PERAN GURU PAI DALAM MENDISIPLINKAN SHOLAT ZUHUR BERJAMA’AH DI MTS SHOLEH AL-MUBAROK
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mendisiplinkan sholat Zuhur berjamaah di MTs Sholeh Al-Mubarok Desa Gemuruh Kecamatan Tungkal Ulu, faktor pendukung dan penghambat, serta strategi yang digunakan guru dalam meningkatkan kedisiplinan siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru PAI, dan siswa. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI memiliki peran penting sebagai pembimbing, motivator, teladan, dan pengawas dalam pelaksanaan sholat Zuhur berjamaah. Guru memberikan pembinaan, motivasi, keteladanan, serta pengawasan secara rutin sehingga siswa menjadi lebih disiplin dalam melaksanakan ibadah. Faktor pendukung dalam pelaksanaan sholat berjamaah meliputi dukungan pihak sekolah, tersedianya sarana dan prasarana ibadah, serta peran aktif guru PAI. Sementara itu, faktor penghambat berasal dari kurangnya kesadaran sebagian siswa, pengaruh lingkungan dan pergaulan, serta keterbatasan pengawasan guru. Strategi yang digunakan guru PAI antara lain pembiasaan sholat berjamaah, pemberian keteladanan, motivasi dan nasihat, pengawasan dan evaluasi, serta pemberian sanksi dan penghargaan. Strategi tersebut mampu meningkatkan kedisiplinan siswa dan membentuk karakter religius dalam kehidupan sehari-hari.
References
Burhan Bungin. (2017). Penelitian kualitatif: Komunikasi, ekonomi, kebijakan publik, dan ilmu sosial lainnya. Kencana.
E. Mulyasa. (2018). Menjadi guru profesional. Remaja Rosdakarya.
Fauzi, A., & Nikmah, L. (2021). Pembiasaan kegiatan religius dalam membentuk karakter disiplin siswa. Jurnal Pendidikan Islam, 6(2), 115–128.
Fitriani, R. (2022). Strategi pembiasaan ibadah dalam meningkatkan karakter religius peserta didik. Jurnal Tarbawi, 8(1), 45–56.
Hardian, H. R., et al. (2026). Peran sholat dalam pembentukan karakter dan etika dalam kehidupan. Karakter: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam, 3(1).
Hazizah Isnaini, & Fanreza, R. (2024). Pentingnya pendidikan karakter di sekolah. Semantik: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Budaya, 2(4), 279–280.
Hidayat, M., & Anwar, K. (2021). Budaya religius sekolah dalam meningkatkan kedisiplinan siswa. Jurnal Pendidikan Karakter, 11(2), 133–145.
Ilyas, M. A., & Botifar, M. (2026). Peran guru pendidikan agama Islam dalam membina nilai-nilai religius pada siswa SMP Negeri 7 Rejang Lebong. Jurnal Literasiologi, 14(3), 1–10.
Lexy J. Moleong. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya.
Matthew B. Miles, & A. Michael Huberman. (2014). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.
Maulana, F., & Azizah, N. (2021). Motivasi religius guru terhadap kedisiplinan ibadah siswa di sekolah Islam. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 9(1), 77–89.
Nurhayati, S. (2021). Pengaruh lingkungan keluarga terhadap kebiasaan ibadah siswa. Jurnal Pendidikan dan Keislaman, 5(2), 98–110.
Putri, A. N., & Mufidah, N. (2021). Pengaruh lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah terhadap kedisiplinan siswa. Journal of Social Science and Education, 1(2), 133–148.
Rahmawati, D. (2020). Peran guru pendidikan agama Islam dalam meningkatkan kedisiplinan ibadah siswa. Jurnal Al-Tarbawi, 15(1), 55–67.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suharsimi Arikunto. (2018). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.
Suryana, Y. (2022). Keteladanan guru dalam pembentukan karakter religius siswa madrasah. Jurnal Pendidikan Islam Nusantara, 7(1), 21–34.
Wahyuni, E. (2020). Peran guru dalam pembinaan kegiatan keagamaan di sekolah. Jurnal Edukasi Islami, 4(2), 66–79.
Zakiah Daradjat. (2017). Ilmu pendidikan Islam. Bumi Aksara.











