DIAGNOSTIK KESULITAN BELAJAR DENGAN THREE TIER MULTIPLE CHOICE UNTUK MENGIDENTIFIKASI MISKONSEPSI PADA SISWA KELAS V

  • Aisa Nikmah Rahmatih PGSD, FKIP, Universitas Mataram
  • Dyah indraswati PGSD, FKIP, Universitas Mataram
  • Ilham Syahrul Jiwandono PGSD, FKIP, Universitas Mataram
  • Khairun Nisa PGSD, FKIP, Universitas Mataram
Keywords: diagnostik, three tier multiple choice, miskonsepsi

Abstract

Permasalahan proses pembelajaran di masa Pandemi Covid-19 saat ini adalah siswa kesulitan untuk memahami konsep yang diberikan oleh guru secara komprehensif dikarenakan proses pembelajaran dilakukan secara daring. Diperlukan sebuah cara untuk mendiagnosis kesulitan belajar siswa, sehingga siswa tidak mengalami miskonsepsi terhadap materi yang diberikan oleh guru. Tes diagnostik yang akan dikembangkan dalam penelitian ini yaitu tes diagnostik three tier multiple choice. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan dan menghasilkan instrumen tes diagnostik kesulitan belajar dengan three tier multiple choice untuk mengidentifikasi miskonsepsi pada siswa sekolah dasar pasca pembelajaran daring. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pengembangan Borg and Gall yang dibagi menjadi 10 tahap. Namun, dalam penelitian ini hanya sampai di tahap 4.  Lokasi penelitian di SDN 8 Lendang Langka, Masbagik, Lombok Timur. Subyek penelitian adalah siswa kelas V. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, observasi dan dokumentasi. Uji butir soal tes menggunakan uji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 2 butir soal dimana keseluruhan siswa memiliki pemahaman penuh, dan terdapat 8 butir soal dimana mayoritas siswa mengalami miskonsepsi kategori (false negative). Miskonsepsi banyak ditemui pada muatan IPA dan IPS.

References

Azzarkasyi, M., Armanda, A. R., Rizal, S., & Fatmaliana, A. (2020). Potensi Miskonsepsi Pada Pembelajaran Fisika Dasar Selama Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Biology Education, 8(2), 131–138.
Effendi, H., & Hendriyani, Y. (2016). Pengembangan Model Blended Learning Interaktif dengan Prosedur Borg and Gall. International Seminar On Education, 62–70. https://doi.org/10.31227/osf.io/zfajx
Elvia, R., Rohiat, S., Ginting, S. M., Kimia, P. P., Bengkulu, U., Supratman, J. W. R., & Bengkulu, K. (2021). Identifikasi Miskonsepsi Mahasiswa Pada Pembelajaran Daring Matematika Kimia Melalui Tes Diagnostik Three Tier Multiple Choice. Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia, 8(2).
Hakim, A., Liliasari, & Kadarohman, A. (2012). Student Concept Understanding of Natural Products Chemistry in Primary and Secondary Metabolites Using the Data Collecting Technique of Modified CRI A R TIC LE I N F O A BS T RA C T. International Online Journal of Educational Sciences, 4(3), 544–553.
Mubarak, S., Susilaningsih, E., & Cahyono, E. (2016). Pengembangan Tes Diagnostik Three Tier Multiple Choice Untuk Mengidentifikasi Miskonsepsi Peserta Didik Kelas XI. Journal of Innovative Science Education, 5(2), 101–110.
Mukhlisa, N. (2021). Miskonsepsi Pada Peserta Didik. SPEED Journal : Journal of Special Education, 4(2), 66–76. https://doi.org/10.31537/speed.v4i2.403
Nurhayati, Alsagaf, S. lukman H., & Wahyudi. (2019). Pengembangan Tes Diagnostik Three-Tier Multiple Choice untuk Mengukur Konsepsi Fisika Siswa SMA. 04(02), 47–54.
Setiawati, G. A. D., Arjaya, I. B. A., & Ekayanti, N. W. (2014). Identifikasi Miskonsepsi Dalam Materi Fotosintesis dan Respirasi Tumbuhan pada Siswa Kelas IX SMP Di Kota Denpasar. Jurnal Bakti Saraswati, 03(02), 17–31.
Timur, N. A. (2021). Analisis Miskonsepsi Siswa Sekolah Dasar Dalam Menyelesaikan Soal Matematika Materi Kpk Dan Fpb Menggunakan Certainty Of Response Index (Cri). JPGSD, 9(2), 1770–1781.
Unaenah, E., Oktavia, A., K, N. I., P, R. H., Ismawati, S., A, N. D., & Woro, A. (2020). Minskonsepsi Materi
Published
2023-07-31
How to Cite
Rahmatih, A. N., indraswati, D., Jiwandono, I. S., & Nisa, K. (2023). DIAGNOSTIK KESULITAN BELAJAR DENGAN THREE TIER MULTIPLE CHOICE UNTUK MENGIDENTIFIKASI MISKONSEPSI PADA SISWA KELAS V . Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 9(3), 1132 - 1146. https://doi.org/10.36989/didaktik.v9i3.1481