PENGEMBANGAN MEDIA DIGITAL STORYTELLING BERBASIS DISABILITY AWARENESS PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DI KELAS IV SEKOLAH DASAR

  • Reisha Ayu Maharani Universitas Negeri Jakarta
  • Nina Nurhasanah Universitas Negeri Jakarta
  • Mohammad Syarif Sumantri Universitas Negeri Jakarta
Keywords: digital storytelling, disability awareness, pendidikan inklusif, media pembelajaran digital, Pendidikan Pancasila, sekolah dasar

Abstract

Perkembangan teknologi digital pascapandemi mendorong penggunaan media pembelajaran inovatif di sekolah, termasuk dalam mendukung pendidikan inklusif. Namun, rendahnya pemahaman siswa sekolah dasar terhadap disabilitas masih menjadi kendala, yang berpotensi menimbulkan sikap diskriminatif. Hasil analisis kebutuhan di kelas IV SDN Bintara Jaya 1 menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki disability awareness yang rendah serta membutuhkan media pembelajaran berbasis cerita digital. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media digital storytelling berbasis disability awareness pada pembelajaran Pendidikan Pancasila dengan menggunakan model 4D (define, design, develop, disseminate). Hasil validasi menunjukkan bahwa media berada pada kategori sangat layak dengan persentase dari ahli media 92%, ahli materi 95% dan 92%, serta ahli bahasa 98%. Uji coba kepada siswa pada tahap one to one, small group, dan field test juga menunjukkan kategori sangat layak dengan persentase masing-masing 96%, 92%, dan 95%. Dengan demikian, media digital storytelling yang dikembangkan efektif, menarik, dan layak digunakan sebagai alternatif pembelajaran inklusif untuk meningkatkan kesadaran siswa terhadap disabilitas.

References

Sagala, M. K., Suana, W., Andra, D., Rinaldi, D., & History, A. (2022). Pembelajaran di Masa Pasca Pandemi Covid-19: Pemilihan Metode Pembelajaran dan Kendala Yang Dihadapi INFORMASI ABSTRAK. Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Dan, 4(2). https://doi.org/10.23960/jpvti
Tirasawasdichai, T., Obrenovic, B., & Alsharif, H. Z. H. (2022). The impact of TV series consumption on cultural knowledge: An empirical study based on gratification–cultivation theory. Frontiers in Psychology, 13. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2022.1061850.
Hasugian, T., & Sidabalok, P. P. (2024). Peran Pendidikan Inklusif dalam Membentuk Sikap Empati dan Penerimaan terhadap Perbedaan di Kalangan Anak-Anak. Jurnal Pendidikan Merdeka Belajar, 1(2). https://ejournal.marqchainstitute.or.id/index.php/Merdeka
Sitorus, N. G. (2023). Dari “Ableist” menuju “Dis-ableist” Membangun Gereja Yang Inklusiv Bagi Penyandang Disabilitas. Jurnal Teologi “Cultivation,” 7(1), 2581–0510. http://e-journal.iakntarutung.ac.id/index.php/cultivationhttp://e-journal.iakntarutung.ac.id/index.php/cultivation
Okpatrioka. (2023). Research And Development (R&D) Penelitian Yang Inovatif Dalam Pendidikan. DHARMA ACARIYA NUSANTARA : Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Budaya, 1, 56–100.
Hudaya Salsabila, A., Iriani, T., & Sri Handoyo, S. (2023). Penerapan Model 4D Dalam Pengembangan Video Pembelajaran Pada Keterampilan Mengelola Kelas. Jurnal Pendidikan West Science, 01(08), 495–505.
Aditya, B. R., Permadi, A., Andrisyah, & Hernawati, E. (2024). Design Principles of Digital Storytelling for Children: A Design Science Research Case. Procedia Computer Science, 234, 1705–1713. https://doi.org/10.1016/j.procs.2024.03.176
Ernawati, S., Riskiana Putri, D., Rm, A., & Purnomosidi, F. (2023). Disability Awareness dalam Meningkatkan Pengetahuan Tentang Penyandang Disabilitas di Kelompok PKK RW 13 Pajang Surakarta.
Published
2026-05-23
How to Cite
Reisha Ayu Maharani, Nina Nurhasanah, & Mohammad Syarif Sumantri. (2026). PENGEMBANGAN MEDIA DIGITAL STORYTELLING BERBASIS DISABILITY AWARENESS PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DI KELAS IV SEKOLAH DASAR. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 12(02), 233 - 242. https://doi.org/10.36989/didaktik.v12i02.13478