Therefore, the implementation of the Merdeka Curriculum can serve as an effective strategy for creating meaningful learning experiences and improving students' learning motivation.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di kelas. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih rendahnya motivasi belajar sebagian siswa yang ditandai dengan kurangnya keterlibatan, antusiasme, serta partisipasi aktif dalam proses pembelajaran. Kondisi tersebut sering kali dipengaruhi oleh penggunaan metode pembelajaran konvensional yang berpusat pada guru dan kurang memperhatikan kebutuhan, minat, serta karakteristik peserta didik. Kurikulum Merdeka hadir sebagai pendekatan pembelajaran yang memberikan kebebasan kepada siswa untuk mengembangkan potensi diri melalui pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, diferensiatif, dan kontekstual. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas guru dan siswa yang terlibat secara langsung dalam proses pembelajaran. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka mampu meningkatkan motivasi belajar siswa melalui penerapan pembelajaran yang lebih fleksibel, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Selain itu, pemberian ruang bagi siswa untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran turut meningkatkan rasa percaya diri, tanggung jawab, dan minat belajar mereka. Dengan demikian, implementasi Kurikulum Merdeka dapat menjadi salah satu strategi efektif dalam menciptakan proses pembelajaran yang bermakna dan meningkatkan motivasi belajar siswa.

References

Annisa, A. N. (2019). Pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi siswa di sekolah. Al-Ittizaan: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 2(2), 1–6.
Ausubel, D. P. (1968). Educational Psychology: A Cognitive View. New York: Holt, Rinehart and Winston.
Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The Exercise of Control. New York: W.H. Freeman.
Bransford, J. D., Brown, A. L., & Cocking, R. R. (2000). How People Learn: Brain, Mind, Experience, and School. Washington, DC: National Academy Press.
Dewi, N. L. P. S. (2020). Peningkatan motivasi dan prestasi belajar siswa pada materi virus dengan pembelajaran flipped classroom berbantukan media audio visual. Jurnal Pendidikan Edutama, 7(2), 47.
Dweck, C. S. (2006). Mindset: The New Psychology of Success. New York: Random House.
Edmondson, A. C. (1999). Psychological safety and learning behavior in work teams. Administrative Science Quarterly, 44(2), 350–383.
Fahrul, H. (2021). Peningkatan Motivasi Belajar dan Pengetahuan Peserta Didik: Penerapan Mobile Learning pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam. Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah, 6(2), 297–316.
Fredricks, J. A., Blumenfeld, P. C., & Paris, A. H. (2004). School engagement: Potential of the concept, state of the evidence. Review of Educational Research, 74(1), 59–109.
Fullan, M., Quinn, J., & McEachen, J. (2018). Deep Learning: Engage the World Change the World. Corwin.
Hamre, B. K., & Pianta, R. C. (2001). Early teacher-child relationships and the trajectory of children's school outcomes through eighth grade. Child Development, 72(2), 625–638.
Hattie, J. (2012). Visible Learning for Teachers. Routledge.
Hattie, J., & Timperley, H. (2007). The power of feedback. Review of Educational Research, 77(1), 81–112.
Henry, A., & Thorsen, C. (2018). Teacher–student relationships and L2 motivation. The Modern Language Journal, 102(1), 218–241.
Izzudin, S.Ag. (2026). Hasil wawancara Guru Agama SMA Az-Zahra Palembang, 15 Mei 2026.
Jannah, D. M., Hidayat, M. T., Ibrahim, M., & Kasiyun, S. (2021). Pengaruh kebiasaan belajar dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(5), 3378–3384.
Jennings, P. A., & Greenberg, M. T. (2009). The prosocial classroom. Review of Educational Research, 79(1), 491–525.
Makhmuri, M., & Andini, N. A. (2020). Pengaruh motivasi belajar siswa terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV SD Negeri Panca Tunggal Tahun Ajaran 2019/2020. JEMARI (Jurnal Edukasi Madrasah Ibtidaiyah), 2(1), 21–29.
Mayer, R. E. (2021). Multimedia Learning (3rd ed.). Cambridge University Press.
Pianta, R. C., Hamre, B. K., & Allen, J. P. (2012). Teacher-student relationships and engagement. In Handbook of Research on Student Engagement.
Ramdhani, F., & Sobandi, A. (2020). Peran motivasi belajar siswa dan sumber belajar dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Jurnal Pendidikan Manajemen Perkantoran, 5(1), 97–108.
Roorda, D. L., Koomen, H. M. Y., Spilt, J. L., & Oort, F. J. (2011). The influence of affective teacher–student relationships on students' school engagement and achievement. Review of Educational Research, 81(4), 493–529.
Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2020). Intrinsic and extrinsic motivation from a self-determination theory perspective. Contemporary Educational Psychology, 61, 101860.
Salah satu guru kimia. (2026). Hasil wawancara Guru Kimia SMA Az-Zahra Palembang, 15 Mei 2026.
Schön, D. A. (1983). The Reflective Practitioner: How Professionals Think in Action. New York: Basic Books.
Schunk, D. H., Meece, J. L., & Pintrich, P. R. (2014). Motivation in Education: Theory, Research, and Applications (4th ed.). Boston: Pearson.
Slavin, R. E. (2018). Educational Psychology: Theory and Practice (12th ed.). Pearson.
Swari, D. R., & Khulasoh, S. (2026). Motivasi Belajar Siswa: Konsep, Faktor dan Upaya Peningkatannya. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(01), 31–42.
Tomlinson, C. A. (2017). How to Differentiate Instruction in Academically Diverse Classrooms (3rd ed.). ASCD.
UNESCO. (2020). Global Education Monitoring Report 2020: Inclusion and Education – All Means All.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in Society. Harvard University Press.
Zainudin, A. (2022). Pengaruh motivasi belajar terhadap keberhasilan belajar siswa. FAJAR Jurnal Pendidikan Islam, 2(2), 231–237.
Zimmerman, B. J. (2002). Becoming a self-regulated learner: An overview. Theory Into Practice, 41(2), 64–70.
Published
2026-07-15
How to Cite
Muhamad Fauzi, Siti Halima Tusya’diyah NST, Agnes Tiara, Intan Pahira, Dea Salsabilla, & Hana Nuryoja Juniasti. (2026). STRATEGI PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA: 1. Membangun Hubungan Emosional yang Positif antara Guru dan Siswa untuk Meningkatkan Motivasi Belajar, 2. Penerapan Strategi Kurikulum Merdeka dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa di SMA Az-Zahrah Palembang, 3. Memberikan Motivasi, Penguatan dan Refleksi untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa, 4. Hambatan Dan Tantangan dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa di SMA Az-Zahrah Palembang. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 12(02), 234 - 252. https://doi.org/10.36989/didaktik.v12i02.15604